Bengkulu – Komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat terus diperkuat Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Bengkulu melalui perhatian terhadap kesehatan dan daya tahan tubuh pegawai. Salah satu upaya yang dilakukan adalah membagikan madu dan vitamin kepada jajaran pegawai sebagai bentuk dukungan terhadap kebugaran serta kesiapan dalam menjalankan tugas pelayanan pemasyarakatan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan kerja yang sehat sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap kesehatan sumber daya manusia di lingkungan Bapas Kelas I Bengkulu. Dengan kondisi tubuh yang terjaga dan semangat kerja yang baik, pegawai diharapkan dapat menjalankan tugas secara optimal serta memberikan pelayanan yang profesional, responsif, dan berkualitas kepada masyarakat.
Pembagian madu dan vitamin tersebut dikoordinasikan melalui bagian tata usaha sebagai bentuk perhatian terhadap kebutuhan pegawai dalam mendukung pelaksanaan tugas sehari-hari. Madu dan vitamin diberikan sebagai dukungan untuk menjaga kebugaran, dengan tetap memperhatikan pola hidup sehat, istirahat yang cukup, serta kebutuhan kesehatan masing-masing pegawai.
Kepala Subbagian Tata Usaha Bapas Kelas I Bengkulu, Cintoya, menyampaikan bahwa kesehatan pegawai merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi. Menurutnya, pegawai yang mendapatkan perhatian terhadap kesehatannya diharapkan dapat bekerja dengan lebih nyaman, bersemangat, dan bertanggung jawab.
“Pembagian madu dan vitamin ini merupakan bentuk perhatian terhadap kesehatan pegawai. Kami berharap dukungan sederhana ini dapat meningkatkan kepedulian seluruh jajaran untuk menjaga kebugaran tubuh, menerapkan pola hidup sehat, dan tetap bersemangat dalam melaksanakan tugas. Kesehatan pegawai perlu menjadi perhatian bersama karena turut mendukung kelancaran pelayanan kepada masyarakat,” ujar Cintoya.
Ia menambahkan bahwa upaya menjaga kesehatan perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui kebiasaan hidup sehat dan lingkungan kerja yang mendukung. Dengan demikian, pegawai dapat mempertahankan produktivitas sekaligus menjalankan tanggung jawab pelayanan secara konsisten.
Sementara itu, Kepala Bapas Kelas I Bengkulu, Aidil Jumidi, menegaskan bahwa kualitas pelayanan pemasyarakatan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan dan kedisiplinan pegawai, tetapi juga didukung oleh kondisi kesehatan serta kesiapan mereka dalam menjalankan tugas.
“Pegawai merupakan unsur penting dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, perhatian terhadap kesehatan dan kebugaran jajaran menjadi salah satu bentuk dukungan agar seluruh pegawai dapat menjalankan tugas secara maksimal. Kami ingin membangun budaya kerja yang sehat, disiplin, dan penuh tanggung jawab sehingga masyarakat memperoleh pelayanan yang semakin baik,” tegas Aidil.
Ia juga mengingatkan bahwa menjaga kesehatan merupakan tanggung jawab setiap individu. Pembagian madu dan vitamin diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh pegawai untuk memperhatikan kondisi tubuh, menjaga pola makan, beristirahat secara cukup, serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.
Bagi masyarakat, perhatian terhadap kesehatan pegawai memiliki arti penting karena pelayanan publik yang berkualitas membutuhkan sumber daya manusia yang siap bekerja dan mampu menjalankan tugas secara profesional. Di lingkungan Bapas, kesiapan tersebut mendukung pelaksanaan berbagai layanan, mulai dari pembimbingan klien pemasyarakatan hingga pendampingan terhadap Anak yang Berhadapan dengan Hukum.
Melalui kegiatan ini, Bapas Kelas I Bengkulu menegaskan komitmennya untuk terus membangun lingkungan kerja yang sehat dan produktif. Dengan memperhatikan kesehatan pegawai, memperkuat kedisiplinan, serta meningkatkan tanggung jawab dalam bekerja, Bapas Kelas I Bengkulu berupaya menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang semakin prima, humanis, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.(IH)
























