Sidoarjo – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto mengikuti Kegiatan Uji Petik Kertas Kerja Penilaian Anugerah Pembangunan Budaya Integritas (APBI) di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, Sabtu (29/8).
Dalam kegiatan tersebut, Lapas Mojokerto menjadi salah satu satuan kerja yang masuk dalam usulan penerima APBI Madya. Keikutsertaan ini menjadi bagian dari proses penilaian sekaligus evaluasi terhadap komitmen satuan kerja dalam membangun dan mempertahankan budaya integritas melalui pembangunan Zona Integritas. Surat pelaksanaan kegiatan tersebut ditujukan salah satunya kepada Kepala Lapas Kelas IIB Mojokerto dan Ketua Tim Zona Integritas.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Lapas Mojokerto juga berdiskusi bersama jajaran terkait pendampingan pembangunan budaya integritas yang telah dilakukan sebelumnya. Diskusi menjadi bagian dari penguatan dan evaluasi terhadap langkah-langkah yang telah dilaksanakan dalam mendukung pembangunan Zona Integritas.
Inspektur Wilayah IV, Jayanta Surbakti, menyampaikan bahwa pendampingan pembangunan budaya integritas dilakukan melalui penguatan reformasi birokrasi. Upaya tersebut diharapkan mampu mendorong perubahan dan peningkatan kualitas tata kelola secara berkelanjutan.
Masuknya Lapas Mojokerto dalam usulan APBI Madya menjadi motivasi untuk terus memperkuat budaya integritas dan melanjutkan pembangunan Zona Integritas secara konsisten dalam pelaksanaan tugas maupun pelayanan kepada masyarakat.






















