Jombang, 8 Juli 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Brawijaya dari Fakultas Bio-Industri, Pertanian, dan Kehutanan (FBiPK) melaksanakan program kerja bertajuk edukasi pencegahan stunting dan pemanfaatan lahan pekarangan di Balai Desa Karangan. Kegiatan yang dihadiri oleh ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Karangan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bahaya stunting sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals, SDGs 2 (Zero Hunger) dan SDGs 3 (Good Health and Well-Being).
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai ancaman stunting yang dapat menghambat pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Dalam pemaparannya, dijelaskan bahwa stunting umumnya dipicu oleh kurangnya pemenuhan gizi seimbang dalam jangka panjang. Oleh karena itu, konsumsi sayuran bergizi menjadi salah satu langkah krusial dalam memenuhi kebutuhan gizi harian keluarga, khususnya bagi balita dan anak-anak pada masa pertumbuhan.
Guna mengatasi keterbatasan lahan di pekarangan rumah, mahasiswa KKN mengenalkan metode vertical garden sebagai media budidaya tanaman yang praktis dan produktif. Materi yang disampaikan meliputi teknik pembuatan media tanam vertikal menggunakan bahan yang mudah didapat, jenis sayuran tinggi gizi yang cepat panen dan cocok ditanam seperti bayam dan kangkung serta tata cara perawatan harian agar tanaman dapat tumbuh optimal.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga dilengkapi dengan praktik instalasi vertical garden dan sesi diskusi interaktif bersama para kader PKK. Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya diskusi mengenai cara menyiasati pekarangan sempit, perawatan tanaman bayam dan kangkung, hingga variasi pengolahan hasil panen agar lebih disukai anak-anak.
Sebagai bentuk penutup dan tindak lanjut program, mahasiswa KKN bersama ibu-ibu PKK langsung mempraktikkan penanaman bibit bayam dan kangkung pada media vertical garden yang telah disiapkan. Melalui kegiatan ini, anggota PKK diharapkan dapat menjadi penggerak dalam mengadopsi budidaya vertical garden secara mandiri, sehingga tercipta ketahanan pangan gizi di tingkat rumah tangga demi mewujudkan generasi Desa Karangan yang sehat dan bebas stunting.























