Yogyakarta (MAN 1 Yogya) – MAN 1 Yogyakarta terus memantapkan persiapan pembangunan Zona Integritas (ZI) melalui pendampingan dan penguatan Tim ZI dan Tim Agen Perubahan. Sebagai bagian dari tindak lanjut pengerjaan dokumen ZI, madrasah menghadirkan dua ahli dari Kementerian Agama Republik Indonesia, yakni Nanang Rosidi, S.Th.I. dan Idhaar Darwis Ambara, S.E., untuk melakukan review terhadap pekerjaan yang telah disusun sekaligus memberikan arahan terhadap langkah tindak lanjut sebelum dokumen disubmit, Kamis (08/10/2026).
Bertempat di Aula Lantai 2 MAN 1 Yogyakarta, kegiatan tersebut diikuti oleh Tim ZI dan Agen Perubahan. Pendampingan dilakukan untuk mereview pekerjaan yang telah disusun sekaligus membahas tindak lanjut dan penyempurnaan sebelum dokumen ZI disubmit. Melalui kegiatan ini, setiap bidang dalam Tim ZI mendapatkan masukan untuk memastikan dokumen dan eviden yang telah disiapkan lebih sesuai dan lengkap. Hasil review selanjutnya menjadi bahan tindak lanjut bersama agar seluruh persiapan dapat diselesaikan secara optimal sebelum tahap submit.
Dalam kegiatan tersebut, Nanang Rosidi, S.Th.I. dan Idhaar Darwis Ambara, S.E. mereview berbagai pekerjaan yang telah dilakukan oleh Tim ZI MAN 1 Yogyakarta. Review diarahkan untuk melihat kesesuaian dokumen, kelengkapan eviden, serta bagian-bagian yang masih perlu diperbaiki dan diperkuat sebelum proses pengajuan. Pendampingan ini menjadi penting karena tahap persiapan tidak hanya berkaitan dengan kelengkapan dokumen, tetapi juga memastikan setiap program dan eviden yang disiapkan benar-benar menggambarkan proses perubahan yang telah dilakukan di madrasah. Melalui review bersama, Tim ZI memperoleh masukan yang dapat menjadi dasar untuk melakukan penyempurnaan sebelum dokumen memasuki tahap submit.

Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa pendampingan dari Kementerian Agama menjadi kesempatan penting bagi madrasah untuk memastikan seluruh proses pembangunan ZI berjalan secara terarah. Menurut Edi, pendampingan ini menjadi momentum penting bagi madrasah untuk melihat kembali sejauh mana pekerjaan yang telah dilakukan. Masukan dari para ahli kami harapkan dapat membantu Tim ZI menyempurnakan dokumen dan eviden yang sudah disiapkan.
“Yang paling penting, pembangunan Zona Integritas bukan sekadar memenuhi dokumen, tetapi bagaimana semangat perubahan dan perbaikan pelayanan benar-benar menjadi bagian dari budaya kerja di madrasah,” ungkap Edi.
Sementara itu, Ketua Tim ZI MAN 1 Yogyakarta, Isti Wahyuni, S.E., M.M., menyampaikan bahwa review tersebut memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai pekerjaan yang masih harus ditindaklanjuti oleh setiap bidang. Isti mengatakan bahwa review hari ini sangat membantu Tim ZI untuk memetakan kembali pekerjaan yang sudah selesai dan bagian-bagian yang masih perlu diperbaiki.
“Masukan yang diberikan menjadi bahan tindak lanjut bagi masing-masing bidang agar sebelum submit, dokumen maupun eviden yang kami siapkan benar-benar lebih lengkap, sesuai, dan dapat dipertanggungjawabkan,” jelas Isti.
Isti menambahkan bahwa proses penyempurnaan akan dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan seluruh bidang dalam Tim ZI. Dengan demikian, setiap bidang dapat segera menindaklanjuti hasil review sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing. (luf)

























