Yogyakarta (MAN 1 Yogya) — Tembok bagian utara MAN 1 Yogyakarta di Jalan Dr. Sardjito mendadak berubah menjadi galeri seni luar ruang yang megah dan penuh warna. Madrasah yang dikenal berprestasi ini resmi ditunjuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan Lomba Mural Tingkat SMP/MTs dan SMA/MA/SMK Sederajat yang digelar oleh Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dindikpora) Kota Yogyakarta.
Ajang adu kreatif untuk menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-270 Kota Yogyakarta tahun 2026, berlangsung selama dua hari, yakni Jumat hingga Sabtu, 9–10 Oktober 2026. Sebuah kolaborasi strategis bersama antara MAN 1 Yogyakarta dan Dindikpora Kota Yogyakarta dalam momen bersejarah ini. Pengubahan wajah tembok utara MAN 1 Yogyakarta ini memberikan dampak konkret bagi keasrian lingkungan dan citra lembaga.
Sebanyak 25 tim seniman muda terpilih dari berbagai sekolah se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) adu kreativitas menggoreskan kuas dan cat di sepanjang dinding utara kawasan sekolah. Beragam tema sosial, kebudayaan, hingga pesan-pesan edukatif dan semangat kepemudaan dituangkan secara ciamik oleh para seniman muda tersebut. Para peserta menyulap tembok polos sepanjang jalan menjadi deretan mahakarya visual. Lukisan-lukisan tersebut hadir secara otentik dan konkret, mengangkat pesan edukasi, sejarah, kebudayaan lokal, hingga refleksi kemajuan Kota Pelajar di usianya yang ke-270.

Kepala MAN 1 Yogyakarta, H. Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas kepercayaan Dindikpora Kota Yogyakarta yang memilih lokasi MAN 1 Yogyakarta sebagai kanvas ekspresi seni para pelajar.
“Selamat Hari Jadi ke-270 untuk Kota Yogyakarta! Kami sangat bersyukur dan bangga MAN 1 Yogyakarta dipercaya menjadi tuan rumah dan titik pusat gelaran lomba mural ini, tempat ajang berekspresi para generasi muda se-DIY. Melalui karya mural ini, tembok sekolah tidak hanya menjadi pembatas fisik, tetapi bertransformasi menjadi sarana edukasi publik, keindahan kota, dan wadah kreativitas positif bagi murid,” ujar Edi Triyanto.
Sentuhan mural karya murid se-DIY ini tidak hanya mempercantik kawasan, tetapi juga menjadi bukti konkret kontribusi seni pelajar dalam merawat identitas dan kebudayaan Jogja. Dinding utara MAN 1 Yogyakarta kini resmi menjadi spot estetis baru di tengah Kota Jogja, sebuah media ekspresi otentik generasi muda sekaligus ruang seni terbuka yang dapat dinikmati langsung oleh masyarakat luas.
Sementara itu, Waka Humas Apriyata dr. meninjau murid MAN 1 Yogyakarta yang ikut berpartisipasi pada event ini, menambahkan bahwa ajang ini juga menjadi sarana efektif dalam memperkuat hubungan kemitraan dengan instansi pemerintah serta masyarakat luas.
“Inisiatif ini sejalan dengan komitmen kehumasan kami dalam menyajikan nilai estetika dan mengomunikasikan pesan-pesan positif kepada publik. Dinding utara di Jalan Dr. Sardjito kini menjadi landmark seni baru yang mempercantik kawasan sekaligus memberikan daya tarik visual bagi pengguna jalan,” tutur Apriyata.
Suasana kompetisi berlangsung semarak dan riuh oleh antusiasme para peserta serta masyarakat yang melintas. Kehadiran karya-karya mural ini kini mempercantik wajah kawasan Jalan Dr. Sardjito sekaligus menegaskan peran aktif MAN 1 Yogyakarta dalam mendukung pemuda, seni, dan budaya di Kota Pelajar.
Ajang lomba mural ini sukses menyedot perhatian para pengguna jalan yang melintas. Deretan karya segar dan penuh warna di sepanjang tembok MAN 1 Yogyakarta menjadi kado visual yang indah dan otentik dalam memperingati 270 tahun perjalanan Kota Yogyakarta. (adr)

















