Perjalanan Alika Santini di dunia seni pertunjukan kembali berkembang melalui panggung teater. Menariknya, langkah awal Alika di dunia teater baru dimulai pada tahun 2024, saat dirinya pertama kali mengenal seni peran panggung melalui mata kuliah di kampus. Apa yang awalnya hanya bagian dari proses akademik, justru membuka jalan menuju pengalaman artistik yang lebih besar.
Tidak banyak yang menyangka bahwa pada tahun 2025, Alika langsung dipercaya menjadi pemeran utama dalam pementasan teater berjudul “Cerita Ini Siapa yang Punya”, sebuah karya dari Sindanglangit.art yang ditulis dan disutradarai oleh Fauzian Anshari. Dalam pementasan tersebut, Alika memerankan tokoh utama bernama Alya, karakter yang menuntut kekuatan emosi, pendalaman karakter, serta keberanian tampil di hadapan penonton secara langsung.
Meski telah memiliki pengalaman seni peran di depan kamera, tampil di atas panggung memberikan pengalaman yang berbeda bagi Alika. Menurutnya, teater menghadirkan tantangan, energi, dan rasa yang tidak bisa digantikan oleh medium lain. Terlebih, dalam produksi ini ia harus beradu akting dengan para aktor yang telah memiliki jam terbang tinggi di dunia teater, sementara dirinya baru mengenal panggung teater secara formal setahun sebelumnya.
Di tengah tantangan tersebut, Alika menunjukkan kemampuan yang menjadi kekuatan pribadinya, yaitu daya tangkap dan hafalan naskah yang cepat. Dalam proses reading, ia mampu menghafal keseluruhan naskah hanya dalam beberapa jam setelah membacanya. Kemampuan ini menjadi salah satu modal penting yang membantunya beradaptasi dan membangun chemistry bersama para pemain lain.
Pementasan perdana “Cerita Ini Siapa yang Punya” digelar pada 13 Desember 2025, dan mendapat respons positif dari penonton. Perjalanan karya ini kemudian berlanjut melalui pementasan berikutnya bertajuk “Bertamu ke Hulu” yang diselenggarakan di Kandangan pada 11 Februari 2026, dengan tetap membawakan karya yang sama.
Bagi Alika Santini, teater bukan hanya ruang untuk tampil, tetapi juga tempat untuk menantang diri, memperluas kapasitas artistik, dan terus bertumbuh sebagai seorang performer di dunia entertainment dan seni pertunjukan.






















