Banda Naira, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira terus memperkuat sinergi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai upaya mendukung pelaksanaan tugas Pemasyarakatan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kunjungan kerja Komandan Koramil (Danramil) 1502-01/Banda, Kapten Cba. Zulkifli Ten, ke Lapas Bandanaira dalam rangka mempererat hubungan kelembagaan sekaligus meningkatkan kolaborasi strategis antarinstansi, Kamis (16/7).
Kunjungan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dalam rangka memperkuat koordinasi dan stabilitas keamanan, tetapi juga diisi dengan aksi nyata melalui penyerahan bantuan sarana produksi pertanian berupa 100 kilogram pupuk urea. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Danramil 1502-01/Banda kepada Kepala Lapas Bandanaira, Abdul Samad Rumuar, didampingi jajaran pejabat struktural.
Pupuk urea tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung program ketahanan pangan sekaligus memperkuat pembinaan kemandirian Warga Binaan melalui kegiatan pertanian dan pemanfaatan lahan produktif yang berada di lingkungan Lapas.
Kepala Lapas Bandanaira, Abdul Samad Rumuar, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan yang diberikan Koramil 1502-01/Banda. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi wujud nyata sinergi antarinstansi dalam mendukung keberhasilan program pembinaan sekaligus memperkuat ketahanan pangan.
”Bantuan 100 kilogram pupuk urea dari Koramil 1502-01/Banda ini sangat berarti bagi keberlangsungan program pertanian di Lapas Bandanaira. Ini merupakan implementasi nyata nilai kolaboratif, di mana Lapas dan TNI tidak hanya bersinergi dalam menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga bersama-sama mendukung program ketahanan pangan melalui pemberdayaan Warga Binaan. Kami berharap kerja sama ini terus terjalin dan semakin kuat ke depannya,” ujar Samad.
Sementara itu, Danramil 1502-01/Banda, Kapten Cba. Zulkifli Ten, menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus komitmen TNI dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional yang dapat dimulai dari berbagai sektor, termasuk Lapas.
”Kami berharap bantuan pupuk urea ini dapat memotivasi jajaran Lapas dan Warga Binaan untuk lebih optimal dalam mengelola sektor pertanian. Sinergitas ini merupakan langkah nyata dalam mewujudkan kemandirian pangan sekaligus membekali Warga Binaan dengan keterampilan yang bermanfaat sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat,” ungkapnya.
Melalui sinergi yang semakin erat antara Lapas Bandanaira dan Koramil 1502-01/Banda, diharapkan program pembinaan kemandirian di bidang pertanian dapat terus berkembang. Selain mendukung ketahanan pangan, program tersebut juga menjadi bagian dari upaya menciptakan Warga Binaan yang produktif, mandiri, dan siap berkontribusi positif bagi masyarakat setelah bebas nanti. (Humas/Arif)






















