Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Leaderboard Puteri Anak dan Puteri Remaja Banten 2026
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Penggunaan Pestisida Nabati Berbahan Dasar Ubi Gadung Sebagai Salah Satu Alternatif Untuk Mengurangi Hama Tikus

The Use of Plant-Based Pesticides Made from Kudzu Root as an Alternative to Reduce Rat Pests

KKN WAJAK FP UB by KKN WAJAK FP UB
2 August 2025
in Pendidikan
A A
0
Kegiatan Mahasiswa KKN FP UB Desa Wajak 2025 (Sumber: Dokumentasi Penulis)

Kegiatan Mahasiswa KKN FP UB Desa Wajak 2025 (Sumber: Dokumentasi Penulis)

862
SHARES
1.2k
VIEWS

Mahasiswa KKN Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya perkenalkan ubi gadung sebagai pestisida ramah lingkungan

Desa Wajak, Kabupaten Malang, merupakan wilayah pertanian yang cukup aktif dalam produksi komoditas jagung. Namun, belakangan ini petani setempat menghadapi masalah serius berupa serangan hama tikus yang menyerang tanaman sejak fase vegetatif hingga menjelang panen. Hama tikus (Rattus spp.) menyebabkan kerusakan signifikan, baik dari segi kuantitas hasil maupun kualitas panen jagung.

Picture2

“Biasanya kalau gulma nya sudah dibersihkan tikusnya ikut hilang mbak, tapi tahun ini gulma yang dibersihkan tidak mengurangi tikus sama sekali,” tegas Pak Mit.

Berbagai cara pengendalian telah dicoba, termasuk penggunaan pestisida kimia. Namun, dampak jangka panjang dari bahan kimia terhadap tanah, ekosistem, dan kesehatan manusia menimbulkan kekhawatiran. Karena itu, muncul kebutuhan akan solusi yang lebih ramah lingkungan dan mudah diakses oleh petani.

Sabtu, 12 Juli 2025, Mahasiswa KKN dari Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya di Desa Wajak serta dosen pembimbing lapang, Prof. Dr. Ir. Nurul Aini M.S. memperkenalkan ubi gadung sebagai solusi untuk mengurangi populasi hama tikus. Kandungan ini sebenarnarnya berbahaya jika dikonsumsi tanpa pengolahan, namun justru menjadi nilai tambah ketika dimanfaatkan sebagai bahan dasar pestisida nabati.

Mahasiswa KKN melihat potensi besar dari tanaman ini sebagai alternatif pengendali hama tikus di lahan jagung. Ubi gadung mudah ditemukan di lingkungan sekitar dan tidak bersaing dengan tanaman pangan utama, sehingga sangat cocok sebagai bahan pestisida alternatif yang dapat digunakan oleh petani untuk memandulkan tikus. Memandulkan tikus dengan memanfaatkan ubi gadung ini dapat mengurangi populasi tikus tanpa merusak rantai makanan yang ada di lahan jagung. Hal ini sesuai dengan SDGs no 12. Responsible Consumption and Production yang dapat menciptakan pertanian berkelanjutan.

“Ubi gadung tumbuh liar, mudah didapatkan dan mudah di manfaatkan sebagai pestisida nabati,” jelas Rohmat.

Picture3
Penjelasan pembuatan pestisida nabati oleh kelompok KKN (Sumber: Dokumentasi Penulis)

Kelompok KKN memberikan pelatihan kepada beberapa petani untuk menggolah ubi gadung menjadi pestisida nabati yang nantinya digunakan untuk memandulkan tikus. Sebelumnya mahasiswa kelompok KKN memperkenalkan bahan- bahan yang di gunakan, yaitu ubi gadung sebagai bahan utama, tepung ikan, terasi, kemiri, dedak padi, dan air. Terasi dan kemiri akan dibakar terlebih dahulu lalu dihaluskan. Ubi gadung yang sudah di parut kemudian di campur dengan semua bahan dengan menambahkan air secukupnya. Campuran ini nantinya kan dibentuk menyerupai pelet berbentuk balok dan kemudian dikering anginkan selama semalaman.

“Dibentuk seperti balok bertujuan agar pelet yang nantinya kita buat tidak mudah hancur dan langsung habis jika di makan tikus pak,” jelas Etha.

Pestisida nabati yang sudah selesai kemudian di aplikasikan dilahan jagung milik pak Mit yaitu salah satu petani jagung yang ada di Desa Wajak. Pestisida diaplikasikan ke titik-titik strategis di lahan jagung, terutama pada lubang aktif atau jalur yang sering dilalui tikus.

Setelah beberapa hari pak Mit melaporkan bahwa ada beberapa pestida nabati sudah berhasil menarik perhatian tikus dengan memakan pestisida nabati yang diletakkan di lubang-lubang tikus.

“Sudah ada yang di makan dan ada yang belum mbak, tinggal menunggu perkembanganya lagi saja,” ucap Pak Mit.

Respon petani terhadap inovasi ini sangat positif. Mereka menilai pestisida dari ubi gadung sebagai alternatif yang hemat biaya, aman untuk manusia, dan tidak mencemari lingkungan. Selain itu, metode ini dianggap memberikan pengetahuan baru dan menambah kemandirian petani dalam mengelola lahannya.

Sebagai bagian dari program keberlanjutan, kelompok KKN memberikan daftar bahan-bahan dan kandungan yang ada pada setiap bahan yang digunakan serta takaran yang diperlukan untuk pembuatan pestisida nabati yang diberikan kepada kelompok tani di Desa Wajak.

Diharapkan, setelah masa KKN selesai, petani dapat melanjutkan inovasi ini secara mandiri dan bahkan bisa mengembangkannya ke tanaman lain yang juga rawan terhadap serangan hama tikus.

Dengan edukasi yang berkelanjutan dan dukungan dari pemangku kepentingan lokal, inovasi sederhana ini berpotensi membawa dampak besar bagi ketahanan pangan petani jagung di Desa Wajak dan wilayah sekitarnya.

“Bergerak   Bersama Wajak, Tumbuhkan Inovasi, Membangun Kreativitas Masyarakat”

#DesaWajak

Baca Juga

WhatsApp Image 2026 06 13 at 20.41.40 1

Aerofit Competition 2026: Ketika Kreativitas, Kebugaran, dan Kompetensi Manajerial Mahasiswa Berpadu dalam Satu Panggung Prestasi

14 June 2026
6E23A682 8AC6 40D9 B793 C36572F65ED2

Mahasiswa Manajemen Dakwah C 24 UIN Raden Fatah Palembang Gelar Pelatihan Entrepreneur Dakwah untuk Menumbuhkan Jiwa Wirausaha Berbasis Nilai Keislaman

10 June 2026
WhatsApp Image 2026 06 07 at 17.00.06

Dari Culture Shock ke Culture Connect: MNC University dan UBD Hadirkan Webinternasional soal Komunikasi Antarbudaya

9 June 2026
Generasi Muda Cintai Jamu melalui Edukasi dan Praktik Langsung

Balai POM di Bima Dorong Generasi Muda Cintai Jamu melalui Edukasi dan Praktik Langsung

8 June 2026

#SDGs12

#PertanianBerkelanjutan

#KKNFPUB

#KKNFPUBDESAWAJAK2025

Penulis: Etha Natalina Br Karo Sekali

Mahasiswa Universitas Brawijaya

Dosen Pengampu Lapang: Prof. Dr. Ir. Nurul Aini M.S.

Editor: Etha Natalina Br Karo Sekali & Khansa Alifa Suci

    Share345Tweet216Share60Pin78SendShare
    Leaderboard Satu Rumah
    Previous Post

    Toxic Positivity: Ketika Selalu ‘Stay Positive’ Justru Merugikan Mental

    Next Post

    KKGMI VII Kec. Tamalate Adakan Kegiatan Rutin Pelatihan PKG & PKKM

    KKN WAJAK FP UB

    KKN WAJAK FP UB

    Related Posts

    WhatsApp Image 2026 06 13 at 20.41.40 1

    Aerofit Competition 2026: Ketika Kreativitas, Kebugaran, dan Kompetensi Manajerial Mahasiswa Berpadu dalam Satu Panggung Prestasi

    14 June 2026
    6E23A682 8AC6 40D9 B793 C36572F65ED2

    Mahasiswa Manajemen Dakwah C 24 UIN Raden Fatah Palembang Gelar Pelatihan Entrepreneur Dakwah untuk Menumbuhkan Jiwa Wirausaha Berbasis Nilai Keislaman

    10 June 2026
    WhatsApp Image 2026 06 07 at 17.00.06

    Dari Culture Shock ke Culture Connect: MNC University dan UBD Hadirkan Webinternasional soal Komunikasi Antarbudaya

    9 June 2026
    Generasi Muda Cintai Jamu melalui Edukasi dan Praktik Langsung

    Balai POM di Bima Dorong Generasi Muda Cintai Jamu melalui Edukasi dan Praktik Langsung

    8 June 2026
    Next Post
    Screenshot 2025 08 02 134715

    KKGMI VII Kec. Tamalate Adakan Kegiatan Rutin Pelatihan PKG & PKKM

    WhatsApp Image 2025 08 01 at 22.24.38

    Ketua Komisi II DPR RI Apresiasi Langkah Konkret Kementerian ATR/BPN Berikan Kepastian Hak Atas Tanah Ulayat di Kalimantan Selatan

    WhatsApp Image 2025 08 01 at 22.24.00

    Menteri Nusron Ajak Pemerintah Daerah Se-Kalimantan Selatan Kawal Empat Program Strategis Kementerian ATR/BPN

    IMG 20250801 WA0025

    Arsip Jadi Penentu Sengketa Tanah, Mahasiswa SPI UNUSIA Soroti Lemahnya Perlindungan Hak Adat

    IMG 20250802 WA0011

    Kunjungan Mahasiswa Program Studi Sejarah Peradaban Islam Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia ke Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI)

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Banjir di Suwawa Selatan. (foto BPBD PROV. Gorontalo)
    Berita Utama

    BPBD Imbau Warga Gorontalo Waspadai Hujan Lebat

    by Salsabila Witri Susanto
    12 June 2026
    0

    BPBD Imbau Warga Gorontalo Waspadai Hujan Lebat Kota Gorontalo - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo mengimbau seluruh masyarakat...

    Read moreDetails
    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    15 May 2026
    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    15 May 2026
    Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan

    Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan

    6 May 2026
    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

    24 April 2026
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    WhatsApp Image 2026 06 13 at 10.33.59

    Siap Gelar Musda 2026, DPD KNPI Kabupaten Sukoharjo Sukses Laksanakan Rapimpurda Penuh Semangat Kolaborasi

    14 June 2026
    WhatsApp Image 2026 06 13 at 20.41.40 1

    Aerofit Competition 2026: Ketika Kreativitas, Kebugaran, dan Kompetensi Manajerial Mahasiswa Berpadu dalam Satu Panggung Prestasi

    14 June 2026
    WhatsApp Image 2026 06 13 at 18.23.54

    Warga Binaan Lapas Bandanaira Pimpin Ibadah Tutup Usbu, Sampaikan Pesan Syukur dan Kasih Melalui 1 Tesalonika 5:15-18

    13 June 2026
    IMG 20260613 WA0010 1

    Sarana Pembinaan Keterampilan Cuci Kendaraan bagi Warga Binaan di Sarana Asimilasi Edukasi (SAE) Lapas Arjasa

    13 June 2026
    WhatsApp Image 2026 06 13 at 10.22.41

    Koordinasi Atasi Overstaying, Rutan Bengkulu Kunjungi Pengadilan Negeri Bengkulu

    13 June 2026
    WhatsApp Image 2026 06 13 at 11.30.56 1

    Antisipasi Gangguan Kesehatan, Rutan Bengkulu Optimalkan Senam Pagi bagi Tahanan Baru

    13 June 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 redaksi@pelataran.com

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    Salsa
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita