Jakarta, Pelataran.com – Pengalaman di dunia industri menjadi kesempatan baru bagi 12 mahasiswa Program Studi S1 Ekonomi Syariah Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA). Mereka dinyatakan lolos Program Magang Industri Future Talent Hub (FTH) 2026 yang diselenggarakan Pijar Foundation.
Kelulusan para mahasiswa tersebut tercantum dalam Surat Keterangan Pijar Foundation Nomor 881/PIJAR-FS/FTH/VIII/2026 tentang daftar mahasiswa yang lolos program magang industri.
Para peserta telah melewati proses seleksi dan memperoleh penempatan pada sejumlah mitra industri sesuai kebutuhan serta kualifikasi masing-masing. Mereka akan menjalani magang pada bidang pemasaran digital, social media marketing, content creation, dan bidang relevan lainnya.
Program tersebut dilaksanakan melalui skema daring maupun luring. Skema penempatan disesuaikan dengan kebutuhan program dan bidang yang dijalani masing-masing peserta.
Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis UNUSIA, Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak., menyampaikan bahwa capaian tersebut menunjukkan kemampuan mahasiswa Ekonomi Syariah untuk berkompetisi dan beradaptasi dengan kebutuhan industri.
“Kelulusan 12 mahasiswa ini bukan hanya capaian akademik, tetapi juga langkah konkret untuk mempertemukan kompetensi ekonomi syariah dengan dinamika dunia kerja. Mahasiswa harus memanfaatkan kesempatan ini untuk membangun profesionalisme, integritas, kreativitas, dan kemampuan menyelesaikan persoalan nyata,” ujar Aras.
Menurutnya, pengalaman magang menjadi bagian penting dalam strategi FEB UNUSIA untuk memperkuat pembelajaran adaptif, kolaborasi kelembagaan, dan kesiapan karier mahasiswa.
Ketua Program Studi Ekonomi Syariah UNUSIA, Asiroch Yulia Agustina, M.E.I., mengatakan program tersebut akan memperluas wawasan mahasiswa mengenai praktik bisnis dan pengelolaan usaha.
“Mahasiswa Ekonomi Syariah perlu memahami bahwa nilai-nilai syariah harus hadir dalam praktik profesional, mulai dari etika kerja, tanggung jawab, komunikasi, hingga pengambilan keputusan. Kami berharap mereka mampu belajar sekaligus memberikan kontribusi terbaik bagi mitra penempatan,” tuturnya.
Sementara itu, dalam sesi pengenalan program, Pijar Foundation akan diwakili Titus Aldi Nata Wijaya selaku Program Strategist Future Talent Hub. Sejumlah mitra magang juga direncanakan hadir untuk berkenalan dan berdialog langsung dengan pihak kampus serta mahasiswa.
“Future Talent Hub dirancang untuk membantu talenta muda memperoleh pengalaman kerja yang relevan. Kami berharap 12 mahasiswa UNUSIA dapat mengembangkan keterampilan, memperluas jejaring profesional, dan memahami ekspektasi industri melalui pendampingan serta pengalaman langsung bersama mitra,” kata Titus.
Program Future Talent Hub menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mempertemukan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan dengan pengalaman profesional. Bagi mahasiswa Ekonomi Syariah, pengalaman tersebut juga menjadi kesempatan untuk melihat bagaimana kompetensi bidang studinya diterapkan dalam lingkungan kerja.
Kolaborasi FEB UNUSIA dan Pijar Foundation selanjutnya mempertemukan mahasiswa dengan dunia industri melalui pengalaman magang yang disesuaikan dengan bidang dan kualifikasi peserta.
























