Mojokerto – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto mendapatkan pendampingan pembangunan Zona Integritas (ZI) Tahun 2026 dari Tim Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Pendampingan dilakukan secara langsung untuk memastikan kesiapan Lapas Mojokerto dalam memenuhi kelengkapan data dukung sekaligus melihat pelaksanaan pelayanan dan pembangunan ZI di lapangan, Jumat (28/8/2026).
Pendampingan dilakukan oleh Ami Amatunissa, Auditor Madya, bersama tim. Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pengecekan terhadap kelengkapan data dukung masing-masing area perubahan serta berdiskusi dengan para ketua kelompok kerja (pokja) untuk memastikan setiap dokumen dan eviden telah sesuai dengan ketentuan yang dipersyaratkan.
Selain pemeriksaan administrasi, tim juga melihat secara langsung sarana dan prasarana serta pelaksanaan pelayanan publik di Lapas Mojokerto, termasuk pelayanan kunjungan bagi keluarga warga binaan. Peninjauan lapangan dilakukan untuk memastikan pelayanan berjalan sesuai standar dan mendukung terwujudnya pelayanan yang transparan, akuntabel, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Ketua ZI Lapas Kelas IIB Mojokerto, Saifullah, menyampaikan bahwa pendampingan tersebut menjadi kesempatan penting bagi jajaran Lapas Mojokerto untuk melakukan evaluasi dan penyempurnaan pembangunan Zona Integritas.
“Pendampingan ini sangat membantu kami dalam memastikan kelengkapan data dukung sekaligus mengevaluasi pelaksanaan pembangunan ZI di setiap pokja. Kami akan menindaklanjuti setiap arahan dan catatan yang diberikan agar pelaksanaan pembangunan Zona Integritas semakin optimal,” ujar Saifullah.
Sementara itu, Kalapas Kelas IIB Mojokerto, Arifin Akhmad, menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang diberikan oleh Tim Itjen. Menurutnya, pengecekan secara langsung dapat memberikan gambaran objektif mengenai kesiapan Lapas, baik dari sisi administrasi maupun implementasi pelayanan dan pembinaan.
“Kami berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan. Tidak hanya memastikan data dukung terpenuhi, tetapi juga memastikan seluruh pelayanan dan pelaksanaan tugas di lapangan benar-benar mencerminkan semangat pembangunan Zona Integritas,” ungkap Arifin Akhmad.
Dalam peninjauan lapangan, Tim Itjen juga melihat berbagai area di dalam Lapas, mulai dari kegiatan pembinaan kemandirian, dapur, sarana pelayanan, hingga aktivitas kerja warga binaan. Tim melihat langsung warga binaan yang mengikuti kegiatan kerja sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian.
Pendampingan kemudian dilanjutkan dengan pengecekan kembali bersama masing-masing ketua pokja untuk memastikan kesiapan setiap komponen pembangunan ZI. Kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat komitmen Lapas Kelas IIB Mojokerto dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, pelayanan publik yang berkualitas, serta lingkungan pemasyarakatan yang semakin profesional dan berintegritas.





















