Kesadaran dalam memenuhi kebutuhan gizi keluarga dapat dimulai dari kebiasaan sehari-hari, termasuk menentukan bahan pangan dan mengolah makanan secara tepat. Upaya tersebut menjadi salah satu perhatian dalam pelaksanaan Gizi Abdi Masyarakat (GAM) TM 2 tahun 2026 oleh divisi Pengabdian Masyarakat AMAZI, organisasi mahasiswa Program Studi Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), Universitas Airlangga. Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu (5/9/2026) di RW 01, Kelurahan Tambaksari, Surabaya, berfokus pada edukasi gizi rumah tangga sebagai upaya memperluas pengetahuan masyarakat mengenai penerapan pola makan yang baik dalam kehidupan sehari-hari.
Penyampaian materi edukasi dilakukan oleh Dr. Triska Susila Nindya, S.K.M., M.P.H., yang membahas pentingnya pemenuhan gizi bagi setiap anggota keluarga. Melalui sesi tersebut, warga memperoleh pemahaman mengenai peran pengetahuan gizi dalam menentukan pilihan bahan makanan, menerapkan cara pengolahan yang sesuai, serta menyesuaikan asupan dengan kebutuhan sehari-hari. Pemahaman ini diharapkan dapat mendorong keluarga untuk menjadikan pemenuhan gizi sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari, bukan sekadar perhatian pada waktu tertentu.
Untuk mendukung proses pembelajaran, edukasi dilaksanakan dengan melibatkan warga melalui diskusi dan tanya jawab. Interaksi tersebut memberikan ruang bagi peserta untuk mengajukan pertanyaan dan memperdalam pemahaman terhadap materi yang disampaikan. Rangkaian kegiatan juga mencakup pelaksanaan pre-test sebelum edukasi untuk memperoleh gambaran mengenai pengetahuan awal peserta. Selanjutnya, post-test diberikan setelah penyampaian materi dan diskusi sebagai sarana evaluasi untuk mengetahui pemahaman peserta setelah mengikuti kegiatan.

Peningkatan kesadaran kesehatan masyarakat juga didukung melalui sesi NutriCheck yang menjadi bagian dari GAM TM 2. Dalam sesi ini, warga dapat mengikuti pemeriksaan asam urat, gula darah, kolesterol, dan tekanan darah, serta pengukuran komposisi tubuh menggunakan BIA (Bioelectrical Impedance Analysis). Kegiatan tersebut turut menyediakan layanan konsultasi gizi agar warga memperoleh informasi dan saran mengenai pemenuhan kebutuhan gizi yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing. Melalui pemeriksaan dan konsultasi tersebut, masyarakat diharapkan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai kondisi kesehatannya sehingga dapat menerapkan pola makan dan gaya hidup sehat untuk mendukung kesejahteraan diri maupun keluarga.
Pelaksanaan GAM TM 2 turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-3, yaitu Kehidupan Sehat dan Sejahtera. Edukasi gizi rumah tangga berperan dalam menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan melalui pengaturan konsumsi pangan sehari-hari. Kegiatan ini juga berkaitan dengan tujuan ke-12, yaitu Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, melalui pentingnya menyesuaikan perencanaan konsumsi dengan kebutuhan serta menggunakan bahan pangan secara bijaksana. Penerapan kebiasaan tersebut diharapkan dapat mendukung upaya pengurangan food waste di tingkat rumah tangga.
Melalui penyelenggaraan GAM TM 2, AMAZI UNAIR berharap pengetahuan yang diperoleh warga RW 01 Tambaksari dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam membangun pola makan keluarga yang lebih baik. Perhatian terhadap pemilihan bahan pangan dan pengaturan konsumsi sesuai kebutuhan menjadi langkah sederhana yang dapat mendukung pemeliharaan kesehatan sekaligus mendorong pemanfaatan pangan secara lebih bertanggung jawab.
























