SURABAYA — Dalam era digital saat ini, tampilan visual dan strategi pemasaran modern menjadi kunci utama bagi para pelaku usaha untuk dapat bersaing. Menyadari hal tersebut, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 32 Perak Barat UPN “Veteran” Jawa Timur menginisiasi rangkaian program kerja pemberdayaan masyarakat yang diawali dengan workshop fotografi produk bertajuk “Teras Potret UMKM” pada Rabu, 12 Agustus 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Kelurahan Perak Barat ini menghadirkan Kak Reyhan Agung Ramadhan sebagai pemateri utama. Dalam sesi workshop, Kak Reyhan membagikan beragam teknik praktis, mulai dari pengaturan pencahayaan (lighting), penataan komposisi objek (styling), hingga strategi pengambilan foto produk yang estetis hanya dengan mengandalkan kamera ponsel (smartphone). Tak sekadar teori, para peserta juga diajak langsung mempraktikkan materi menggunakan produk unggulan masing-masing.
Tak berhenti pada sesi kelas, keberlanjutan program ini direalisasikan melalui kegiatan aksi berlanjut bertajuk “Sambat Solusi”. Melalui skema ini, tim mahasiswa KKN Kelompok 32 turun ke lapangan secara langsung untuk melakukan survei dan mendatangi para pelaku UMKM yang membutuhkan pendampingan intensif.
“Melalui program Sambat Solusi, kami ingin menghadirkan pendampingan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan para pelaku usaha. Kami membuka ruang bagi pemilik UMKM untuk menyampaikan kendala yang mereka hadapi, kemudian bersama-sama mencari solusi yang dapat diterapkan, khususnya dalam pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), pembuatan konten dan foto produk, serta penguatan branding melalui media sosial,” ujar salah satu mahasiswa KKN Kelompok 32 UPN “Veteran” Jawa Timur.
Perwakilan KKN Kelompok 32 Perak Barat menyampaikan bahwa pendampingan secara door-to-door ini penting agar solusi yang diberikan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan spesifik masing-masing UMKM. Dengan perpaduan antara edukasi kolektif lewat workshop dan pendampingan privat melalui “Sambat Solusi”, KKN Kelompok 32 Perak Barat UPN “Veteran” Jawa Timur berharap para pelaku UMKM di Perak Barat dapat lebih percaya diri, mandiri secara digital, serta mampu meningkatkan omzet penjualan secara berkelanjutan.





















