Bengkulu – Tiga orang Aparatur Sipil Negara (ASN) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkulu mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Duta Kerja Sama, Bimtek Pelayanan Publik, serta Bimtek Aplikasi SIKAP (Sistem Informasi Kerja Sama Pemasyarakatan) yang diselenggarakan di Aula Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bengkulu, Kamis (05/11).
Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim Direktorat Teknologi Informasi dan Kerja Sama Pemasyarakatan yang dipimpin oleh Kasubdit Kerja Sama Pemasyarakatan, Gayatri Rachmi Rilowati. Bimbingan teknis tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas dan kompetensi ASN Pemasyarakatan, khususnya dalam pengelolaan kerja sama, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi.
Melalui Bimtek Duta Kerja Sama, peserta mendapatkan pemahaman mengenai peran strategis dalam membangun, mengembangkan, dan mengelola hubungan kerja sama dengan berbagai pihak. Hal ini penting untuk mendorong terciptanya kolaborasi yang produktif dan berkelanjutan guna mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan.
Sementara itu, materi pelayanan publik diarahkan pada peningkatan pemahaman mengenai standar pelayanan, profesionalisme aparatur, serta pentingnya memberikan layanan yang transparan, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Pada sesi Bimtek Aplikasi SIKAP, peserta dibekali pemahaman teknis terkait penggunaan Sistem Informasi Kerja Sama Pemasyarakatan sebagai sarana pendataan, pengelolaan, dan pemantauan kerja sama secara lebih terintegrasi dan sistematis.
Keikutsertaan tiga ASN Lapas Bengkulu dalam kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas kinerja organisasi. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh nantinya dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sekaligus dibagikan kepada jajaran lainnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Bengkulu terus mendorong pengembangan kompetensi sumber daya manusia sebagai salah satu fondasi dalam mewujudkan tata kelola pemasyarakatan yang profesional, adaptif, dan mampu memberikan pelayanan publik berkualitas.

















