Balesari, 11 Agustus 2026 —Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Mandiri Misi Khusus (KKN MMK) UIN Walisongo Semarang melalui Divisi Ekonomi Kreatif menginisiasi program pendataan dan pendaftaran UMKM Desa Balesari ke Google Maps. Program ini merupakan salah satu upaya mahasiswa dalam mendorong digitalisasi usaha lokal sekaligus membantu pelaku UMKM agar lebih mudah ditemukan dan dijangkau oleh calon konsumen.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh perkembangan teknologi digital yang semakin memengaruhi pola masyarakat dalam mencari informasi mengenai produk dan layanan. Kehadiran usaha di platform digital menjadi salah satu peluang bagi pelaku UMKM untuk memperluas jangkauan pemasaran. Melalui Google Maps, lokasi usaha dapat ditemukan dengan lebih mudah oleh masyarakat, baik warga Desa Balesari maupun konsumen yang berasal dari luar wilayah desa.
Kegiatan diawali dengan melakukan pendataan terhadap sejumlah UMKM yang tersebar di Desa Balesari. Mahasiswa mendatangi lokasi usaha secara langsung untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan. Pendataan mencakup nama usaha, jenis usaha atau produk yang ditawarkan, alamat, jam operasional, nomor kontak, serta titik lokasi usaha agar informasi yang ditampilkan dapat sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Setelah proses pendataan selesai, mahasiswa Divisi Ekonomi Kreatif kemudian membantu pelaku UMKM dalam proses pembuatan dan pengelolaan profil bisnis di Google Maps. Informasi usaha yang telah dikumpulkan dimasukkan secara bertahap, kemudian dilengkapi dengan dokumentasi berupa foto lokasi maupun produk usaha. Deskripsi singkat mengenai usaha juga ditambahkan agar calon konsumen dapat memperoleh gambaran sebelum berkunjung.
Tidak hanya membantu proses pendaftaran, mahasiswa juga memberikan pendampingan kepada para pelaku UMKM mengenai pemanfaatan Google Maps. Pelaku usaha diberikan pemahaman mengenai pentingnya memperbarui informasi usaha, seperti perubahan jam operasional, nomor kontak, foto produk, maupun informasi lainnya. Pendampingan ini diharapkan dapat membuat pelaku UMKM mampu mengelola profil usahanya secara mandiri setelah program KKN selesai.
Program tersebut mendapat respons positif dari masyarakat Desa Balesari, khususnya para pelaku UMKM. Beberapa pelaku usaha menyampaikan bahwa mereka sebelumnya telah memiliki keinginan untuk mendaftarkan usahanya di Google Maps, tetapi masih mengalami kendala dalam memahami proses pendaftaran dan pengelolaannya. Kehadiran mahasiswa KKN dinilai membantu karena proses dilakukan secara langsung dan didampingi dari tahap pendataan hingga profil usaha dapat ditampilkan secara daring.
Melalui program ini, mahasiswa KKN MMK UIN Walisongo Semarang berharap digitalisasi UMKM di Desa Balesari dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi pelaku usaha. Pendaftaran UMKM di Google Maps tidak hanya menjadi sarana untuk meningkatkan visibilitas usaha, tetapi juga menjadi langkah awal dalam memperkenalkan potensi ekonomi lokal kepada masyarakat yang lebih luas.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa KKN dalam mendukung transformasi digital ekonomi desa. Dengan memanfaatkan teknologi yang sederhana dan mudah diakses, UMKM Desa Balesari diharapkan mampu meningkatkan jangkauan promosi, menarik lebih banyak calon konsumen, serta berkembang secara berkelanjutan di tengah perubahan pola pemasaran pada era digital.
Penulis: Tim KKN-MMK UIN Walisongo Semarang, Sekretaris























