Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Kirim Berita Media Wanita
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup

Scroll vs Halaman: Book Club Semarang Pertahankan Budaya Literasi di Era Digital

Scroll vs Halaman: Book Club Semarang Pertahankan Budaya Literasi di Era Digital

tsabitah ashilah by tsabitah ashilah
23 May 2025
in Gaya Hidup
A A
0
Sekelompok anak muda yang mengikuti kegiatan BBB. Foto pribadi.

Sekelompok anak muda yang mengikuti kegiatan BBB. Foto pribadi.

872
SHARES
1.3k
VIEWS

Semarang, 2025 – Di tengah gempuran digital yang serba cepat dan semua kegiatan bisa dilakukan melalui gawai dengan instan, sekelompok anak muda di Semarang memilih untuk kembali ke halaman demi halaman buku. Mereka berkumpul dan bergabung dengan book club untuk menghabiskan waktu mereka daripada harus terjebak dengan doom scrolling. Mereka berkumpul secara rutin tiap minggu untuk membaca buku bersama dengan yang lainnya dan juga melakukan diskusi dan bertukar gagasan.

Komunitas ini berdiri sejak tahun 2022. Berawal dari ketidaksengajaan, Firly Aufa Ahsanti (founder), membuat cuitan di aplikasi X yang mengatakan bahwa ia ingin mengadakan kegiatan baca buku bersama kemudian terdapat 3 orang yang membalas cuitan tersebut sehingga Baca Buku Bareng volume pertama terlaksana pada hari minggu dan dihadiri 4 orang tersebut termasuk Founder sendiri. Tak disangka – sangka, seiring berjalannya waktu kegiatan Baca Buku Bareng semakin banyak yang ikut  berpartisipasi sehingga Book Club Semarang semakin berkembang hingga saat ini. Kegiatan rutin yang mereka lakukan adalah BBB (Baca Buku Bareng) setiap hari minggu di Taman Indonesia Kaya sebagai lokasinya. Sampai saat ini, kegiatan Baca Buku Bersama dapat diikuti oleh semua kalangan dan tidak ada batas usia untuk bergabung dalam komunitas ini.

Salah satu anggota komunitas ini adalah Kirana (21), ia merupakan seorang staf divisi komersial kreatif. Ia mengatakan bahwa sebelum dirinya memutuskan untuk bergabung ke komunitas, ia mengikuti kegiatan BBB secara rutin lalu seiring berjalannya waktu ia memutuskan untuk bergabung di komunitas ini dengan latar belakangnya yang memang gemar membaca buku. “Jujur, aku jenuh dan agak muak sama kegiatan monoton aku, jadi aku coba deh ikut open requirement staff di Book Club Semarang ini,” jelas Kirana.

Menurut Kirana, tantangan literasi di era digital ini adalah ketika ia mengira bahwa sudah banyak orang – orang yang tidak tertarik lagi untuk membaca buku. Namun ternyata setelah ia bergabung di komunitas ini pikiran tersebut tertangkis oleh fakta bahwa masih banyak orang yang ingin meluangkan waktunya untuk membaca buku di era gempuran digital saat ini. “Sebenarnya, tidak ada alasan untuk tidak membaca buku sih. Apalagi di era digital yang mana buku – buku sudah tersedia versi non fisik, jadi seharusnya itu mempermudah kita sebagai pembaca untuk bisa membaca di mana saja dan kapan saja melalui gawai,” tambahnya.

Baca Juga

Bravo! Inilah Pemenang Ajang Pemilihan Puteri Anak dan Puteri Remaja Indonesia Banten 2026

Bravo! Inilah Pemenang Ajang Pemilihan Puteri Anak dan Puteri Remaja Indonesia Banten 2026

20 April 2026
Catherine Theresia

Traveling Nyaman Bersama Anak, Ini Tips dan Trik dari Mom Influencer Catherine Theresia

25 March 2026
Puteri Anak Remaja Indonesia Banten Gelar Kunjungan Edukasi dan Charity untuk Penguatan Literasi Anak

Puteri Anak Remaja Indonesia Banten Gelar Kunjungan Edukasi dan Charity untuk Penguatan Literasi Anak

14 February 2026
Aurora, Model Remaja Berusia 14 Tahun Bersinar di Indonesia Fashion Runway Museum Mandiri

Aurora, Model Remaja 14 Tahun Bersinar di Indonesia Fashion Runway

2 January 2026

Namun meski harus bertahan di era digital yang cepat dan instan ini, Book Club Semarang memanfaatkan digitalisasi. Mereka tetap aktif di media sosial untuk mendokumentasikan kegiatan yang dilakukan dan juga mengenalkan keberadaan komunitas ini. Mereka juga menggunakan platform Zoom untuk melaksanakan kegiatan KMB (Kanca Maca Bareng) secara online yang diadakan sebulan sekali. Kegiatan KMB sejatinya sama seperti BBB yang membedakannya adalah kegiatan ini dilakukan secara online dan pembaca berdiskusi berdasarkan genre buku kesukaan mereka.

Selain mempertahankan budaya literasi, kegiatan Book Club ini juga secara tidak langsung menjadi cara untuk mengurangi kebiasaan doom scrolling di media sosial. Kirana mengungkapkan bahwa waktu yang dihabiskan untuk silent reading ketika membaca buku bersama selama setengah jam dan diskusi buku selama kurang lebih satu jam, hal ini membuat partisipan benar – benar fokus. “Karena silent reading itu setengah jam dan book review sekitar satu jam, di situ kita fokus untuk diskusi. Ini cukup membantu untuk mengurangi doom scrolling sih,” ucapnya.

Di era digital ini, Book Club Semarang hadir sebagai pengingat bahwa literasi bukan hanya sekedar kemampuan membaca tetapi juga sebagai alternatif sehat dari rutinitas digital atau doom scrolling yang sering kali melelahkan secara batin. Dengan suasana yang mendukung dan komunitas yang saling merangkul, mereka percaya selama masih ada yang mau membuka halaman dan berdiskusi harapan budaya baca di Indonesia belum hilang.

 

    Share349Tweet218Share61Pin78SendShare
    Leaderboard Satu Rumah
    Previous Post

    MAN 2 Tuban Sabet Juara 1 Nasional Industrial Engineering Business Plan Competition 2025

    Next Post

    BEM USM dan Fakombis Gelar Seminar Inspiratif: “Bikin Bisnis Sendiri, Mulai dari Kampus Aja!” Bareng Wakil Ketua Umum KADIN

    tsabitah ashilah

    tsabitah ashilah

    Related Posts

    Bravo! Inilah Pemenang Ajang Pemilihan Puteri Anak dan Puteri Remaja Indonesia Banten 2026

    Bravo! Inilah Pemenang Ajang Pemilihan Puteri Anak dan Puteri Remaja Indonesia Banten 2026

    20 April 2026
    Catherine Theresia

    Traveling Nyaman Bersama Anak, Ini Tips dan Trik dari Mom Influencer Catherine Theresia

    25 March 2026
    Puteri Anak Remaja Indonesia Banten Gelar Kunjungan Edukasi dan Charity untuk Penguatan Literasi Anak

    Puteri Anak Remaja Indonesia Banten Gelar Kunjungan Edukasi dan Charity untuk Penguatan Literasi Anak

    14 February 2026
    Aurora, Model Remaja Berusia 14 Tahun Bersinar di Indonesia Fashion Runway Museum Mandiri

    Aurora, Model Remaja 14 Tahun Bersinar di Indonesia Fashion Runway

    2 January 2026
    Next Post
    aa

    BEM USM dan Fakombis Gelar Seminar Inspiratif: “Bikin Bisnis Sendiri, Mulai dari Kampus Aja!” Bareng Wakil Ketua Umum KADIN

    Kades Kedungjeruk Diduga Korupsi Dana Desa, Kejaksaan Karawang Mulai Selidiki

    PLTS

    Pertamina Resmikan PLTS Atap Terbesarnya untuk Dorong Operasional Ramah Lingkungan

    WhatsApp Image 2025 05 04 at 10.14.32 AM 750x536 1

    Dua Srikandi PLN Raih Penghargaan Tertinggi Women’s Inspiration Awards 2025 dari Menteri PPPA

    Perempuan

    Menteri PPPA: Pemberdayaan Ekonomi Perempuan adalah Kunci Pertumbuhan Inklusif dan Berkelanjutan

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta
    Berita Utama

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

    by tondosusanto
    24 April 2026
    0

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta Rupiah. Perusahaan...

    Read moreDetails
    WhatsApp Image 2026 01 22 at 19.35.45 1

    Panen Kacang Panjang Jadi Bukti Pembinaan Nyata di Lapas Bandanaira

    23 January 2026
    WhatsApp Image 2026 01 12 at 14.19.12 1 768x512 1

    Presiden Prabowo Perkuat Pembangunan SDM Lewat Sekolah Rakyat Terintegrasi

    20 January 2026
    PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

    PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

    29 December 2025
    Lapas Bengkulu, Pembinaan Rohani, Penyuluh Agama, Warga Binaan, Masjid An-Nur, Kemenag Bengkulu, Mengaji Iqro, Tausiyah, Pembinaan Kepribadian, Bakti pada Orang Tua

    WBP Dalami Iqro dan Al-Qur’an dalam Pembinaan Rohani Rutin Lapas Bengkulu

    9 December 2025
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    WhatsApp Image 2026 05 02 at 18.21.13

    Strategi Pemasaran Digital melalui Media Sosial bagi UMKM

    2 May 2026
    download

    Membuat Bisnis dari Barang dan Lingkungan yang Ada

    2 May 2026
    WhatsApp Image 2026 05 01 at 19.00.53

    Kepala Lapas Mojokerto Ikuti Asesmen Pemetaan Kompetensi Jabatan Ditjenpas

    2 May 2026
    Kesehatan mental karyawan bukan lagi isu pribadi semata; ia telah menjadi faktor penentu produktivitas, retensi tenaga kerja, dan reputasi perusahaan. Perusahaan yang mengabaikannya berisiko menghadapi biaya tersembunyi: presentisme, absensi berulang, konflik antarpegawai, dan penurunan kualitas keputusan. Sebaliknya, organisasi yang memprioritaskan kesejahteraan jiwa sering melihat peningkatan motivasi, kreativitas, dan loyalitas. Mengapa penting bagi bisnis? 1. Kinerja dan inovasi: Karyawan yang merasa didukung secara psikologis cenderung lebih terlibat dan berani mengambil inisiatif. 2. Pengurangan biaya jangka panjang: Intervensi dini—seperti dukungan konseling atau program manajemen stres—mengurangi kebutuhan cuti panjang dan penggantian pegawai. 3. Citra perusahaan: Budaya yang peduli pada kesejahteraan menambah daya tarik bagi calon talenta dan pelanggan yang semakin sensitif pada nilai-nilai etis. Tantangan nyata di lapangan Lingkungan kerja modern membawa tekanan: target ketat, beban kerja berlebihan, dan batas kerja–hidup yang kabur karena teknologi. Selain itu, perisakan antarpegawai dan manajemen yang tidak komunikatif bisa memicu isu mental lebih cepat daripada yang terlihat. Dalam beberapa kasus, stigma terhadap kesehatan mental membuat karyawan enggan meminta bantuan, sehingga masalah berkembang menjadi gangguan yang lebih serius. Strategi praktis untuk pengelolaan Kebijakan yang jelas dan berjangka panjang Buat kebijakan kesehatan mental terintegrasi dalam kebijakan SDM—dari rekrutmen sampai manajemen krisis. Kebijakan ini harus konkret: ketersediaan konseling, prosedur pelaporan, hingga penanganan perisakan. Pendidikan dan pelatihan untuk semua tingkatan Latih manajer untuk mengenali tanda-tanda stres berlebih dan cara melakukan percakapan sensitif. Program literasi mental untuk seluruh staf membantu mengurangi stigma dan meningkatkan empati. Sistem deteksi dini dan intervensi Sediakan akses ke layanan konseling, baik internal maupun mitra eksternal, dan sediakan jalur anonim untuk melapor. Screening berkala—tanpa stigma—dapat menangkap masalah sebelum meningkat. Desain kerja yang manusiawi Evaluasi beban kerja, atur target yang realistis, dan berikan fleksibilitas kerja bila memungkinkan. Fasilitas seperti ruang istirahat, cuti yang dipromosikan, dan kebijakan kerja jarak jauh yang sehat juga membantu. Budaya terbuka dan suportif Kepemimpinan harus menunjukkan contoh: berbicara tentang keseimbangan hidup, mengakui keterbatasan, dan merayakan waktu istirahat. Budaya ini mendorong karyawan untuk merawat diri tanpa takut kehilangan posisi. Melihat dari berbagai perspektif Beberapa pengusaha khawatir investasi dalam program mental akan memakan biaya tanpa hasil nyata. Namun bukti praktis di banyak organisasi menunjukkan ROI lewat penurunan turnover dan peningkatan produktivitas. Di sisi lain, pendekatan yang sekadar formal tanpa komitmen budaya cenderung gagal—program yang dipaksakan atau bersifat kosmetik justru menimbulkan kecurigaan. Kesimpulan Kesehatan mental di tempat kerja bukan sekadar tanggung jawab individu, melainkan investasi strategis perusahaan. Dengan kebijakan yang jelas, pelatihan, dukungan nyata, dan budaya yang humanis, bisnis tidak hanya menjaga kesejahteraan karyawan, tetapi juga memperkuat daya saing jangka panjang. Menjadikan kesehatan mental prioritas adalah langkah cerdas: baik untuk manusia, maupun untuk angka di laporan keuangan.

    menjaga kesehatan mental sebagai bagian dari strategi bisnis yang sukses

    2 May 2026
    WhatsApp Image 2026 05 02 at 08.46.56

    Sharing Session Warga Binaan dan Peserta Magang Kemnaker, Perkuat Analisis Sosial Pembinaan Lapas Mojokerto

    2 May 2026
    Screenshot 20260502 144501

    Rahmat H. Chaidir : Fastrx Cargo Perkuat Layanan Distribusi Nasional dengan Tarif Ekonomis

    2 May 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 redaksi@pelataran.com

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    Iklan Haposan
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita