Bengkulu – Usai pelaksanaan senam sehat rutin Rabu pagi, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyono, memberikan pengarahan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di lapangan Lapas Bengkulu, Rabu (14/10). Dalam arahannya, Kalapas mengingatkan warga binaan untuk meningkatkan kesadaran terhadap kesehatan, menaati aturan, menjaga keimanan, serta menciptakan lingkungan yang bersih dan tertib.
Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam pengarahan tersebut adalah pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kalapas mengimbau warga binaan agar memahami dampak buruk karhutla terhadap lingkungan dan kesehatan, serta tidak melakukan tindakan yang berpotensi memicu kebakaran. Pesan ini menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan kesadaran akan pentingnya mencegah terjadinya kebakaran.
Selain itu, Kalapas juga mengingatkan warga binaan untuk mengurangi kebiasaan merokok demi menjaga kesehatan tubuh. Menurutnya, menjaga kesehatan merupakan tanggung jawab setiap individu yang harus dimulai dari kebiasaan sehari-hari. Warga binaan diharapkan dapat memanfaatkan kegiatan olahraga rutin dan menerapkan pola hidup sehat sebagai bagian dari upaya menjaga kebugaran selama menjalani masa pembinaan.
Dalam arahannya, Julianto turut menegaskan pentingnya menaati seluruh peraturan yang berlaku di dalam Lapas. Ia mengajak warga binaan untuk menjaga ketertiban, menghormati sesama, serta mengikuti setiap program pembinaan dengan baik. “Saya berharap seluruh warga binaan dapat mengikuti aturan yang berlaku, menjaga sikap dan perilaku, serta memanfaatkan waktu selama menjalani pembinaan untuk memperbaiki diri menjadi pribadi yang lebih baik,” pesannya.
Tidak hanya kedisiplinan, Kalapas juga mengingatkan warga binaan untuk senantiasa menjaga keimanan dan meningkatkan kualitas ibadah sesuai agama dan kepercayaan masing-masing. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan diri maupun lingkungan hunian agar tercipta suasana yang sehat, nyaman, dan kondusif. Kebersihan, menurutnya, merupakan tanggung jawab bersama yang perlu diterapkan melalui kebiasaan sederhana setiap hari.
Melalui pengarahan yang dilaksanakan setelah senam pagi ini, Lapas Kelas IIA Bengkulu terus memperkuat pembinaan yang tidak hanya berfokus pada kesehatan jasmani, tetapi juga pembentukan karakter, kedisiplinan, dan spiritualitas warga binaan. Diharapkan, berbagai pesan yang disampaikan Kalapas dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, bersih, dan penuh semangat perubahan positif.
























