Batang, Jawa Tengah — Mahasiswa KKN GIAT 16 UNNES melaksanakan kegiatan sosialisasi mengenai penggunaan gadget secara bijak kepada siswa sekolah dasar di Desa Kumesu, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang. Kegiatan yang mengusung tema “Sosialisasi Penggunaan Gadget secara Bijak pada Anak” ini menyasar siswa kelas 4–6 sekolah dasar.
Kegiatan tersebut merupakan salah satu program kerja tambahan KKN GIAT 16 UNNES di Desa Kumesu. Program ini diberi nama “Agen Dika”, yang merupakan singkatan dari Anak Generasi Digital Inovatif dan Kreatif. Agen Dika dirancang sebagai program edukasi yang bertujuan untuk membekali anak-anak dengan pemahaman mengenai penggunaan gadget secara bijak, sekaligus mendorong mereka agar mampu memanfaatkan teknologi secara inovatif, kreatif, dan bertanggung jawab.
Sosialisasi dilaksanakan secara bertahap di tiga sekolah dasar yang berada di Desa Kumesu. Kegiatan pertama dilaksanakan di SD Negeri 1 Kumesu pada 22 Juli 2026, kemudian dilanjutkan di SD Negeri 2 Kumesu pada 23 Juli 2026, dan SD Negeri 3 Kumesu pada 24 Juli 2026. Siswa kelas 4–6 menjadi sasaran utama kegiatan karena berada pada usia yang mulai aktif menggunakan gadget dalam kehidupan sehari-hari, baik untuk belajar maupun hiburan.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN memberikan pemahaman kepada siswa mengenai penggunaan gadget secara bijak. Materi disampaikan dengan pendekatan yang interaktif dan disesuaikan dengan usia siswa agar lebih mudah dipahami. Siswa diajak mengenali berbagai manfaat gadget sebagai sarana belajar, mencari informasi, dan mengembangkan kreativitas, sekaligus memahami risiko yang dapat muncul apabila gadget digunakan secara berlebihan atau tidak sesuai dengan kebutuhan.
Melalui program Agen Dika, siswa juga diarahkan untuk membangun kebiasaan digital yang positif, seperti mengatur waktu penggunaan gadget, memilih konten yang sesuai, memanfaatkan teknologi untuk kegiatan yang bermanfaat, serta lebih berhati-hati dalam mengakses dan menerima informasi di dunia digital. Mahasiswa turut mengajak siswa untuk tetap menyeimbangkan penggunaan gadget dengan kegiatan belajar, bermain, berinteraksi dengan keluarga dan teman, serta melakukan aktivitas lainnya di luar penggunaan perangkat digital.

Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Para siswa mengikuti penyampaian materi dan turut berpartisipasi dalam sesi interaksi yang diberikan oleh mahasiswa KKN. Suasana kegiatan berlangsung secara aktif dan komunikatif sehingga materi mengenai penggunaan gadget dapat diterima dengan lebih mudah oleh siswa.
Pelaksanaan Agen Dika (Anak Generasi Digital Inovatif dan Kreatif) menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN GIAT 16 UNNES dalam mendukung peningkatan literasi digital anak-anak di Desa Kumesu. Melalui edukasi sejak usia sekolah dasar, mahasiswa berharap siswa dapat tumbuh menjadi generasi yang mampu memanfaatkan perkembangan teknologi secara positif, kreatif, dan bertanggung jawab.
Kegiatan KKN GIAT 16 UNNES di Desa Kumesu berlangsung mulai 8 Juli hingga 27 Agustus 2026. Selain program kerja utama, mahasiswa juga melaksanakan berbagai program kerja tambahan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat. Salah satunya adalah Agen Dika yang menjadi upaya mahasiswa dalam memberikan edukasi sekaligus membangun kesadaran anak-anak mengenai pentingnya penggunaan gadget secara bijak di era digital.























