Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Leaderboard apa apa
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Proporsi Pengeluaran Pangan Versus Konsumsi Energi dalam Rumah Tangga

Salma Farras Hanifah by Salma Farras Hanifah
10 December 2024
in Kesehatan
A A
0
48e0287a2f63261e5b8cb00de920c4d3
871
SHARES
1.3k
VIEWS

Proporsi Pengeluaran Pangan Versus Konsumsi Energi dalam Rumah Tangga

Proporsi Pengeluaran Pangan Versus Konsumsi Energi dalam Rumah Tangga – Ketahanan pangan menjadi salah satu isu utama dalam pembangunan nasional yang berkelanjutan. Di Indonesia, ketahanan pangan tidak hanya berfokus pada ketersediaan bahan pangan, tetapi juga akses masyarakat terhadap pangan yang berkualitas. Salah satu indikator penting dalam memahami akses pangan adalah proporsi pengeluaran pangan dalam rumah tangga dan konsumsi energi yang diperoleh. Namun, keseimbangan antara keduanya masih menjadi perdebatan karena berbagai faktor ekonomi, sosial, dan kebijakan yang mempengaruhi pola konsumsi rumah tangga di Indonesia.

Secara teoritis, semakin tinggi proporsi pengeluaran pangan dalam rumah tangga, semakin rendah tingkat kesejahteraan ekonomi rumah tangga tersebut. Hal ini sejalan dengan Engel’s Law yang menyatakan bahwa ketika pendapatan meningkat, proporsi pengeluaran untuk pangan akan menurun. Namun, kondisi di Indonesia masih menunjukkan bahwa sebagian besar rumah tangga, terutama di daerah pedesaan dan berpenghasilan rendah, mengalokasikan sebagian besar pendapatan mereka untuk pangan, tetapi kualitas pangan yang dikonsumsi belum mampu memenuhi kebutuhan energi secara optimal.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa pada tahun 2023, rata-rata rumah tangga di Indonesia mengalokasikan sekitar 50-60 persen dari pendapatannya untuk pengeluaran pangan. Kondisi ini menunjukkan kerentanan ekonomi yang berujung pada keterbatasan akses pangan bergizi. Rumah tangga berpenghasilan rendah cenderung memprioritaskan kuantitas pangan yang murah dibandingkan kualitasnya. Hal ini menyebabkan konsumsi energi yang seharusnya diperoleh dari makanan bergizi seimbang, sering kali hanya terpenuhi dari karbohidrat saja.

Pola konsumsi pangan seperti ini menjadi masalah serius dalam upaya mencapai ketahanan pangan yang berkelanjutan. Ketergantungan pada sumber pangan karbohidrat, seperti beras, menyebabkan ketidakseimbangan konsumsi nutrisi. Dampak jangka panjangnya adalah meningkatnya risiko stunting, malnutrisi, dan penyakit degeneratif seperti diabetes dan hipertensi. Situasi ini diperparah dengan rendahnya akses terhadap sumber protein hewani, sayur, dan buah di kalangan rumah tangga miskin.

Baca Juga

Inovasi Dua Siswa Bojonegoro dalam Pemanfaatan Bonggol Pisang untuk Kesehatan

Inovasi Dua Siswa Bojonegoro dalam Pemanfaatan Bonggol Pisang untuk Kesehatan

6 May 2026
Kemenkes Perkuat Imunisasi Nasional untuk Jangkau Anak Zero-Dose

Kemenkes Perkuat Imunisasi Nasional untuk Jangkau Anak Zero-Dose

5 May 2026
KidySense

KidySense, Revolusi Deteksi Dini Gagal Ginjal Anak yang Ubah Paradigma Diagnosa Medis

5 October 2025
ihc

IHC Perkuat Sistem Tata Kelola Klinis Berbasis Etika Profesi, Pondasi Layanan Kesehatan yang Aman dan Bermartabat

5 September 2025

Di sisi lain, kebijakan pemerintah terkait ketahanan pangan masih cenderung berfokus pada stabilitas harga dan ketersediaan pangan pokok, khususnya beras. Program subsidi dan bantuan sosial untuk rumah tangga berpendapatan rendah memang membantu mengurangi beban pengeluaran pangan, tetapi sering kali belum diikuti oleh edukasi terkait pola konsumsi pangan sehat dan bergizi. Hal ini menciptakan ketergantungan yang lebih besar terhadap pangan murah tanpa memperhatikan aspek kualitas energi yang dikonsumsi.

Selain itu, kesenjangan antara daerah perkotaan dan pedesaan dalam akses terhadap pangan berkualitas juga turut berkontribusi. Di daerah perkotaan, walaupun proporsi pengeluaran pangan lebih kecil, masalah konsumsi pangan beralih pada pola makan tidak sehat seperti makanan cepat saji dan olahan. Sementara itu, di pedesaan, keterbatasan infrastruktur dan akses pasar menyebabkan harga pangan bergizi lebih mahal, sehingga rumah tangga lebih memilih pangan yang lebih terjangkau.

Untuk mengatasi permasalahan ini, pemerintah perlu mengambil pendekatan yang lebih holistik. Kebijakan ketahanan pangan harus mencakup tidak hanya stabilitas harga dan ketersediaan pangan, tetapi juga memastikan akses pangan bergizi melalui distribusi yang merata. Edukasi gizi bagi masyarakat juga menjadi kunci untuk mengubah pola konsumsi menjadi lebih sehat dan seimbang. Selain itu, diversifikasi sumber pangan lokal juga harus diperkuat agar rumah tangga memiliki pilihan pangan bergizi dengan harga terjangkau.

Secara keseluruhan, proporsi pengeluaran pangan yang tinggi, terutama di kalangan rumah tangga berpenghasilan rendah, menjadi indikator bahwa ketahanan pangan di Indonesia masih rapuh. Ketidakseimbangan antara pengeluaran pangan dan kualitas energi yang dikonsumsi menegaskan perlunya perbaikan struktural dalam kebijakan pangan nasional. Upaya kolektif dari pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta diperlukan untuk menciptakan sistem pangan yang adil, sehat, dan berkelanjutan demi tercapainya ketahanan pangan yang sesungguhnya.

    Share348Tweet218Share61Pin78SendShare
    Leaderboard apa apa
    Previous Post

    Rilis Single Berjudul Jantung Hati, Jameela Key dan Hadafi Beri Pesan Penuh Makna

    Next Post

    Belajar Sastra Lewat Novel, Emang Bisa?

    Salma Farras Hanifah

    Salma Farras Hanifah

    Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

    Related Posts

    Inovasi Dua Siswa Bojonegoro dalam Pemanfaatan Bonggol Pisang untuk Kesehatan

    Inovasi Dua Siswa Bojonegoro dalam Pemanfaatan Bonggol Pisang untuk Kesehatan

    6 May 2026
    Kemenkes Perkuat Imunisasi Nasional untuk Jangkau Anak Zero-Dose

    Kemenkes Perkuat Imunisasi Nasional untuk Jangkau Anak Zero-Dose

    5 May 2026
    KidySense

    KidySense, Revolusi Deteksi Dini Gagal Ginjal Anak yang Ubah Paradigma Diagnosa Medis

    5 October 2025
    ihc

    IHC Perkuat Sistem Tata Kelola Klinis Berbasis Etika Profesi, Pondasi Layanan Kesehatan yang Aman dan Bermartabat

    5 September 2025
    Next Post
    Foto Diambil Saat BBW Books (Dokumen Pribadi Penulis)

    Belajar Sastra Lewat Novel, Emang Bisa?

    Ryu Kintaro

    Dapat 2 Penghargaan dari YouTube dalam Waktu 1 Tahun, ini Harapan Ryu Kintaro

    Screenshot 20241210 165445 YouTube

    Psikiater Mintarsih Menyebut Kebiasaan Gus Miftah Menghujat Bisa Dipengaruhi Lingkungan

    Fitur Meta AI Pada WhatsApp

    Mengenal Fitur Meta AI Pada WhatsApp

    erick jajal kereta langsung jakarta semarang bareng menhub dan raffi ahmad 169

    Erick Thohir Uji Coba Kereta Jakarta-Semarang Tanpa Transit, Terobosan Baru untuk Transportasi Publik

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR
    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR

    by Redaksi
    27 August 2026
    0

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan...

    Read moreDetails
    IMG 20260813 WA0042

    Pilar Saga Ultimatum Provider: Jangan Lagi Pasang Kabel Fiber Optik di Atas Jalan

    14 August 2026
    Banjir di Suwawa Selatan. (foto BPBD PROV. Gorontalo)

    BPBD Imbau Warga Gorontalo Waspadai Hujan Lebat

    12 June 2026
    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    15 May 2026
    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    15 May 2026
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    Workshop copywriting dan AI bersama Ahmad Madani membahas strategi membuat konten yang menarik perhatian dan meningkatkan konversi

    Siswa Labschool Belajar Mengubah Fitur Menjadi Manfaat

    10 September 2026
    Alat NoodleTech berbasis IoT untuk proses pengacakan, pencetakan, penggulungan, dan pendataan produksi Mie Lethek

    Saat Tradisi Bertemu Otomasi: NoodLeTech Hadir untuk Menjawab Tantangan Produksi Mie Lethek

    10 September 2026
    Melihat secara langsung apartemen cacing sutra

    Apartemen Cacing Sutra Berbasis Energi Surya, Dorong Kemandirian Pakan di Desa Karangnanas

    10 September 2026
    Komunikasi manusia dan mesin AI

    Komunikasi Manusia dan Mesin Ketika Batas Itu Semakin Kabur

    10 September 2026
    pelataran 1

    PEDAL JUARA Dorong Anak Pemulung Bantargebang Berani Bermimpi dan Mengenali Potensi Diri

    10 September 2026
    WhatsApp Image 2026 09 10 at 09.37.22

    KUA Pangkalan Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Momentum Meneladani Akhlak Rasulullah

    10 September 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 redaksi@pelataran.com

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    Salsa
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita