MENONGO, SUKODADI, LAMONGAN– Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) MTs Muhammadiyah 20 Menongo sukses menggelar Musyawarah Ranting (Musyran) pada Jumat (17/7/2026). Mengusung tema “Akselerasi Kader Berkemajuan dalam Menjawab Tantangan Era Digital”, forum ini menjadi momentum regenerasi kepemimpinan sekaligus penguatan kaderisasi pelajar Muhammadiyah.
Melalui mekanisme pemilihan yang diikuti 34 peserta, tujuh formatur terpilih dari 11 calon pimpinan. Dalam sidang formatur, Nur Callysta Isti Safira ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua IPM MTs Muhammadiyah 20 Menongo Periode 2026–2027, didampingi Erika Wuryani sebagai Sekretaris dan Asha Aqila Febrian sebagai Bendahara.
Kepala MTs Muhammadiyah 20 Menongo, Suparno, S.Pd., menegaskan bahwa Musyran merupakan wadah pembelajaran demokrasi bagi pelajar. Ia mengajak seluruh peserta memilih pemimpin yang mampu membawa organisasi menjadi lebih baik dengan menjadikan jabatan sebagai amanah, bukan sekadar kehormatan.

Ketua terpilih, Nur Callysta Isti Safira, berkomitmen membangun IPM yang kompak, aktif, dan kolaboratif melalui penguatan komunikasi serta penyelesaian persoalan organisasi secara bersama. Kepengurusan baru juga akan mengembangkan program kerja berbasis nilai Cerdas, Edukatif, Religius, Inovatif, dan Aktif, dengan fokus pada kaderisasi, literasi digital, dakwah kreatif, dan pembinaan karakter Islami.
Regenerasi kepemimpinan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi IPM Matsamdah untuk terus melahirkan kader berkemajuan yang siap menghadapi tantangan era digital, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi madrasah, persyarikatan, dan masyarakat.




















