KENDALDOYONG, DEMAK — Siapa bilang anak sekolah dasar belum bisa punya ide bisnis sendiri? Di tangan anak-anak muda kreatif Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo Semarang Posko 105 dari Divisi Ekonomi Kreatif, suasana kelas 6 SDN Kendaldoyong 2 mendadak berubah jadi ruang galeri seni dan workshop bisnis yang super seru!
Lewat program edukasi bertajuk “Key Chain Creative Class”, tim KKN mengajak adik-adik siswa kelas 6 untuk mengasah imajinasi dan ketelitian dengan membuat Gantungan Kunci (Key Chain) Aesthetic yang bernilai jual tinggi.
Kegiatan ini dikemas dengan gaya kekinian, interaktif, dan mudah diikuti. Tim KKN tidak hanya mengajari teknis merangkai bahan, tetapi juga memberikan pemahaman dasar (mindset) kewirausahaan sejak dini. Warga cilik Kendaldoyong ini diajak menyadari bahwa barang-barang imut dan stylish yang sering mereka lihat di media sosial ternyata bisa dibuat sendiri dengan modal terjangkau dan bisa menghasilkan uang jajan tambahan!
“Kita ingin menanamkan mindset ke adik-adik kalau berkreasi itu seru dan bisa menghasilkan karya berharga. Bikin key chain ini gampang, terjangkau, tapi hasilnya super aesthetic. Kalau mereka terbiasa berkreasi dan berpikir tentang ide usaha sejak dini, ke depannya mereka bakal lebih percaya diri untuk berinovasi!” ujar Fahma, Koordinator Divisi
- DIY Key Chain Crafting: Step-by-Step Menuju Karya Unik
Sesi praktik DIY (Do It Yourself) menjadi momen yang paling ditunggu-tunggu. Dengan bimbingan hangat dari para mahasiswa KKN, para siswa diajak melewati 3 tahapan seru:
1. | Desain & Color Palette Concept | siswa diajak memilih tema warna, kombinasi manik-manik, hingga ornamen favorit untuk menciptakan kesan gantungan kunci yang pop-up dan kekinian |
2. | Assembly & Crafting Session | dengan penuh teliti dan antusias, jemari mungil para siswa merangkai tali, memasang pengait, serta merajut manik-manik menjadi bentuk-bentuk yang unik dan personal |
3. | Product Display & Pricing Mindset | di akhir sesi, tim KKN memberikan edukasi sederhana tentang cara menghitung modal, menentukan harga jual yang masuk akal, hingga cara mengemas (packaging) gantungan kunci agar terlihat mewah dan siap dipasarkan |
Ruang kelas penuh dengan gelak tawa dan kebanggaan saat masing-masing siswa memamerkan karya key chain hasil buatan tangan mereka sendiri. Ada yang membuat gaya warna-warni cute, gaya minimalis, hingga desain bertema karakter favorit.

“Seru banget! Baru tahu kalau bikin gantungan kunci lucunya seramai ini. Kata kakak-kakak KKN, kalau dijual ke teman-teman atau diposting di sosmed bisa dapat uang jajan sendiri. Jadi makin semangat mau bikin lagi di rumah!” ungkap salah satu siswa kelas 6 SDN Kendaldoyong 2 dengan wajah berseri-seri.
- Menanamkan Benih Wirausaha Muda
Melalui pelatihan kreatif pembuatan gantungan kunci ini, Divisi Ekonomi Kreatif KKN (MIT-22) UIN Walisongo Posko 105 berharap dapat memantik potensi kreatif sekaligus benih-benih wirausaha muda di Desa Kendaldoyong.
Langkah kecil dalam mengasah keterampilan tangan dan melatih pola pikir mandiri ini diharapkan menjadi bekal berharga bagi para siswa untuk terus berinovasi, berani berkarya, dan siap menjadi generasi muda yang mandiri serta kreatif di masa depan!

























