Bandar Lampung (MAN 1 Yogya) – Perjuangan Aurel Aflah Andya, murid kelas XI D MAN 1 Yogyakarta, berbuah manis di arena Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Hapkido Indonesia 2026 Senior–Junior ke-IX. Atlet inti yang mewakili Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ini sukses meraih juara II pada nomor Daeryun Senior Under Over 78 kg Putra Grup A.
Kejuaraan yang berlangsung di GOR Siger, Way Halim, Bandar Lampung, pada 26–27 September 2026 tersebut diikuti 635 atlet dari 18 provinsi di Indonesia. Persaingan ketat membuat setiap pertandingan menjadi ujian kemampuan, strategi, sekaligus ketahanan fisik para atlet.
Di nomor yang diikutinya, Aurel harus berhadapan dengan atlet dari Provinsi Lampung, Jawa Tengah, dan Kalimantan. Ia melewati rangkaian pertandingan dengan membawa nama DIY hingga akhirnya mengamankan posisi kedua.
Kejurnas ini diselenggarakan Pengurus Pusat Hapkido Indonesia bersama Pengurus Daerah Hapkido Indonesia Provinsi Lampung. Pertandingan dibagi berdasarkan kelompok umur dan berat badan atlet, serta terbagi dalam dua grup. Grup A diisi atlet yang mewakili provinsi dan menjadi bagian dari penilaian babak kualifikasi PON 2028, sedangkan Grup B terbuka bagi atlet yang mewakili dojang atau klub dari daerah masing-masing.

Medali perak yang diraih Aurel menjadi hasil dari latihan intensif yang dijalaninya. Persiapan menuju kejuaraan tak hanya mengandalkan teknik bertanding, tetapi juga kekuatan fisik dan kedisiplinan menjaga jadwal latihan.
Dalam sepekan, Aurel berlatih penuh tanpa hari libur. Pada Kamis, misalnya, ia menjalani dua sesi sekaligus: latihan fisik pukul 06.00 WIB di Mandala Krida, kemudian melanjutkan latihan di dojang hingga pukul 19.15 WIB.
Jadwal latihan lainnya juga cukup padat. Senin dan Kamis sore diisi latihan di dojang, Rabu dan Jumat sore untuk latihan fisik, sedangkan Selasa malam ia berlatih di UNY atau JTC/JHC Bantul. Pada akhir pekan, latihan berlangsung di Mandala Krida atau JTC/JHC Bantul.
Kedisiplinan tersebut menjadi bekal Aurel menghadapi lawan-lawan dari berbagai daerah. Hasilnya, ia mampu berdiri di podium nasional sekaligus menambah pengalaman bertanding di level yang lebih tinggi.
Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., mengapresiasi capaian Aurel. Menurutnya, prestasi olahraga tidak datang secara instan, melainkan melalui latihan yang konsisten, disiplin, dan keberanian menghadapi persaingan.
“Selamat untuk Aurel atas prestasi yang diraih. Ini hasil dari latihan dan kerja keras yang dijalani dengan sungguh-sungguh. Semoga pencapaian ini menjadi motivasi untuk terus berkembang, menjaga semangat berlatih, dan tetap bisa membagi waktu antara latihan, pertandingan, dan belajar di madrasah,” ungkap Edi.
Bagi Aurel, Kejurnas 2026 bukanlah garis akhir. Sejumlah agenda telah menanti pada 2027, mulai dari POPDA, PORDA, KEJURDA, KEJURNAS, hingga babak kualifikasi PON untuk membuka peluang tampil pada PON 2028. Ia juga membidik ajang SEAHU yang dijadwalkan berlangsung di Brunei Darussalam pada 2027.
Medali perak di Bandar Lampung menjadi modal penting untuk menatap tantangan berikutnya. Dengan persiapan yang lebih matang dan konsistensi latihan, Aurel berpeluang kembali menguji kemampuan sekaligus mengharumkan nama DIY dan MAN 1 Yogyakarta di arena hapkido yang lebih kompetitif. (ana)


















