Pemborosan makanan atau food waste dapat dikurangi melalui kebiasaan sederhana, salah satunya dengan memanfaatkan bahan pangan yang tersedia di sekitar. Upaya tersebut menjadi fokus kegiatan Gizi Abdi Masyarakat (GAM) TM 3 yang diselenggarakan oleh divisi Pengabdian Masyarakat AMAZI, Program Studi Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), Universitas Airlangga. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (12/9/2026) di RW 01, Kelurahan Tambaksari, Surabaya, mengajak warga mengenal konsep food rescue sekaligus memahami potensi pangan lokal untuk diolah menjadi makanan yang bermanfaat.
Dalam kegiatan tersebut, materi food rescue disampaikan oleh Sasha Anggita Ramadhan, S.Gz. Warga diajak memahami pentingnya memanfaatkan bahan pangan secara optimal agar tidak berakhir sebagai sampah. Edukasi ini juga mendorong masyarakat untuk lebih bijak dalam mengelola makanan di rumah, mulai dari memperhatikan bahan pangan yang tersedia hingga mencari cara untuk mengolahnya menjadi hidangan yang dapat dikonsumsi.
Penerapan pemanfaatan pangan lokal turut diperkenalkan melalui demonstrasi memasak yang dipandu oleh Salsabila Syifa. Dalam sesi ini, ikan lele hasil budidaya di lingkungan Tambaksari diolah menjadi bakso. Praktik tersebut menunjukkan bahwa bahan pangan yang tersedia di sekitar masyarakat dapat dikembangkan menjadi beragam olahan makanan. Selain dapat dimanfaatkan sebagai variasi menu keluarga, olahan ikan lele tersebut juga berpotensi menjadi inspirasi usaha bagi warga yang ingin mengembangkan produk pangan lokal bernilai ekonomi.

Sebelum dan sesudah penyampaian materi, warga mengikuti pre-test dan post-test untuk melihat gambaran pemahaman mereka mengenai materi yang diberikan. Kegiatan juga dilengkapi dengan diskusi dan tanya jawab sehingga peserta dapat bertanya secara langsung mengenai topik yang dibahas. Melalui rangkaian edukasi dan praktik tersebut, warga tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai food rescue, tetapi juga melihat contoh pengolahan bahan pangan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan GAM TM 3 menjadi salah satu upaya AMAZI UNAIR dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), terutama tujuan ke-3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera serta tujuan ke-12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab. Melalui pengenalan pemanfaatan pangan lokal, masyarakat diharapkan semakin sadar akan pentingnya mengelola bahan makanan secara bijak dan mengurangi pemborosan pangan dari lingkungan rumah tangga.
AMAZI UNAIR berharap edukasi ini dapat mendorong warga RW 01 Tambaksari untuk mulai menerapkan kebiasaan memanfaatkan bahan pangan secara optimal. Selain membantu mengurangi food waste, keterampilan mengolah bahan pangan lokal juga dapat membuka peluang bagi masyarakat untuk menciptakan produk makanan yang memiliki nilai tambah.






















