MENONGO/SUKODADI/LAMONGAN – Demokrasi pelajar di lingkungan MTs Muhammadiyah 20 Menongo, Desa Menongo, Kecamatan Sukodadi, kembali bergeliat dalam Musyawarah Ranting (Musyran) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) periode 2026-2027. Bertempat di madrasah setempat pada Jumat, 17 Juli 2026, forum strategis ini berhasil menetapkan tujuh formatur pimpinan baru melalui proses voting yang melibatkan 34 peserta. Hasil rekapitulasi menunjukkan dominasi suara bagi tiga nama utama, dengan Nur Callysta Isti Safira akhirnya terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pimpinan Ranting untuk mengemban amanah selama satu tahun ke depan.
Tiga Besar Formatur dan Mandat Aklamasi
Dari total 11 calon formatur yang mengusung visi-misi beragam, tiga nama meraih dukungan signifikan dari basis massa siswa kelas 8. Berdasarkan diagram ringkasan 34 jawaban, Asha Aqila Febrian mencatatkan perolehan suara tertinggi dengan 94,1% (32 suara), disusul Viola Nur Rahmayandis dan Nur Callysta Isti Safira yang sama-sama memperoleh 85,3% (29 suara). Dalam sidang pleno yang khidmat, ketiganya bersama empat formatur lainnya—termasuk Erika Wuryani (73,5%) dan Muhammad Sabiq Alfatih Zidan (79,4%)—disepakati mengisi struktur inti secara aklamasi:
* Ketua: Nur Callysta Isti Safira
* Sekretaris: Erika Wuryani
* Bendahara: Asha Aqila Febrian

Kemenangan mereka merepresentasikan aspirasi kolektif pelajar Matsamdah terhadap kepemimpinan yang kompak, inovatif, dan berakhlak mulia, sejalan dengan tema Musyran “Akselerasi Kader Berkemajuan dalam Menjawab Tantangan Era Digital”.
Jumat Pagi di Jantung Madrasah
Proses regenerasi kepemimpinan tahunan ini dilaksanakan tepat pada Jumat, 17 Juli 2026, bertempat di kompleks MTs Muhammadiyah 20 Menongo, Jl. Waduk Balunggang No. 01, Desa Menongo. Pemilihan hari Jumat sengaja disinergikan dengan rutinitas keagamaan madrasah, menegaskan bahwa politik organisasi IPM tidak terpisah dari nilai-nilai spiritual. Lokasi di pusat kegiatan belajar mengajar menjadi simbol bahwa IPM adalah mitra strategis sekolah dalam membentuk ekosistem pendidikan yang religius, disiplin, dan responsif terhadap perubahan zaman di wilayah Sukodadi.
Amanah Jabatan dan Filter Moral Pemilih
Musyran 2026 bukan sekadar prosedural pergantian pengurus, melainkan implementasi nyata dari pesan “Jabatan adalah amanah. Pilihlah pemimpin yang siap mengemban tanggung jawab, bukan mengejar kehormatan.” Dengan melibatkan 34 pemilih aktif, proses ini melatih demokrasi deliberatif sejak dini, memastikan legitimasi pimpinan berasal dari mandat riil rekan seangkatan, bukan intervensi elit. Tema era digital juga dipilih karena IPM menyadari kader masa depan harus mampu memadukan keimanan dengan literasi teknologi, sehingga formatur terpilih dituntut tidak hanya cakap berorganisasi, tetapi juga adaptif terhadap transformasi dakwah kontemporer.
Dari Voting Transparan hingga Eksekusi Visi-Misi
Mekanisme pemilihan dirancang transparan dan akuntabel. Setiap pemilih memilih 7 formatur terbaik dari 11 opsi, dengan hasil ditampilkan secara terbuka dalam bentuk diagram batang. Setelah voting, sidang pleno memverifikasi perolehan suara dan menyepakati struktur pimpinan melalui aklamasi, menghindari polarisasi pasca-pemilihan. Visi-misi para calon—mulai dari penguatan akhlak (Erika), solidaritas organisasi (Callysta), hingga keterampilan dan ilmu (Asha)—kemudian diakomodasi dalam program kerja berbasis lima pilar: Cerdas, Edukatif, Religius, Inovatif, Aktif. Kolaborasi antar-bidang ditekankan sebagai kunci eksekusi, sebagaimana misi Ketua Terpilih untuk “menjalin komunikasi dan kerja sama” demi menyelesaikan masalah organisasi secara kolektif.
Selamat Mengabdi, Pimpinan Baru IPM Matsamdah!
Terpilihnya Nur Callysta Isti Safira dkk. sebagai Pimpinan Ranting IPM MTs Muhammadiyah 20 Menongo periode 2026-2027 adalah awal dari babak pengabdian yang penuh tantangan. Dengan bekal mandat aklamasi dan visi yang selaras dengan semangat Islam Berkemajuan, mereka diharapkan mampu membawa IPM Matsamdah menjadi organisasi yang berdampak nyata bagi sekolah dan masyarakat. Mari dukung langkah mereka dalam mencetak generasi pelajar yang cerdas intelektual, kuat spiritual, dan tangguh menghadapi era digital. Sukses selalu, IPM Matsamdah!
(Tim Redaksi/Menongo-Sukodadi-Lamongan)























