Yogyakarta (MAN 1 Yogya) – Mansa Journalist kembali melaksanakan kegiatan latihan rutin pada Senin (12/09/2026). Kegiatan ini berlangsung di kelas XI-E, XI-F, dan XI-C dengan materi yang berbeda sesuai divisi masing-masing. Latihan rutin ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota dalam bidang jurnalistik.
Divisi Redaksi melaksanakan latihan dengan materi kebahasaan teks berita. Dalam kegiatan ini, anggota mempelajari penggunaan bahasa yang tepat dalam penulisan berita agar informasi dapat disampaikan secara jelas, efektif, dan sesuai dengan kaidah kebahasaan.
Sementara itu, Divisi Fotografi membahas materi dasar kamera serta program kerja (proker) divisi. Materi dasar kamera diberikan untuk menambah pemahaman anggota mengenai teknik fotografi, sedangkan pembahasan program kerja menjadi sarana untuk merencanakan dan mengembangkan kegiatan divisi ke depannya.
Adapun Divisi Broadcast mengangkat materi short attention span, yaitu kondisi ketika seseorang mengalami kesulitan mempertahankan perhatian dalam waktu yang lama. Materi ini relevan dengan dunia penyiaran dan penyampaian informasi, khususnya dalam membuat konten yang menarik agar audiens dapat tetap fokus dan memahami pesan yang disampaikan.
Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., mengapresiasi latihan rutin Mansa Journalist sebagai wadah bagi murid untuk mengembangkan minat dan keterampilan di bidang jurnalistik. Menurutnya, kemampuan menulis, fotografi, dan penyiaran perlu terus diasah agar murid mampu menghasilkan karya yang berkualitas.
“Jurnalistik itu bukan hanya soal membuat berita atau konten yang menarik. Ada tanggung jawab untuk memastikan informasi yang disampaikan benar dan bisa dipertanggungjawabkan. Karena itu, kemampuan teknis harus terus dilatih, tetapi etika dan ketelitian juga tidak boleh dilupakan,” ujar Edi.
Melalui latihan rutin ini, Mansa Journalist berupaya mengembangkan kemampuan anggota sesuai bidang masing-masing sekaligus meningkatkan kualitas kerja organisasi. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi anggota untuk terus belajar, berlatih, dan berkolaborasi dalam menghasilkan karya jurnalistik yang informatif dan kreatif. (MHZ)



















