Bengkulu — Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Bengkulu terus memperkuat kualitas pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat melalui keterlibatan aktif dalam agenda evaluasi pemasyarakatan tingkat nasional. Kepala Bapas Kelas I Bengkulu, Aidil Jumidi, bersama jajaran mengikuti Rapat Analisis dan Evaluasi di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan secara virtual, Selasa (06/10/2026).
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, serta diikuti oleh jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan, dan jajaran pemasyarakatan dari seluruh Indonesia. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk mengevaluasi pelaksanaan tugas sekaligus menyampaikan arahan dan penguatan kebijakan kepada seluruh jajaran pemasyarakatan.
Melalui rapat analisis dan evaluasi tersebut, berbagai aspek penyelenggaraan pemasyarakatan menjadi bagian dari pembahasan untuk memastikan pelaksanaan tugas berjalan secara efektif, terarah, dan selaras dengan kebijakan pimpinan. Forum ini juga menjadi sarana untuk memperkuat koordinasi antara jajaran pusat, Kantor Wilayah, dan UPT dalam menghadapi berbagai tantangan pelaksanaan tugas di lapangan.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanggapan yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengikuti pembahasan secara aktif. Interaksi tersebut menjadi bagian penting dalam menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, serta memastikan berbagai kebijakan dan arahan dapat dipahami dan diterapkan secara optimal oleh masing-masing satuan kerja.
Kepala Bapas Kelas I Bengkulu, Aidil Jumidi, menyampaikan bahwa rapat analisis dan evaluasi merupakan momentum penting untuk melakukan refleksi terhadap pelaksanaan tugas sekaligus meningkatkan kualitas kinerja jajaran.
“Arahan dan hasil evaluasi dalam rapat ini menjadi bahan penting bagi kami untuk terus memperbaiki pelaksanaan tugas dan fungsi Bapas. Kami berkomitmen memastikan setiap kebijakan pimpinan dapat diterjemahkan dalam pelayanan yang semakin profesional, responsif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Aidil Jumidi.
Menurutnya, penguatan koordinasi dan evaluasi secara berkelanjutan diperlukan agar pelaksanaan tugas pemasyarakatan, khususnya pembimbingan kemasyarakatan, dapat berjalan semakin optimal. Bapas memiliki peran penting dalam mendukung proses reintegrasi sosial melalui pembimbingan, pendampingan, pengawasan, serta berbagai layanan kemasyarakatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Aidil menegaskan bahwa peningkatan kualitas kinerja tidak hanya berorientasi pada pemenuhan tugas administratif, tetapi juga harus berdampak pada kualitas pelayanan yang diterima masyarakat. Karena itu, setiap arahan pimpinan akan menjadi bahan evaluasi internal untuk mendorong jajaran bekerja secara lebih efektif, terukur, dan berorientasi pada hasil.
“Kami akan terus memperkuat sinergi dan koordinasi internal agar seluruh jajaran memiliki pemahaman yang sama dalam menjalankan tugas. Harapannya, peningkatan kinerja tersebut dapat bermuara pada pelayanan pemasyarakatan yang lebih baik dan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan yang diikuti dari Aula Bapas Kelas I Bengkulu tersebut berlangsung hingga seluruh rangkaian selesai. Keikutsertaan Bapas Kelas I Bengkulu dalam forum nasional ini menjadi wujud komitmen untuk terus mengikuti perkembangan kebijakan, menerima penguatan dari pimpinan, serta melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas di tingkat satuan kerja.
Melalui evaluasi yang dilakukan secara berkelanjutan, Bapas Kelas I Bengkulu berkomitmen menjaga kualitas pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan sekaligus memperkuat pelayanan publik. Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung terwujudnya penyelenggaraan pemasyarakatan yang semakin profesional, terkoordinasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta proses reintegrasi sosial.(IH)

















