Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Leaderboard apa apa
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Opini

Bukan Sekadar Bansos untuk Bawa Sektor Informal Bangkit dari Krisis

Gina.sfr22 ye by Gina.sfr22 ye
10 October 2026
in Opini
A A
0
Seorang pedagang perabotan rumah tangga keliling mendorong gerobaknya. Keterbatasan modal usaha dan ketergantungan pada pendapatan harian membuat pekerja di sektor ini sangat rentan terhadap guncangan ekonomi.

Seorang pedagang perabotan rumah tangga keliling mendorong gerobaknya. Keterbatasan modal usaha dan ketergantungan pada pendapatan harian membuat pekerja di sektor ini sangat rentan terhadap guncangan ekonomi.

851
SHARES
1.2k
VIEWS

Menangani krisis sektor informal dengan hanya mengandalkan bansos ibarat mengobati penyakit kronis hanya dengan obat pereda nyeri. Bantuan tunai memang meredakan dampak seketika, tetapi tidak pernah menyelesaikan akar masalah rentannya posisi pekerja harian. Sudah saatnya pendekatan intervensi bergeser dari sekadar jaring pengaman jangka pendek menuju perencanaan sosial (social planning) yang terintegrasi.

Pedagang kaki lima, buruh harian, dan pengemudi transportasi online selalu menjadi kelompok yang paling cepat terkena dampak ketika krisis ekonomi atau inflasi melonjak. Ironisnya, saat situasi mulai membaik, mereka justru menjadi kelompok yang paling lambat untuk pulih kembali.

Selama ini, pemerintah dan lembaga sosial kerap mengandalkan pembagian Bantuan Sosial (Bansos) tunai secara mendadak. Bantuan uang tunai memang sangat menolong untuk membeli beras atau kebutuhan harian selama beberapa hari. Namun, begitu uangnya habis, para pekerja informal ini kembali bingung karena modal usahanya sudah tergerus habis. Bantuan sepotong-sepotong seperti ini tidak pernah benar-benar menyelesaikan akar masalah.

Di sinilah praktik perencanaan sosial (social planning) hadir. Sebagai skema intervensi sosial tingkat makro, perencanaan sosial merancang langkah-langkah nyata agar bantuan darurat bisa diubah menjadi pemulihan ekonomi yang mandiri dan berkelanjutan.

Mengapa Bantuan Uang Tunai Saja Tidak Cukup?

Sebelum membuat program baru, perencana sosial biasanya melihat dulu apa yang menyebabkan bantuan cara lama sering kali kurang efektif di lapangan:

  1. Pendataan yang Meleset: Pendataan dari atas (top-down) sering kali tidak fleksibel. Akibatnya, banyak pekerja informal yang mobilitasnya tinggi justru terlewat dan tidak mendapatkan bantuan sama sekali.

  2. Menimbulkan Ketergantungan: Memberikan uang tunai tanpa diimbangi pelatihan pendampingan hanya menyelesaikan masalah untuk sementara. Ketika krisis berikutnya datang, mereka akan kembali terpuruk dari nol.

 

4 Langkah Perencanaan Sosial yang Sangat Berdampak

Untuk membangun kembali ekonomi pekerja informal secara matang, perencanaan sosial menjalankan empat tahapan terstruktur:

  1. Turun Langsung dan Dengar Warga: Perencana sosial tidak bekerja berdasarkan asumsi di balik meja. Mereka turun langsung bekerjasama dengan pengurus RT/RW, serikat buruh, atau asosiasi pedagang lokal untuk mencari tahu kondisi sebenarny, mulai dari seberapa besar penurunan pendapatan mereka, seberapa dalam terjerat rentenir, dan modal apa yang masih tersisa.

  2. Bikin Program Bertahap:

    • Tahap Awal (Penyelamatan): Penyaluran bantuan tunai bersyarat untuk memastikan kebutuhan dasar keluarga tetap terpenuhi, sehingga mereka tidak perlu menjual alat atau modal usahanya.

    • Tahap Kedua (Pemberdayaan): Pembekalan pelatihan praktis, mulai dari cara mengelola keuangan usaha kecil, memisahkan uang pribadi dan modal, hingga memanfaatkan teknologi untuk pemasaran digital sederhana. 

    • Tahap Ketiga (Kemandirian): Menghubungkan kelompok pedagang atau pekerja informal ke bank resmi atau koperasi lokal agar mereka bisa mendapatkan pinjaman modal usaha dengan bunga yang aman dan terjangkau.

  3. Kolaborasi Banyak Pihak (Multi-Stakeholder): Masalah ekonomi warga tidak bisa diselesaikan oleh satu instansi saja. Perencana sosial bertindak sebagai jembatan yang menghubungkan Dinas Sosial, Dinas UMKM, perbankan, hingga LSM dan organisasi lokal agar dapat bergerak bersama sesuai kapasitas masing-masing.

  4. Pantau Hasil Nyatanya: Program tidak dianggap selesai hanya karena bantuan sudah dibagikan. Perencana sosial akan terus memantau apakah pendapatan warga mulai kembali stabil, terbebas dari utang rentenir, dan mulai memiliki tabungan sendiri.

Efektivitas perencanaan sosial ini sangat bergantung pada intervensi praktik pekerjaan sosial makro yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat. Pekerja sosial berperan memfasilitasi pendataan berbasis komunitas (bottom-up) bersama paguyuban pedagang maupun himpunan pengemudi ojek online. Pendekatan partisipatif yang dibarengi pelatihan literasi keuangan ini memastikan masyarakat informal tidak sekadar menerima bantuan sesaat, melainkan terbangun kapasitasnya untuk mandiri.

Bergerak Menuju Pemulihan yang Berkelanjutan

Membantu masyarakat kecil bukanlah sekadar urusan rasa iba atau kegiatan berbagi bantuan secara instan, melainkan bagaimana kita merancang sistem yang adil, rasional, dan memandirikan. Melalui praktik perencanaan sosial yang matang—mulai dari pendataan yang presisi, penguatan kapasitas, hingga sinergi lintas sektor—kita dapat memastikan pekerja sektor informal tidak hanya sekadar bertahan di tengah krisis, tetapi juga mampu bangkit dan memiliki kepastian masa depan yang lebih kokoh.

(Sumber Foto : https://ugm.ac.id/id/berita/pekerja-informal-ri-masih-tinggi-ekonom-ugm-sebut-cermin-tingkat-kemiskinan-struktural/)

Tulisan ini dipublikasikan untuk memenuhi tugas Ujian Tengah Semester (UTS) mata kuliah Praktik Perencanaan Kessos, Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial.

Nama : Regina Sifra

Dosen Pengampu : Dr. Hairani Siregar S.Sos., M.SP.

    Baca Juga

    pemberdayaaan

    Bansos Saja Tak Cukup: Saatnya Dorong Pemberdayaan Sosial

    10 October 2026
    1001227329

    Harga Kebutuhan Pokok Naik, Bagaimana Dampaknya terhadap Daya Beli Masyarakat?

    9 October 2026
    Strategi SDM Menuju Kinerja Unggul 1

    Peran Strategi Sumber Daya Manusia Sebagai Bagian Dari Strategi Operasi Dalam Meningkatkan Kinerja Perusahaan

    9 October 2026
    Gambar 2. Contoh produk souvenir khas daerah yang dipasarkan.

    Produksi Dan Penjualan Produk Kerajinan Khas Daerah Dalam Perspektif Ekonomi Mikro

    8 October 2026
    Tags: BansosInformalKrisis
    Share340Tweet213Share60Pin77SendShare
    Banner Publikasi Press Release Gratis
    Previous Post

    Jumat Berkah Tebar Kebaikan, Lapas Mojokerto Bagikan Es Cao kepada Warga Binaan melalui Jumat Berkah

    Next Post

    Dari TikTok hingga GEO, Siswa Pilihan SMK Negeri Tulakan Belajar Digital Bersama Ahmad Madani

    Gina.sfr22 ye

    Gina.sfr22 ye

    Related Posts

    pemberdayaaan

    Bansos Saja Tak Cukup: Saatnya Dorong Pemberdayaan Sosial

    10 October 2026
    1001227329

    Harga Kebutuhan Pokok Naik, Bagaimana Dampaknya terhadap Daya Beli Masyarakat?

    9 October 2026
    Strategi SDM Menuju Kinerja Unggul 1

    Peran Strategi Sumber Daya Manusia Sebagai Bagian Dari Strategi Operasi Dalam Meningkatkan Kinerja Perusahaan

    9 October 2026
    Gambar 2. Contoh produk souvenir khas daerah yang dipasarkan.

    Produksi Dan Penjualan Produk Kerajinan Khas Daerah Dalam Perspektif Ekonomi Mikro

    8 October 2026
    Next Post
    Ahmad Madani AI Visibility GEO SMK Negeri Tulakan

    Dari TikTok hingga GEO, Siswa Pilihan SMK Negeri Tulakan Belajar Digital Bersama Ahmad Madani

    Desain tanpa judul 9

    Kedepankan Pemulihan Keluarga, Bapas Bengkulu Dukung Penyelesaian Perkara KDRT Melalui Keadilan Restoratif

    WhatsApp Image 2026 10 09 at 9.03.51 AM

    Perkuat Persiapan ZI, MAN 1 Yogyakarta Hadirkan Ahli dari Kemenag Pusat

    WhatsApp Image 2026 10 09 at 12.12.07 PM

    Tingkatkan Mutu Pendidikan, Guru dan Tendik MAN 1 Yogyakarta Ikuti AKGTK 2026

    WhatsApp Image 2026 10 09 at 4.37.19 PM

    Merawat Bumi, Menjaga Amanah dari Allah

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR
    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR

    by Redaksi
    27 August 2026
    0

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan...

    Read moreDetails
    IMG 20260813 WA0042

    Pilar Saga Ultimatum Provider: Jangan Lagi Pasang Kabel Fiber Optik di Atas Jalan

    14 August 2026
    Banjir di Suwawa Selatan. (foto BPBD PROV. Gorontalo)

    BPBD Imbau Warga Gorontalo Waspadai Hujan Lebat

    12 June 2026
    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    15 May 2026
    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    15 May 2026
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    Lapas Bengkulu, pendidikan warga binaan, pendidikan kesetaraan, Paket A Paket B Paket C, PKBM Songo Langit, pembinaan warga binaan, program pembinaan Lapas,

    Dukung Reintegrasi Sosial, Lapas Bengkulu Perkuat Pembinaan melalui Pendidikan Kesetaraan

    10 October 2026
    WhatsApp Image 2026 10 10 at 09.04.45qq

    Budidaya Kangkung di Lahan SAE, Lapas Bandanaira Perkaya Keterampilan Warga Binaan

    10 October 2026
    WhatsApp Image 2026 10 10 at 09.04.39

    Perkuat Iman dan Bangun Perubahan Positif, Warga Binaan Lapas Bandanaira Ikuti Ibadah Tutup Usbu

    10 October 2026
    D06683FA 8678 4AA6 9088 963FCF452A4E

    Gabsi Deli Serdang Mulai Langkah Strategis Membangun Sinergi Dengan Dunia Pendidikan

    10 October 2026
    pemberdayaaan

    Bansos Saja Tak Cukup: Saatnya Dorong Pemberdayaan Sosial

    10 October 2026
    IMG 20261006 WA0017

    Dari Angka ke Aksi, KGBN Gowa Perkenalkan Strategi Pembelajaran Berbasis Data dan AI

    10 October 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 redaksi@pelataran.com

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Gunakan Gambar AI atau 100% Gratis

    Untuk menghindari klaim hak cipta maka setiap gambar wajib merupakan gambar 100% gratis atau buatan AI. Cantumkan link sumber gambar di akhir tulisan kamu ya, tanpa ini tulisan kamu tidak akan kami terbitkan!

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    Salsa
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita