Bengkulu – Kepala Rumah Tahanan Negara (Karutan) Kelas IIB Bengkulu, Herisistam, melakukan peninjauan terhadap sarana dan prasarana di lingkungan Rutan, dengan perhatian khusus pada fasilitas tempat ibadah dan tempat pembuangan akhir (TPA). Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kelayakan fasilitas serta kebersihan lingkungan guna mendukung pelaksanaan tugas dan pelayanan pemasyarakatan.
Dalam peninjauan tersebut, Karutan memperhatikan kondisi tempat ibadah yang digunakan warga binaan untuk menjalankan kegiatan kerohanian. Fasilitas ini memiliki peran penting dalam mendukung pembinaan kepribadian serta pemenuhan hak warga binaan untuk beribadah sesuai agama dan kepercayaannya. Oleh karena itu, kondisi dan kelayakan tempat ibadah perlu terus diperhatikan agar dapat digunakan dengan baik.
Selain tempat ibadah, Herisistam juga menaruh perhatian terhadap area tempat pembuangan akhir di lingkungan Rutan. Pengelolaan sampah dan kebersihan area tersebut menjadi hal penting untuk menjaga lingkungan tetap bersih, sehat, dan tertata, sekaligus mencegah timbulnya gangguan yang dapat memengaruhi kenyamanan lingkungan Rutan.
Karutan Bengkulu, Herisistam, menegaskan bahwa pemeliharaan sarana dan prasarana harus menjadi perhatian bersama. Menurutnya, fasilitas yang terawat serta lingkungan yang bersih merupakan bagian penting dalam menunjang kegiatan pembinaan dan pelaksanaan tugas sehari-hari.
“Fasilitas tempat ibadah harus kita perhatikan karena menjadi bagian penting dalam mendukung pembinaan kerohanian warga binaan. Begitu juga dengan tempat pembuangan akhir, kebersihan dan pengelolaannya perlu dijaga agar lingkungan Rutan tetap bersih, sehat, dan tertata,” ujar Herisistam.
Melalui peninjauan ini, Rutan Bengkulu terus mendorong perhatian terhadap pemeliharaan fasilitas dan kebersihan lingkungan secara berkelanjutan. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang lebih tertib, nyaman, dan kondusif bagi petugas maupun warga binaan.























