Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Leaderboard Puteri Anak dan Puteri Remaja Banten 2026
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Opini

Pudarnya Bahasa Indonesia di Kalangan Generasi Z: Antara Globalisasi dan Identitas Nasional

Bahasa Indonesia yang baik dan benar mulai mengalami tantangan, terutama di kalangan Generasi Z.

Redaksi by Redaksi
10 June 2025
in Opini
A A
0
Bahasa Indonesia
855
SHARES
1.2k
VIEWS

Bahasa adalah cerminan identitas suatu bangsa. Dalam konteks Indonesia, Bahasa Indonesia memiliki peran penting sebagai bahasa pemersatu di tengah keberagaman suku, budaya, dan bahasa daerah. Namun, seiring perkembangan zaman dan pesatnya arus globalisasi, penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar mulai mengalami tantangan, terutama di kalangan Generasi Z. Generasi yang lahir antara pertengahan 1990-an hingga awal 2010-an ini tumbuh di era digital yang sangat dipengaruhi oleh budaya global, khususnya Barat.

Maraknya pengunaan bahasa gaul dan bahasa asing di kalangan gen z ini dianggap dapat menenggelamkan eksistensi bahasa indonesia. Eksistensi bahasa indonesia yang baik dan benar semakin lama semakin terancam dengan adanya globalisasi.

Gen Z di identik sebagai generasi yang lekat dengan teknologi. Tidak heran mengapa mereka sangat adaptif dengan perubahan terutama dalam sisi bahasa. Banyak dari masyarakat indonesia yang tidak paham akan bahasa baku terutama pada generasi Z yang hidup di zaman perkembangan teknologi yang membuat berbagai kebudayaan masuk. 

Baca Juga

IMG 6422

Smart Financial: Cara Anak Muda Menghadapi Gaya Hidup Modern

3 May 2026
IMG 7422 1

Strategi mengelola bisnis kecil di tengah perubahan pasar

2 May 2026
WhatsApp Image 2026 05 02 at 18.21.13

Strategi Pemasaran Digital melalui Media Sosial bagi UMKM

2 May 2026
download

Membuat Bisnis dari Barang dan Lingkungan yang Ada

2 May 2026

Sebenarnya sejak dulu juga sudah jarang masyarakat Indonesia menggunakan bahasa Indonesia yang baku karena akulturasi dengan bahasa lokal, namun seiring berjalannya waktu bahasa bakunya pun semakin tergeser dengan masuknya budaya asing.

Sejak masuknya budaya asing ke Indonesia, penggunaan  bahasa gaul dan asing lebih sering digunakan dalam percakapan sehari-hari dibandingkan dengan penggunaan bahasa Indonesia. Hal ini dikarenakan jika menggunakan bahasa Indonesia dalam percakapan sehari-hari masyakat indonesia menganggap kesannya itu formal dan kaku.

Media sosial, game online, dan platform hiburan seperti YouTube, TikTok, dan Instagram menjadi konsumsi harian Generasi Z. Konten-konten berbahasa Inggris sangat mendominasi, membuat banyak anak muda lebih akrab dengan istilah asing dibandingkan dengan padanan kata dalam Bahasa Indonesia. Misalnya, kata “self-reward”, “healing”, atau “random” lebih sering digunakan ketimbang “penghargaan diri”, “pemulihan”, atau “acak”.

Makanya masyarakat Indonesia lebih senang menggunakan bahasa gaul dan asing kesannya lebih ke santai. Pada generasi ini yang terbiasa menggunakan bahasa gaul dan asing, dalam pembicaraan formal pun mereka akan lupa untuk berbicara dalam bahasa Indonesia  yang baik dan benar.

Mengapa ini mengkhawatirkan? Pudarnya penggunaan Bahasa Indonesia bukan hanya soal komunikasi, tetapi juga soal identitas. Jika generasi penerus lebih fasih dalam bahasa asing ketimbang bahasa nasionalnya, maka lambat laun rasa kebangsaan dan pemahaman terhadap nilai-nilai budaya lokal bisa tergerus. Bagaimana sih solusinya:

  1. Penguatan Peran Pendidikan – Pembelajaran Bahasa Indonesia perlu dimodernisasi agar lebih menarik dan kontekstual.
  2. Kampanye Cinta Bahasa – Pemerintah dan tokoh publik perlu aktif mengampanyekan penggunaan Bahasa Indonesia melalui media sosial.
  3. Kreativitas dalam Bahasa – Konten digital berbahasa Indonesia yang menarik dan berkualitas harus lebih banyak diproduksi untuk menyaingi dominasi konten berbahasa asing.
  4. Peran Keluarga – Lingkungan keluarga adalah tempat pertama anak belajar bahasa. Orang tua perlu memberi contoh penggunaan Bahasa Indonesia yang baik.

Maka dari itu, hal ini benar-benar harus melakukan perhatian khusus dan tindakan nyata dari semua pihak yang peduli dengan eksistensi penggunaan bahasa Indonesia secara baik dan benar. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan cara menyadarkan masyarakat Indonesia terutama generasi Z ini bahwa bangsa Indonesia sebagai bahasa nasional harus kita utamakan penggunaannya.

Bahasa Indonesia adalah warisan yang tidak ternilai. Generasi Z, sebagai pewaris masa depan bangsa, memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga dan mengembangkan bahasa ini. Globalisasi memang tak terhindarkan, tetapi mencintai Bahasa Indonesia tidak berarti menolak kemajuan. Justru di tengah arus global, identitas bangsa harus semakin kuat – dan itu dimulai dari bahasa.

    Share342Tweet214Share60Pin77SendShare
    Leaderboard Puteri Anak dan Puteri Remaja Banten 2026
    Previous Post

    Pudarnya Bahasa Indonesia di Kalangan Generasi Z: Antara Globalisasi dan Identitas Nasional

    Next Post

    Konektivitas Digital dan Aksesibilitas Saham Menjawab Tantangan Investasi Global

    Redaksi

    Redaksi

    Related Posts

    IMG 6422

    Smart Financial: Cara Anak Muda Menghadapi Gaya Hidup Modern

    3 May 2026
    IMG 7422 1

    Strategi mengelola bisnis kecil di tengah perubahan pasar

    2 May 2026
    WhatsApp Image 2026 05 02 at 18.21.13

    Strategi Pemasaran Digital melalui Media Sosial bagi UMKM

    2 May 2026
    download

    Membuat Bisnis dari Barang dan Lingkungan yang Ada

    2 May 2026
    Next Post
    https://www.pexels.com/id-id/pencarian/investasi%20saham/

    Konektivitas Digital dan Aksesibilitas Saham Menjawab Tantangan Investasi Global

    WhatsApp Image 2025 06 08 at 12.36.56 AM

    Aliansi BEM Probolinggo Raya Gelar Halal Bihalal Peringati Idul Adha 1446 H

    d3b2e971 5458 44c6 baec 3e73893be4d5

    Tragedi Iduladha di Muara Muntai Ilir: Kades Dihajar, Polisi Diam, Pelaku Bebas Berkeliaran

    Anti-Cyberbullying

    Kegiatan Sosialisasi Anti-Cyberbullying di SMA Negeri 12 Medan oleh Mahasiswa Universitas Sumatera Utara

    Ole Romeny (10)/Bomber Timnas Indonesia (Sumber: pssi.org)

    Meskipun Kalah Lawan Jepang: Indonesia Tetap Lolos ke Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta
    Berita Utama

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

    by tondosusanto
    24 April 2026
    0

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta Rupiah. Perusahaan...

    Read moreDetails
    WhatsApp Image 2026 01 22 at 19.35.45 1

    Panen Kacang Panjang Jadi Bukti Pembinaan Nyata di Lapas Bandanaira

    23 January 2026
    WhatsApp Image 2026 01 12 at 14.19.12 1 768x512 1

    Presiden Prabowo Perkuat Pembangunan SDM Lewat Sekolah Rakyat Terintegrasi

    20 January 2026
    PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

    PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

    29 December 2025
    Lapas Bengkulu, Pembinaan Rohani, Penyuluh Agama, Warga Binaan, Masjid An-Nur, Kemenag Bengkulu, Mengaji Iqro, Tausiyah, Pembinaan Kepribadian, Bakti pada Orang Tua

    WBP Dalami Iqro dan Al-Qur’an dalam Pembinaan Rohani Rutin Lapas Bengkulu

    9 December 2025
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    IMG 6422

    Smart Financial: Cara Anak Muda Menghadapi Gaya Hidup Modern

    3 May 2026
    IMG 7422 1

    Strategi mengelola bisnis kecil di tengah perubahan pasar

    2 May 2026
    WhatsApp Image 2026 05 02 at 18.21.13

    Strategi Pemasaran Digital melalui Media Sosial bagi UMKM

    2 May 2026
    download

    Membuat Bisnis dari Barang dan Lingkungan yang Ada

    2 May 2026
    WhatsApp Image 2026 05 01 at 19.00.53

    Kepala Lapas Mojokerto Ikuti Asesmen Pemetaan Kompetensi Jabatan Ditjenpas

    2 May 2026
    Kesehatan mental karyawan bukan lagi isu pribadi semata; ia telah menjadi faktor penentu produktivitas, retensi tenaga kerja, dan reputasi perusahaan. Perusahaan yang mengabaikannya berisiko menghadapi biaya tersembunyi: presentisme, absensi berulang, konflik antarpegawai, dan penurunan kualitas keputusan. Sebaliknya, organisasi yang memprioritaskan kesejahteraan jiwa sering melihat peningkatan motivasi, kreativitas, dan loyalitas. Mengapa penting bagi bisnis? 1. Kinerja dan inovasi: Karyawan yang merasa didukung secara psikologis cenderung lebih terlibat dan berani mengambil inisiatif. 2. Pengurangan biaya jangka panjang: Intervensi dini—seperti dukungan konseling atau program manajemen stres—mengurangi kebutuhan cuti panjang dan penggantian pegawai. 3. Citra perusahaan: Budaya yang peduli pada kesejahteraan menambah daya tarik bagi calon talenta dan pelanggan yang semakin sensitif pada nilai-nilai etis. Tantangan nyata di lapangan Lingkungan kerja modern membawa tekanan: target ketat, beban kerja berlebihan, dan batas kerja–hidup yang kabur karena teknologi. Selain itu, perisakan antarpegawai dan manajemen yang tidak komunikatif bisa memicu isu mental lebih cepat daripada yang terlihat. Dalam beberapa kasus, stigma terhadap kesehatan mental membuat karyawan enggan meminta bantuan, sehingga masalah berkembang menjadi gangguan yang lebih serius. Strategi praktis untuk pengelolaan Kebijakan yang jelas dan berjangka panjang Buat kebijakan kesehatan mental terintegrasi dalam kebijakan SDM—dari rekrutmen sampai manajemen krisis. Kebijakan ini harus konkret: ketersediaan konseling, prosedur pelaporan, hingga penanganan perisakan. Pendidikan dan pelatihan untuk semua tingkatan Latih manajer untuk mengenali tanda-tanda stres berlebih dan cara melakukan percakapan sensitif. Program literasi mental untuk seluruh staf membantu mengurangi stigma dan meningkatkan empati. Sistem deteksi dini dan intervensi Sediakan akses ke layanan konseling, baik internal maupun mitra eksternal, dan sediakan jalur anonim untuk melapor. Screening berkala—tanpa stigma—dapat menangkap masalah sebelum meningkat. Desain kerja yang manusiawi Evaluasi beban kerja, atur target yang realistis, dan berikan fleksibilitas kerja bila memungkinkan. Fasilitas seperti ruang istirahat, cuti yang dipromosikan, dan kebijakan kerja jarak jauh yang sehat juga membantu. Budaya terbuka dan suportif Kepemimpinan harus menunjukkan contoh: berbicara tentang keseimbangan hidup, mengakui keterbatasan, dan merayakan waktu istirahat. Budaya ini mendorong karyawan untuk merawat diri tanpa takut kehilangan posisi. Melihat dari berbagai perspektif Beberapa pengusaha khawatir investasi dalam program mental akan memakan biaya tanpa hasil nyata. Namun bukti praktis di banyak organisasi menunjukkan ROI lewat penurunan turnover dan peningkatan produktivitas. Di sisi lain, pendekatan yang sekadar formal tanpa komitmen budaya cenderung gagal—program yang dipaksakan atau bersifat kosmetik justru menimbulkan kecurigaan. Kesimpulan Kesehatan mental di tempat kerja bukan sekadar tanggung jawab individu, melainkan investasi strategis perusahaan. Dengan kebijakan yang jelas, pelatihan, dukungan nyata, dan budaya yang humanis, bisnis tidak hanya menjaga kesejahteraan karyawan, tetapi juga memperkuat daya saing jangka panjang. Menjadikan kesehatan mental prioritas adalah langkah cerdas: baik untuk manusia, maupun untuk angka di laporan keuangan.

    menjaga kesehatan mental sebagai bagian dari strategi bisnis yang sukses

    2 May 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 redaksi@pelataran.com

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    Iklan Guest Post
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita