Bengkulu – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkulu menerima kunjungan kerja Staf Khusus Bidang Komunikasi dan Media Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), Abdullah Rasyid, dalam rangka peninjauan lapangan pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Perbaikan Tata Kelola Layanan Keimigrasian dan Pemasyarakatan, Rabu (28/10).
Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyono, beserta jajaran pejabat struktural dan petugas. Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya melihat secara langsung pelaksanaan pelayanan publik, kondisi sarana dan prasarana, serta tata kelola layanan yang berjalan di lingkungan Lapas Bengkulu.
Dalam kegiatan tersebut, Abdullah Rasyid bersama tim meninjau sejumlah titik pelayanan dan fasilitas utama, mulai dari ruang pendaftaran, Klinik Pratama Lapas Bengkulu, Dapur Elok, blok hunian warga binaan, hingga kantin umum. Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung proses pelayanan, kebersihan lingkungan, kelayakan fasilitas, serta pelaksanaan standar layanan bagi masyarakat maupun warga binaan.
Ruang pendaftaran menjadi salah satu titik yang ditinjau untuk melihat pelaksanaan layanan administrasi dan penerimaan pengunjung. Selanjutnya, tim mengunjungi Klinik Pratama guna melihat fasilitas pelayanan kesehatan bagi warga binaan. Peninjauan juga dilanjutkan ke Dapur Elok yang menjadi pusat pengolahan makanan bagi warga binaan, termasuk aspek kebersihan dan tata kelola penyediaan makanan.
Di blok hunian, tim melihat secara langsung kondisi lingkungan tempat warga binaan menjalani masa pidana. Sementara itu, peninjauan kantin umum dilakukan untuk melihat fasilitas pendukung kebutuhan warga binaan dalam lingkungan lapas.
Dalam kesempatan tersebut, Abdullah Rasyid menyampaikan apresiasi terhadap pelayanan yang ditemuinya sekaligus memberikan pesan agar jajaran Lapas Bengkulu terus menjaga kualitas layanan dan integritas dalam menjalankan tugas.
“Pelayanan memuaskan, terus berbenah, jaga integritas dan berikan yang terbaik untuk masyarakat,” ujar Abdullah Rasyid.
Pesan tersebut menjadi motivasi bagi jajaran Lapas Bengkulu untuk terus melakukan evaluasi dan pembenahan secara berkelanjutan. Pelayanan yang baik tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan fasilitas, tetapi juga oleh profesionalisme petugas, kedisiplinan, transparansi, serta komitmen dalam memberikan pelayanan yang mudah, aman, dan sesuai ketentuan.
Kepala Lapas Kelas IIA Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyono, menyambut baik kunjungan dan arahan yang diberikan. Peninjauan lapangan tersebut menjadi kesempatan bagi jajaran untuk memperoleh masukan langsung sebagai bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan tata kelola pemasyarakatan.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, Lapas Bengkulu berkomitmen untuk terus membenahi sarana dan prasarana, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menjaga integritas seluruh jajaran. Langkah tersebut sejalan dengan upaya Kemenimipas dalam mendorong tata kelola layanan pemasyarakatan yang profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Dengan semangat perbaikan berkelanjutan, Lapas Kelas IIA Bengkulu terus berupaya menghadirkan pelayanan yang berkualitas sekaligus mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang tertib, bersih, aman, dan humanis.





















