Arga Makmur, 18 September 2026 – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Arga Makmur terus memperkuat pengawasan dan deteksi dini sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Pemasyarakatan. Langkah tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Operasi Gabungan penggeledahan blok hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) bersama Aparat Penegak Hukum (APH), Jumat (18/9).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut melibatkan jajaran Lapas Arga Makmur, Satuan Operasional Kepatuhan Internal Pemasyarakatan (Satopspatnal) Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bengkulu, Kodim 0423 Bengkulu Utara, dan Polres Bengkulu Utara.
Penggeledahan dilaksanakan pada Blok Hunian Anggrek, Bougainville, Cempaka, dan Dahlia, meliputi kamar hunian WBP serta sejumlah area yang dinilai berpotensi menjadi tempat penyimpanan barang yang tidak diperkenankan berada di dalam Lapas.
Deteksi Dini sebagai Langkah Pencegahan
Pelaksanaan operasi gabungan menjadi bagian dari upaya Lapas Arga Makmur dalam mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) melalui pemeriksaan dan pengawasan secara terukur.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS-61.OT.02.02 Tahun 2026, Surat Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bengkulu Nomor WP.8.-PK.09.02-2038 Tahun 2026 tanggal 15 September 2026, serta arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan melalui Zoom Meeting pada 15 September 2026.
Melalui penggeledahan secara berkala dan melibatkan unsur terkait, Lapas berupaya memastikan kondisi blok hunian tetap berada dalam pengawasan serta mengidentifikasi sedini mungkin berbagai potensi yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.
Mendukung Implementasi 15 Program Aksi Kementerian Tahun 2026
Penguatan keamanan dan ketertiban melalui deteksi dini menjadi bagian dari upaya Lapas Arga Makmur mendukung implementasi 15 Program Aksi Kementerian Tahun 2026, khususnya dalam penguatan tata kelola Pemasyarakatan, pengawasan, dan pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban.
Pelaksanaan operasi gabungan juga sejalan dengan komitmen Pemasyarakatan dalam mendukung pemberantasan HALINAR (Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba).
Bagi Lapas Arga Makmur, pelaksanaan program tersebut tidak hanya dilakukan melalui tindakan penertiban, tetapi juga melalui penguatan pengawasan internal, peningkatan kewaspadaan petugas, serta sinergi dengan APH dalam menciptakan lingkungan Lapas yang aman dan kondusif.
Sinergi APH Perkuat Pengawasan Lapas
Keterlibatan Satopspatnal Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bengkulu, Kodim 0423 Bengkulu Utara, dan Polres Bengkulu Utara menjadi bagian dari penguatan koordinasi dalam pelaksanaan operasi gabungan.
Sinergi tersebut mendukung pelaksanaan penggeledahan secara terarah dengan tetap memperhatikan ketentuan, prosedur, serta aspek keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.
Bagi Lapas Arga Makmur, kerja sama lintas institusi menjadi salah satu unsur penting dalam memperkuat upaya pencegahan gangguan kamtib dan menjaga stabilitas keamanan di lingkungan Lapas.
Hasil Penggeledahan: Handphone dan Narkoba Nihil
Berdasarkan hasil penggeledahan pada Blok Hunian Anggrek, Bougainville, Cempaka, dan Dahlia, tidak ditemukan handphone maupun narkoba (nihil).
Namun, tim gabungan menemukan sejumlah barang yang tidak diperkenankan berada di dalam Lapas dan berpotensi disalahgunakan. Barang-barang tersebut selanjutnya diamankan untuk dilakukan pendataan dan tindak lanjut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Adapun barang yang diamankan meliputi cermin, kartu remi, alat pemotong, benda logam, korek api, botol kaca, paku besi, tali, serta beberapa barang lainnya.
Temuan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi Lapas Arga Makmur untuk terus meningkatkan pengawasan terhadap barang-barang yang berada di lingkungan blok hunian serta memperkuat langkah pencegahan agar tidak menimbulkan potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
Komitmen Lapas Arga Makmur Wujudkan Pemasyarakatan yang Aman dan Berintegritas
Kepala Lapas Kelas IIB Arga Makmur, Yulian Fernando, menyampaikan bahwa pelaksanaan operasi gabungan merupakan bagian dari komitmen Lapas dalam menjaga keamanan dan ketertiban sekaligus memperkuat sinergi dengan APH.
“Kami akan terus meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan di lingkungan Lapas. Operasi gabungan ini menjadi bagian dari upaya deteksi dini untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban, sekaligus memperkuat sinergi dengan Aparat Penegak Hukum. Setiap temuan akan kami tindak lanjuti sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Yulian.
Pelaksanaan Operasi Gabungan penggeledahan blok hunian WBP berlangsung aman, tertib, lancar, dan kondusif.
Lapas Arga Makmur berkomitmen untuk melaksanakan penggeledahan secara berkala dan berkelanjutan, meningkatkan pengawasan internal, serta memperkuat koordinasi dengan APH dalam mendukung pemberantasan HALINAR.
Sebab, keamanan dan ketertiban Pemasyarakatan dibangun melalui deteksi dini yang konsisten, pengawasan yang berkelanjutan, dan sinergi seluruh pihak dalam menjaga lingkungan Lapas tetap aman, tertib, dan kondusif





















