Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Leaderboard Puteri Anak dan Puteri Remaja Banten 2027
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup

Toxic Positivity: Ketika Selalu ‘Stay Positive’ Justru Merugikan Mental

Penulis: Enjelin Amanda Dewi

Enjelin Amanda Dewi by Enjelin Amanda Dewi
2 August 2025
in Gaya Hidup
A A
0
image upscaler opini berita min
858
SHARES
1.2k
VIEWS

Bayangkan ini: seseorang sedang mengalami kegagalan, kehilangan, atau hari yang sangat berat. Namun alih-alih mendapat ruang untuk mengekspresikan perasaannya, ia justru mendengar, “Kamu harus tetap positif,” atau “Ayo semangat, jangan sedih terus.” Niatnya baik, tapi respons semacam ini justru bisa membuat luka mental semakin dalam. Inilah yang disebut toxic positivity.

Optimisme Berlebihan dan Penyangkalan Emosi

Menurut UNJANI (2024), toxic positivity adalah bentuk dorongan untuk terus berpikir positif secara berlebihan, hingga akhirnya menolak, mengabaikan, atau menekan emosi negatif yang valid. Meski tampak menyemangati, kalimat-kalimat motivasi bisa berubah menjadi beban ketika seseorang tidak diberi ruang untuk jujur tentang rasa kecewa, sedih, atau marah.

Fenomena ini memperlihatkan bahwa di tengah budaya “good vibes only,” banyak orang terjebak dalam tuntutan untuk selalu terlihat bahagia. Padahal menurut Psikologi UMA, emosi negatif seperti kesedihan, frustrasi, dan kemarahan adalah bagian normal dari pengalaman manusia dan justru penting untuk kesehatan mental jangka panjang.

Media Sosial dan Ilusi Bahagia

Di era media sosial, toxic positivity semakin marak. Platform seperti Instagram atau TikTok dipenuhi unggahan penuh semangat, quotes inspiratif, hingga pencitraan kehidupan yang seolah tanpa masalah. Hal ini menimbulkan tekanan tidak langsung agar setiap orang harus selalu tampil bahagia.

Halodoc (2024) menyebut bahwa hal ini bisa membuat seseorang merasa bersalah saat mengalami emosi negatif. Mereka jadi berpikir, “Aku harusnya bersyukur,” atau “Aku lemah karena merasa seperti ini.” Akhirnya, mereka menyembunyikan perasaan asli dan memaksakan senyum demi terlihat baik-baik saja.

Ketidakjujuran Emosional dan Dampaknya

Baca Juga

Dari Sains Hingga Panggung Budaya: Muhammad Afif Al Ahza Siap Banggakan DKI Jakarta di Mister Cultural 2026

Dari Sains Hingga Panggung Budaya: Muhammad Afif Al Ahza Siap Banggakan DKI Jakarta di Mister Cultural 2026

5 September 2026
Chelsi Chiapinsky Heryadi Raih Medali Emas dan Special Award di WICO 2026

Chelsi Chiapinsky Heryadi Raih Medali Emas dan Special Award di WICO 2026

22 July 2026
Cut Bianca Shaleeta, Puteri Anak Indonesia 2024, Hadirkan Ruang Harapan Bersama KIKA untuk Anak Indonesia

Cut Bianca Shaleeta, Puteri Anak Indonesia 2024, Hadirkan Ruang Harapan Bersama KIKA untuk Anak Indonesia

9 July 2026
Bravo! Inilah Pemenang Ajang Pemilihan Puteri Anak dan Puteri Remaja Indonesia Banten 2026

Pendaftaran Puteri Anak dan Puteri Remaja Banten 2027 Resmi Dibuka

9 July 2026

Tekanan untuk selalu positif dapat menimbulkan kelelahan mental, burnout, bahkan isolasi emosional. Ketika seseorang tidak merasa bebas untuk mengekspresikan kesedihannya, mereka bisa kehilangan koneksi autentik dengan diri sendiri maupun dengan orang lain.

Menurut ahli psikologi, bentuk dukungan yang sehat bukanlah menyuruh orang untuk melupakan rasa sakitnya, tetapi mengakui dan memvalidasi perasaannya terlebih dahulu. Kalimat sederhana seperti “nggak apa-apa kalau kamu belum baik-baik saja” bisa jauh lebih menyembuhkan dibanding “ayo tetap semangat.”

Kesimpulan

Toxic positivity mengajarkan bahwa hanya emosi positif yang boleh dirasakan, dan itu adalah pandangan yang keliru. Dalam kehidupan nyata, semua emosi memiliki tempatnya. Menerima kesedihan bukan berarti lemah—justru itu tanda bahwa kita manusia.

Sudah saatnya kita membangun budaya yang lebih empatik: yang tidak hanya memuja semangat, tetapi juga merangkul luka. Karena kesehatan mental tidak dibentuk dari senyuman palsu, tetapi dari keberanian untuk merasa apa pun yang sedang dirasakan.

Penulis: Enjelin Amanda Dewi

Sumber gambar: canva.com

    Share343Tweet215Share60Pin77SendShare
    Leaderboard Puteri Anak dan Puteri Remaja Banten 2027
    Previous Post

    Mahasiswa KKN-T IDBU Tim 41 Universitas Diponegoro Hadirkan Modul Pencatatan Keuangan Sederhana untuk Optimalisasi Industri Rumahan Warga Dusun Tembelang

    Next Post

    Penggunaan Pestisida Nabati Berbahan Dasar Ubi Gadung Sebagai Salah Satu Alternatif Untuk Mengurangi Hama Tikus

    Enjelin Amanda Dewi

    Enjelin Amanda Dewi

    Related Posts

    Dari Sains Hingga Panggung Budaya: Muhammad Afif Al Ahza Siap Banggakan DKI Jakarta di Mister Cultural 2026

    Dari Sains Hingga Panggung Budaya: Muhammad Afif Al Ahza Siap Banggakan DKI Jakarta di Mister Cultural 2026

    5 September 2026
    Chelsi Chiapinsky Heryadi Raih Medali Emas dan Special Award di WICO 2026

    Chelsi Chiapinsky Heryadi Raih Medali Emas dan Special Award di WICO 2026

    22 July 2026
    Cut Bianca Shaleeta, Puteri Anak Indonesia 2024, Hadirkan Ruang Harapan Bersama KIKA untuk Anak Indonesia

    Cut Bianca Shaleeta, Puteri Anak Indonesia 2024, Hadirkan Ruang Harapan Bersama KIKA untuk Anak Indonesia

    9 July 2026
    Bravo! Inilah Pemenang Ajang Pemilihan Puteri Anak dan Puteri Remaja Indonesia Banten 2026

    Pendaftaran Puteri Anak dan Puteri Remaja Banten 2027 Resmi Dibuka

    9 July 2026
    Next Post
    Kegiatan Mahasiswa KKN FP UB Desa Wajak 2025 (Sumber: Dokumentasi Penulis)

    Penggunaan Pestisida Nabati Berbahan Dasar Ubi Gadung Sebagai Salah Satu Alternatif Untuk Mengurangi Hama Tikus

    Screenshot 2025 08 02 134715

    KKGMI VII Kec. Tamalate Adakan Kegiatan Rutin Pelatihan PKG & PKKM

    WhatsApp Image 2025 08 01 at 22.24.38

    Ketua Komisi II DPR RI Apresiasi Langkah Konkret Kementerian ATR/BPN Berikan Kepastian Hak Atas Tanah Ulayat di Kalimantan Selatan

    WhatsApp Image 2025 08 01 at 22.24.00

    Menteri Nusron Ajak Pemerintah Daerah Se-Kalimantan Selatan Kawal Empat Program Strategis Kementerian ATR/BPN

    IMG 20250801 WA0025

    Arsip Jadi Penentu Sengketa Tanah, Mahasiswa SPI UNUSIA Soroti Lemahnya Perlindungan Hak Adat

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR
    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR

    by Redaksi
    27 August 2026
    0

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan...

    Read moreDetails
    IMG 20260813 WA0042

    Pilar Saga Ultimatum Provider: Jangan Lagi Pasang Kabel Fiber Optik di Atas Jalan

    14 August 2026
    Banjir di Suwawa Selatan. (foto BPBD PROV. Gorontalo)

    BPBD Imbau Warga Gorontalo Waspadai Hujan Lebat

    12 June 2026
    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    15 May 2026
    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    15 May 2026
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    Workshop copywriting dan AI bersama Ahmad Madani membahas strategi membuat konten yang menarik perhatian dan meningkatkan konversi

    Siswa Labschool Belajar Mengubah Fitur Menjadi Manfaat

    10 September 2026
    Alat NoodleTech berbasis IoT untuk proses pengacakan, pencetakan, penggulungan, dan pendataan produksi Mie Lethek

    Saat Tradisi Bertemu Otomasi: NoodLeTech Hadir untuk Menjawab Tantangan Produksi Mie Lethek

    10 September 2026
    Melihat secara langsung apartemen cacing sutra

    Apartemen Cacing Sutra Berbasis Energi Surya, Dorong Kemandirian Pakan di Desa Karangnanas

    10 September 2026
    Komunikasi manusia dan mesin AI

    Komunikasi Manusia dan Mesin Ketika Batas Itu Semakin Kabur

    10 September 2026
    pelataran 1

    PEDAL JUARA Dorong Anak Pemulung Bantargebang Berani Bermimpi dan Mengenali Potensi Diri

    10 September 2026
    WhatsApp Image 2026 09 10 at 09.37.22

    KUA Pangkalan Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Momentum Meneladani Akhlak Rasulullah

    10 September 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 redaksi@pelataran.com

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    Iklan MC DSA Square
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita