CIREBON – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 46 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berkolaborasi dengan BMH (Baitul Maal Hidayatullah) melalui program Indonesia Bercerita menyelenggarakan kegiatan PELITA (Penguatan Literasi Untuk Kita) di SD Negeri 1 Sambeng, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, Kamis (6/8).
Kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa dalam mendukung penguatan budaya literasi melalui perpustakaan keliling dan storytelling interaktif yang dikemas secara edukatif dan menyenangkan. Program PELITA dirancang untuk menghadirkan pengalaman belajar yang berbeda bagi peserta didik. Tidak hanya memberikan akses terhadap berbagai koleksi buku bacaan, kegiatan ini juga mengajak siswa menikmati proses belajar melalui cerita yang disampaikan secara interaktif. Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa KKN berharap literasi tidak lagi dipandang sebagai kegiatan yang membosankan, melainkan menjadi aktivitas yang mampu membangun rasa ingin tahu, daya imajinasi, dan kebiasaan membaca sejak usia dini.
Sejak kegiatan dimulai, suasana SD Negeri 1 Sambeng tampak lebih semarak dari biasanya. Kehadiran mobil perpustakaan keliling langsung menarik perhatian para siswa. Mereka berbondong-bondong mengunjungi rak-rak buku untuk memilih bacaan sesuai minat masing-masing. Beragam koleksi buku cerita anak, pengetahuan umum, hingga buku bergambar menjadi daya tarik tersendiri yang membuat peserta didik antusias menghabiskan waktu bersama buku.

Kegiatan literasi tersebut tidak hanya menghadirkan pengalaman membaca yang berbeda, tetapi juga memperkenalkan kepada siswa bahwa buku dapat menjadi sarana belajar sekaligus hiburan yang menyenangkan. Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa KKN turut mendampingi peserta didik dalam memilih bacaan yang sesuai dengan usia dan kemampuan mereka. Pendampingan tersebut dilakukan agar siswa lebih mudah memahami isi bacaan sekaligus terdorong untuk menceritakan kembali apa yang telah mereka baca kepada teman-temannya.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Indonesia Bercerita, yang dibawakan oleh pendongeng BMH, Kak Taryam, bersama boneka Zido. Penyampaian cerita yang komunikatif dan diselingi interaksi bersama boneka membuat suasana semakin hidup. Gelak tawa dan antusiasme siswa mewarnai jalannya kegiatan. Tidak sedikit peserta didik yang aktif menjawab pertanyaan, menyampaikan pendapat, bahkan berani tampil di depan teman-temannya.
Melalui sesi membaca bersama dan storytelling interaktif, mahasiswa KKN berupaya menciptakan suasana belajar yang lebih komunikatif. Interaksi yang terjalin antara pendongeng, mahasiswa, dan siswa membuat kegiatan berlangsung dengan penuh antusias. Selain mendengarkan cerita, para siswa juga diajak berdialog, menjawab pertanyaan. Pendekatan tersebut diharapkan mampu melatih kemampuan menyimak, berbicara, dan berpikir kritis sejak usia dini.

Ketua KKN Kelompok 46 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Maulana Firgiansyah, mengatakan bahwa kolaborasi bersama BMH merupakan salah satu upaya untuk menghadirkan pengalaman literasi yang lebih dekat dengan dunia anak.
“Kami ingin menghadirkan pengalaman belajar yang berbeda bagi anak-anak. Literasi tidak hanya dilakukan melalui kegiatan membaca di dalam kelas, tetapi juga dapat dibangun melalui pendekatan yang menyenangkan, seperti mendongeng dan menghadirkan akses bacaan yang lebih beragam. Harapannya, anak-anak semakin akrab dengan buku dan menjadikan membaca sebagai kebiasaan,” ujarnya.
Menurut Firgiansyah, pemilihan program tersebut didasarkan pada pentingnya menghadirkan kegiatan literasi yang mampu memberikan pengalaman baru bagi peserta didik. Oleh karena itu, mahasiswa KKN menggandeng BMH agar kegiatan yang dilaksanakan tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga mampu membangun semangat belajar siswa melalui metode yang kreatif, komunikatif, dan menyenangkan.
Kolaborasi dengan BMH melalui Program Indonesia Bercerita juga menjadi wujud sinergi antara perguruan tinggi, lembaga sosial, dan sekolah dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Kehadiran berbagai pihak dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa penguatan budaya literasi tidak dapat dilakukan oleh sekolah semata, tetapi membutuhkan dukungan dan keterlibatan berbagai elemen masyarakat. Melalui kerja sama tersebut, mahasiswa KKN berharap semakin banyak ruang belajar yang mampu menghadirkan pengalaman literasi yang bermakna bagi anak-anak.
Program PELITA sekaligus menjadi bagian dari komitmen Mahasiswa KKN Kelompok 46 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat melalui sektor pendidikan. Selain memberikan manfaat bagi peserta didik, kegiatan ini diharapkan mampu mempererat kolaborasi antara perguruan tinggi, sekolah, dan mitra dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung tumbuhnya budaya literasi.
Melalui kegiatan ini, Mahasiswa KKN Kelompok 46 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berharap semangat membaca yang telah ditanamkan dapat terus berkembang di lingkungan SD Negeri 1 Sambeng. Kebiasaan membaca yang dibangun sejak dini diharapkan menjadi bekal bagi peserta didik untuk terus belajar, memperluas wawasan, serta membentuk karakter yang kritis, kreatif, dan gemar mencari pengetahuan. Dengan demikian, Program PELITA tidak hanya menjadi sebuah kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi langkah kecil yang diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi penguatan literasi di lingkungan sekolah maupun masyarakat.




















