Jakarta, 6 November 2026 — Suasana persidangan Mahkamah Konstitusi menjadi pengalaman belajar tersendiri bagi Denis Irwin. Mahasiswa Program Studi Hukum Tata Negara Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten itu datang ke Jakarta pada Selasa, 3 November 2026, untuk menyaksikan secara langsung proses pemeriksaan perkara.
Kedatangannya dilakukan secara mandiri, sebagai upaya memperluas pengalaman di luar perkuliahan. Melalui kunjungan tersebut, Denis ingin mengenal lebih dekat lingkungan lembaga peradilan konstitusi sekaligus melihat bagaimana proses persidangan berlangsung.
Setelah mendaftarkan diri sebagai pengunjung, mahasiswa dengan NIM 231120099 tersebut mendapat kesempatan mengikuti jalannya sidang dari ruang pengunjung. Pengalaman ini memberinya gambaran tentang suasana persidangan yang sebelumnya lebih banyak ia kenal melalui materi kuliah.
Dalam kunjungan itu, Denis menyaksikan persidangan perkara Nomor 398/2026. Berdasarkan penelusuran perkara pada situs resmi MK, perkara tersebut merupakan pengujian materiil Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

Bagi Denis, mengikuti proses pemeriksaan perkara secara langsung menjadi kesempatan untuk mempertemukan pengetahuan akademik dengan praktik. Materi hukum tata negara yang dipelajarinya tidak lagi hanya hadir dalam bentuk bacaan dan pembahasan di kelas, tetapi juga melalui pengalaman mengamati persidangan.
Kunjungan tersebut berfokus pada pengamatan proses, bukan sekadar mengenal gedung Mahkamah Konstitusi. Dengan berada di ruang sidang, Denis dapat mengikuti bagaimana pemeriksaan permohonan berlangsung dan memperoleh pengalaman belajar yang berbeda dari kegiatan akademik sehari-hari.
Denis merasa senang atas kesempatan tersebut. Pengalaman menyaksikan sidang menambah motivasinya untuk memperdalam hukum tata negara serta memahami keterkaitan antara teori yang dipelajari dan pelaksanaannya dalam lembaga negara.
Bagi dirinya, perjalanan ke Mahkamah Konstitusi menjadi bagian dari proses belajar yang terus berkembang—dari memahami materi perkuliahan menuju pengamatan langsung terhadap praktik peradilan.
Penulis: Denis Irwin Mahasiswa Hukum Tata Negara

















