Desa Karangsari – MA Al-Ahrom menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Kesehatan dan Pergaulan Remaja yang diinisiasi oleh Divisi Pendidikan dan Keagamaan KKN MIT UIN Walisongo Semarang berkolaborasi dengan Polsek Karangtengah. Kegiatan yang berlangsung di lapangan sekolah ini diikuti oleh seluruh siswa MA Al-Ahrom pada tanggal 15 agustus 2026 dengan tema “Remaja Cerdas, Masa Depan Berkualitas dengan Cara Jaga Kesehatan, Jaga Pergaulan, Wujudkan Masa Depan Hebat.” Acara dibuka oleh MC Nomy dan Sely mewakili penyelenggara dari KKN UIN Walisongo, yang menegaskan tujuan kolaborasi tersebut untuk menghadirkan edukasi terpadu antara akademisi dan aparat penegak hukum untuk mencegah kenakalan remaja.
Pada sesi ini, Wakapolsek Kecamatan Karang Tengah dari bagian Reskrim Narkoba menyampaikan pemaparan mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba kepada para siswa. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai risiko penyalahgunaan narkoba, sekaligus membekali mereka dengan pemahaman yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan berbagai jenis narkoba yang sering disalahgunakan, karakteristik dan dampaknya, serta faktor-faktor yang dapat mendorong seseorang untuk terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.
Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa penyalahgunaan narkoba tidak hanya memberikan dampak buruk terhadap kondisi kesehatan fisik dan mental, tetapi juga dapat memengaruhi berbagai aspek kehidupan remaja. Dampak tersebut antara lain menurunnya kemampuan belajar dan prestasi akademik, terganggunya hubungan dengan keluarga dan lingkungan sosial, munculnya perilaku negatif, serta terhambatnya kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih baik. Para siswa juga diberikan pemahaman bahwa lingkungan pergaulan memiliki pengaruh besar terhadap pembentukan kebiasaan dan karakter. Oleh karena itu, kemampuan memilih teman dan menentukan lingkungan pergaulan menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan.
Selain menjelaskan mengenai bahaya narkoba, narasumber juga memberikan berbagai tips dan motivasi kepada siswa agar mampu meraih masa depan yang sukses. Siswa didorong untuk menerapkan pola hidup sehat, membangun pergaulan yang positif, meningkatkan kedisiplinan, serta memiliki tujuan yang jelas dalam pendidikan dan kehidupan. Narasumber menekankan bahwa menjaga diri dari narkoba bukan sekadar menghindari zat berbahaya, tetapi juga merupakan bagian dari upaya menjaga kesehatan, pendidikan, hubungan sosial, dan cita-cita yang ingin dicapai.
Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu oleh MC. Sesi ini berlangsung secara interaktif karena para siswa menunjukkan antusiasme dengan mengajukan berbagai pertanyaan kepada narasumber. Interaksi tersebut memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperoleh penjelasan secara langsung mengenai hal-hal yang masih belum mereka pahami. Untuk meningkatkan partisipasi sekaligus memberikan apresiasi kepada siswa yang aktif, dua peserta yang terpilih diberikan hadiah. Secara keseluruhan, kegiatan ini berlangsung dengan tertib dan komunikatif serta memberikan wawasan penting kepada siswa mengenai bahaya narkoba dan pentingnya membangun gaya hidup sehat, disiplin, serta pergaulan yang positif sejak usia remaja.
Kepala sekolah menyambut kolaborasi ini dengan hangat dan berterima kasih karena edukasi bersama KKN UIN Walisongo dan Polsek Karangtengah dinilai sangat bermanfaat bagi siswa. Wakapolsek juga menyatakan kegembiraannya dapat terlibat langsung. Sementara Naumy Maulidiya, Koordinator Divisi Pendidikan dan Keagamaan KKN MIT UIN Walisongo Semarang menyampaikan “Kami berharap bahwa kegiatan kolaboratif ini menjadi bekal penting bagi siswa dalam meraih masa depan yang sehat dan cerdas.” Kegiatan ditutup dengan pesan bersama dari penyelenggara dan narasumber yang menekankan komitmen kolektif untuk menjaga kesehatan, mengendalikan pergaulan, dan menjauhi narkoba demi masa depan yang lebih baik.

























