Memahami istilah dalam bisnis franchise atau waralaba adalah langkah awal yang paling penting sebelum memulai usaha waralaba. Banyak calon pengusaha gagal karena tidak paham arti istilah franchise yang tercantum dalam kontrak kerja sama bisnis waralaba.
Padahal, sistem bisnis franchise memiliki banyak istilah teknis terkait biaya, operasional, dan hak pengelolaan. Jika kamu ingin investasi bisnis franchise yang aman dan menguntungkan, kamu wajib menguasai daftar istilah bisnis waralaba ini.
Untuk panduan dasar sistem operasionalnya, kamu juga bisa mempelajari artikel mengenal istilah franchise dan cara kerjanya di Zoyalink
Berikut adalah 7 istilah penting dalam bisnis franchise yang wajib kamu pahami sebelum memulai kerja sama waralaba:
1. Franchisor adalah Pemilik Waralaba
Franchisor adalah pemilik utama dalam bisnis franchise. Franchisor adalah perorangan atau badan usaha yang memiliki merek dagang, hak cipta, dan sistem operasional bisnis franchise yang sudah terbukti berhasil.
Tugas franchisor dalam sistem waralaba adalah menjual hak lisensi usaha waralaba kepada franchisee, serta memberikan pelatihan, SOP, dan dukungan pemasaran waralaba.
2. Franchisee adalah Penerima Waralaba
Franchisee adalah pembeli hak usaha waralaba. Franchisee adalah individu atau investor yang membeli lisensi bisnis franchise untuk menjalankan usaha dengan merek dan sistem milik franchisor.
Dalam bisnis waralaba, franchisee wajib mengikuti seluruh standar operasional yang ditetapkan franchisor agar kualitas bisnis franchise tetap terjaga di setiap cabang.
3. Franchise Fee adalah Biaya Lisensi Awal Bisnis Franchise
Franchise fee adalah biaya awal masuk bisnis franchise. Franchise fee dibayarkan oleh franchisee kepada franchisor saat penandatanganan kontrak waralaba pertama kali.
Biaya franchise fee ini biasanya mencakup hak pakai merek waralaba, biaya pelatihan awal karyawan, survei lokasi usaha franchise, dan pendampingan pembukaan outlet baru. Besaran franchise fee tergantung pada popularitas merek bisnis franchise tersebut.
4. Royalty Fee adalah Biaya Royalti Berkala Waralaba
Royalty fee adalah biaya royalti bulanan dalam bisnis franchise. Royalty fee adalah persentase dari omset atau keuntungan usaha waralaba yang wajib dibayarkan franchisee kepada franchisor setiap bulan.
Fungsi royalty fee dalam sistem bisnis waralaba adalah untuk biaya dukungan operasional berkelanjutan, inovasi produk franchise, dan promosi pemasaran nasional yang dilakukan oleh franchisor.
5. SOP atau Standard Operating Procedure Waralaba
SOP franchise adalah standar operasional prosedur bisnis waralaba. SOP adalah panduan lengkap yang dibuat franchisor untuk mengatur cara kerja bisnis franchise.
Isi SOP waralaba meliputi standar kualitas produk, standar pelayanan pelanggan, manajemen stok bahan baku, sistem kasir, hingga aturan kebersihan outlet franchise. Semua cabang waralaba wajib mengikuti SOP agar brand tetap konsisten.
6. Turnkey Project adalah Bisnis Franchise Terima Jadi
Turnkey project adalah sistem bisnis waralaba terima beres. Dalam model turnkey, franchisor menyiapkan semua kebutuhan bisnis franchise dari nol.
Mulai dari pencarian lokasi strategis, desain dan renovasi outlet, pengadaan peralatan usaha franchise, sampai rekrutmen awal. Franchisee hanya perlu menerima kunci dan langsung menjalankan usaha waralaba yang sudah siap beroperasi. Cocok untuk pemula yang ingin bisnis franchise tanpa ribet.
7. Master Franchisee adalah Pemegang Hak Eksklusif Wilayah
Master franchisee adalah level tertinggi dalam struktur bisnis franchise. Master franchisee adalah pihak yang membeli hak eksklusif untuk mengembangkan jaringan waralaba di wilayah yang luas, seperti satu kota, provinsi, atau bahkan satu negara.
Keuntungan menjadi master franchisee waralaba adalah bisa mendapatkan bagi hasil dari setiap franchisee baru yang dibuka di wilayahnya. Modalnya lebih besar, tapi potensi keuntungan bisnis waralaba juga jauh lebih besar.
Kesimpulan
Itulah 7 istilah dalam bisnis franchise (waralaba) yang wajib diketahui pemula. Dengan memahami apa itu franchisor, franchisee, franchise fee, royalty fee, SOP waralaba, turnkey project, dan master franchisee, kamu bisa lebih cermat dalam menilai proposal bisnis franchise.
Jangan asal tergiur janji keuntungan besar. Pelajari setiap istilah bisnis waralaba, hitung semua biaya franchise fee dan royalty fee, dan pahami isi kontrak kerja sama waralaba secara detail sebelum investasi. Dengan begitu, peluang sukses usaha franchise kamu akan jauh lebih tinggi.






















