SURABAYA – Keterbatasan lahan di kawasan perkotaan tak lantas menjadi alasan untuk berhenti bercocok tanam. Di tengah padatnya permukiman, mahasiswa KKN Kelompok 32 UPN “Veteran” Jawa Timur menghadirkan inovasi sederhana berupa Hidroponik Vertikal Tower sebagai salah satu bentuk Teknologi Tepat Guna (TTG) bagi masyarakat di Kelurahan Perak Barat, Surabaya.
Mengusung konsep pemanfaatan ruang secara vertikal, Hidroponik Vertikal Tower memungkinkan tanaman dibudidayakan dengan kebutuhan lahan yang relatif terbatas. Inovasi ini menjadi salah satu upaya mahasiswa KKN Kelompok 32 untuk memperkenalkan alternatif kegiatan budidaya tanaman yang dapat diterapkan di lingkungan perkotaan.
Tidak sekadar memperkenalkan konsep hidroponik, mahasiswa KKN Kelompok 32 membuat beberapa unit Hidroponik Vertikal Tower yang kemudian diserahkan kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Dorang Cinta dan Pengurus RW 03 Kelurahan Perak Barat. Penyerahan alat tersebut dilaksanakan pada Jumat, 21 Agustus 2026, sebagai bagian dari upaya mendorong pemanfaatan teknologi sederhana yang dapat dikelola secara berkelanjutan oleh masyarakat.
“Kami ingin menghadirkan teknologi yang tidak hanya menjadi hasil dari kegiatan KKN, tetapi benar-benar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Hidroponik Vertikal Tower ini kami pilih karena dapat menjadi alternatif untuk bercocok tanam ketika ketersediaan lahan menjadi salah satu kendala,” ujar salah satu mahasiswa KKN Kelompok 32 UPN “Veteran” Jawa Timur.
Hidroponik Vertikal Tower memanfaatkan susunan wadah tanam secara bertingkat sehingga penggunaan ruang dapat dilakukan secara lebih efisien. Dengan konsep tersebut, area yang sempit tetap dapat dimanfaatkan untuk kegiatan budidaya tanaman, khususnya sayuran, tanpa membutuhkan lahan horizontal yang luas.
Bagi masyarakat perkotaan, pemanfaatan ruang kosong menjadi area produktif menjadi salah satu tantangan tersendiri. Karena itu, penerapan teknologi sederhana seperti hidroponik vertikal dapat menjadi alternatif bagi masyarakat untuk mulai melakukan kegiatan budidaya tanaman di lingkungan sekitar.
Penyerahan beberapa unit Hidroponik Vertikal Tower kepada KWT Dorang Cinta dan Pengurus RW 03 Kelurahan Perak Barat diharapkan tidak menjadi akhir dari kegiatan, melainkan menjadi awal dari pemanfaatan teknologi secara mandiri. Masyarakat diharapkan dapat menggunakan, merawat, dan mengembangkan alat tersebut sesuai dengan kebutuhan lingkungan setempat.
Selain menjadi sarana budidaya, hidroponik vertikal juga dapat mendukung upaya penghijauan lingkungan. Pemanfaatan ruang secara produktif dapat menciptakan lingkungan yang lebih hijau sekaligus memberikan pengalaman bagi masyarakat dalam menerapkan teknologi budidaya sederhana.
Bagi mahasiswa KKN Kelompok 32, pembuatan Hidroponik Vertikal Tower menjadi bentuk penerapan ilmu yang tidak hanya berhenti di lingkungan akademik. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa berupaya menghadirkan solusi yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat setempat.
Teknologi Tepat Guna pada akhirnya bukan sekadar tentang menciptakan alat baru, tetapi bagaimana sebuah inovasi dapat digunakan, dipahami, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui Hidroponik Vertikal Tower, mahasiswa KKN Kelompok 32 UPN “Veteran” Jawa Timur mendorong agar keterbatasan lahan di kawasan perkotaan dapat diubah menjadi peluang untuk menciptakan ruang hijau dan kegiatan budidaya yang produktif.
Langkah sederhana tersebut diharapkan dapat menjadi contoh bahwa inovasi berbasis kebutuhan masyarakat dapat dimulai dari lingkungan sekitar. Dengan pengelolaan yang baik dan berkelanjutan, Hidroponik Vertikal Tower dapat menjadi salah satu alternatif dalam mendorong pemanfaatan lahan terbatas sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kegiatan budidaya dan penghijauan lingkungan.





















