Pandeglang – Di tengah pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129, Satgas TMMD Kodim 0601/Pandeglang kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat. Personel Satgas bergerak cepat membantu evakuasi rumah warga yang tertimpa pohon tumbang di Kampung Nabeng Kebon, RT 03 RW 01, Desa Simpangtiga, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Jumat (17/07/2026).
Aksi kemanusiaan tersebut dilakukan di sela-sela pelaksanaan sasaran fisik TMMD ke-129 Kodim 0601/Pandeglang yang saat ini tengah mengerjakan pembangunan jalan penghubung Desa Pasirgadung dan Desa Simpangtiga, Kecamatan Patia. Meski fokus pada pembangunan infrastruktur desa, personel Satgas tetap sigap merespons musibah yang menimpa warga sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Peristiwa pohon tumbang terjadi pada Rabu (15/07/2026) sekitar pukul 21.30 WIB. Pohon berukuran besar tiba-tiba roboh dan menimpa dua rumah milik Jayadi (48) dan Misra (47) di Kampung Nabeng Kebon, Desa Simpangtiga. Saat kejadian, kedua pemilik rumah sedang beristirahat sehingga tidak sempat menyelamatkan harta benda mereka.
Akibat kejadian tersebut, kedua rumah mengalami kerusakan berat hingga nyaris rata dengan tanah. Kerugian ditaksir mencapai lebih dari Rp 200 juta. Selain kerugian material, Jayadi mengalami luka di bagian kepala akibat tertimpa genteng dan serpihan bangunan, kemudian mendapatkan penanganan medis.

Begitu menerima laporan dari pemerintah desa dan masyarakat, personel Satgas TMMD bersama warga langsung menuju lokasi untuk melakukan pembersihan. Dengan menggunakan mesin pemotong kayu dan peralatan seadanya, mereka bergotong royong memotong batang pohon, mengevakuasi puing-puing bangunan, serta membersihkan material yang menutup akses menuju rumah warga.
Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0601/Pandeglang, Letkol Inf Afri Swandi Ritonga, S.I.P., mengatakan bahwa kehadiran Satgas TMMD tidak hanya bertugas menyelesaikan sasaran fisik pembangunan, tetapi juga harus hadir membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.
“Program TMMD bukan hanya membangun jalan dan infrastruktur desa, tetapi juga membangun kepedulian, kebersamaan, dan semangat gotong royong. Ketika masyarakat tertimpa musibah, Satgas TMMD harus hadir dan membantu semaksimal mungkin. Inilah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tegasnya.
Di lokasi kejadian, Camat Patia, Endan Permana, S.Sos., turut meninjau langsung proses evakuasi dan menyampaikan apresiasinya atas gerak cepat Satgas TMMD ke-129 Kodim 0601/Pandeglang yang langsung membantu warga terdampak.
“Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Satgas TMMD ke-129 Kodim 0601/Pandeglang yang begitu cepat turun ke lokasi membantu masyarakat. Di tengah pelaksanaan pembangunan jalan penghubung Desa Pasirgadung dan Desa Simpangtiga, personel TNI tetap menunjukkan kepedulian sosial yang luar biasa. Kehadiran mereka sangat membantu meringankan beban warga yang terkena musibah serta menjadi contoh nyata semangat gotong royong antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat,” ujar Endan Permana, S.Sos.
Pada kesempatan tersebut, Camat juga menyerahkan bantuan dari Bupati Pandeglang melalui Dinsos dan BPBD Kabupaten Pandeglang. Ia berharap sinergi yang terjalin melalui program TMMD tidak hanya menghasilkan pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat, tetapi juga semakin mempererat hubungan antara TNI, pemerintah, dan warga dalam menghadapi berbagai persoalan di wilayah.
Turut hadir pada kesempatan tersebut Kepala Puskesmas Patia Yuyun Yulyani, S.Kep., Ners., bersama tenaga medis puskesmas Patia untuk melihat langsung kondisi kesehatan warga yang tertimpa reruntuhan bangunan.
Melalui semangat kebersamaan dan gotong royong, proses pembersihan terus dilakukan hingga lingkungan kembali aman.
Kehadiran Satgas TMMD di tengah masyarakat menjadi bukti bahwa program TMMD bukan sekadar membangun jalan penghubung Desa Pasirgadung–Desa Simpangtiga, tetapi juga membangun kepedulian, solidaritas, dan harapan bagi masyarakat yang sedang menghadapi musibah.


















