Kesongo — Mahasiswa KKN MIT 22 UIN Walisongo Posko 37 mengajak siswa kelas III B SDN Kesongo 04 untuk menyulap botol plastik bekas menjadi celengan unik dan kreatif pada Selasa (11/8/2026). Aksi daur ulang ini tidak hanya mengasah kreativitas anak-anak, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan semangat dan budaya menabung sejak usia dini.
Kegiatan ini diinisiasi oleh Divisi Pendidikan dan Keagamaan yang berkolaborasi dengan Divisi Ekonomi Kreatif kelompok KKN MIT 22 UIN Walisongo Posko 37. Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah mengenalkan kepada siswa tentang pentingnya menabung sejak dini dan mengajarkan siswa untuk hemat, mandiri, dan bertanggungjawab dalam mengelola uang. Selain itu, kegiatan ini juga dapat mendorong kreativitas siswa untuk memanfaatkan botol bekas menjadi sesuatu yang bernilai guna berupa celengan.
Pemilihan materi oleh Divisi Pendidikan dan Keagamaan ini, didasari oleh keresahan tim terhadap kebiasaan sebagian anak-anak yang cenderung membeli barang yang kurang diperlukan, daripada menyisihkan uangnya untuk ditabung. Dengan edukasi gemar menabung, anak-anak diharapkan dapat lebih menghargai uang, sehingga terhindar dari kebiasaan membeli barang yang tidak diperlukan dan mampu mengelola keuangan dengan baik. Selain itu, kegiatan menabung ini juga dapat melatih kesabaran anak-anak, terutama saat mereka ingin membeli sesuatu dari hasil tabungan yang telah dikumpulkan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyampaian materi tentang pengertian dari menabung, manfaat menabung, dan pentingnya menabung sejak dini. Dalam penyampaian ini, para siswa juga diajak untuk belajar mengatur dengan cara membiasakan diri untuk menyisihkan dan menabung uang sakunya. Kemudian dilanjut dengan permainan edukatif dan kuis. Penyampaian materi berlangsung interaktif dan disambut dengan antusiasme tinggi dari para siswa.

Kegiatan dilanjutkan dengan mengajak para siswa untuk menyulap botol bekas menjadi celengan sederhana yang unik dan kreatif. Para siswa diarahkan untuk mengeluarkan alat dan bahan yang diperlukan, yang sebelumnya telah diinstruksikan oleh wali kelas untuk dibawa dari rumah. Selanjutnya, mahasiswa KKN membagikan kertas manila berwarna dan stiker-stiker lucu kepada para siswa. Perwakilan dari Divisi Ekonomi Kreatif kemudian menjelaskan tahapan-tahapan pembuatan celengan dari botol bekas tersebut. Tak tinggal diam, mahasiswa KKN lainnya turut membantu para siswa menyelesaikan celengan terbaik mereka hingga tuntas.
Setelah proses pembuatan celengan selesai, setiap siswa diminta untuk maju satu per satu menunjukkan hasil karyanya ke depan kelas untuk didokumentasikan. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama dilanjut dengan pengambilan video konten.
Salah satu perwakilan Divisi Ekonomi Kreatif, Aisah Maulidiah menyampaikan harapannya terkait pelaksanaan kegiatan ini,
“Harapan dari dilaksanakannya kegiatan pembuatan celengan dari botol bekas ini adalah supaya dapat meningkatkan kreativitas anak-anak dalam memanfaatkan barang bekas supaya dapat menjadi kerajinan yang bermanfaat dan juga memiliki nilai guna. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian anak-anak terhadap lingkungan dengan mengurangi sampah plastik melalui kegiatan daur ulang. Tidak hanya untuk mengembangkan kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan, kemudian dari program ini juga diharapkan dapat membiasakan anak-anak untuk menabung secara rutin serta mengajarkan pentingnya hidup hemat dan mengelola uang sejak dini,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN MIT 22 UIN Walisongo Posko 37 berharap siswa tidak hanya mampu berkreasi memanfaatkan barang bekas, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang gemar menabung dan bijak dalam mengelola keuangan sejak usia dini.

























