Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Leaderboard Puteri Anak dan Puteri Remaja Banten 2027
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Profil

“Sejarah Bukan Senjata, Melainkan Cermin”: Sami’an Ajak Generasi Muda Pelajari, Analisis, dan Kritisi Sejarah G30S/PKI 1965 Secara Utuh dan Kritis

Sami'an by Sami'an
30 September 2026
in Profil
A A
0
1790755633608
851
SHARES
1.2k
VIEWS

LAMONGAN, 30 September 2026 — Di tengah peringatan 61 tahun peristiwa bersejarah 30 September–1 Oktober 1965 atau yang dikenal sebagai G30S/PKI, Sami’an, S.Hum., M.Pd.I., pendidik Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di MTs Muhammadiyah 20 Menongo, Sukodadi, Lamongan, menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya memahami sejarah bangsa secara menyeluruh, objektif, dan kritis, bukan sekadar menghafal atau mengikuti satu narasi tunggal.

Peringatan peristiwa G30S/PKI 1965 kembali menjadi momentum refleksi nasional. Sami’an mengajak seluruh elemen bangsa, terutama generasi muda, untuk tidak hanya mengenang peristiwa tersebut, melainkan mempelajari, mengerti, menganalisis, dan mengkritisi sejarah berdasarkan beragam sumber yang dapat dipertanggungjawabkan — bukan sekadar menerima informasi secara mentah.

Sami’an, S.Hum., M.Pd.I., pendidik di MTs Muhammadiyah 20 Menongo, Sukodadi, Lamongan, yang mengampu mata pelajaran IPS. Ia menegaskan pandangannya sebagai bagian dari tugas mendidik karakter dan kesadaran berbangsa.

Pernyataan ini disampaikan bertepatan dengan peringatan peristiwa 30 September–1 Oktober 1965, yaitu pada 30 September 2026, dari Lamongan, Jawa Timur, dan ditujukan untuk masyarakat luas serta dunia pendidikan di seluruh Indonesia.

Mengapa hal ini penting?

– Generasi muda saat ini tidak mengalami langsung peristiwa 1965; pengetahuan mereka berasal dari beragam sumber yang masing-masing memiliki sudut pandang, keterbatasan, dan tujuan.

– Penulisan sejarah dapat dipengaruhi kekuasaan, sehingga kemampuan membandingkan sumber, memeriksa fakta, dan membedakan kesaksian dari propaganda menjadi sangat krusial.

– Peristiwa 1965 tidak berhenti pada penculikan tujuh perwira di Lubang Buaya, melainkan diikuti kekerasan luas, pelanggaran HAM, perubahan kekuasaan, dan dampak sosial-politik yang berlangsung bertahun-tahun — termasuk di Jawa Timur.

– Tujuan mempelajari sejarah bukan untuk melahirkan kebencian, melainkan mengambil pelajaran agar tragedi serupa tidak terulang.

Bagaimana pendekatan yang diusulkan?

Sami’an mengajukan kerangka kerja mendidik sejarah:

Membandingkan berbagai sumber — arsip negara, kesaksian pelaku, penelitian akademik, catatan keluarga, dan dokumentasi daerah.

Mengajukan pertanyaan kritis — siapa menulis, kapan, dalam konteks apa, dan apakah ada sumber lain yang menguatkan atau melengkapi.

Membedakan fakta, interpretasi, dan propaganda — tidak menerima narasi secara sepihak.

Menanamkan nilai Pancasila — bukan sekadar hafalan, melainkan dihayati dalam kehidupan nyata: menghormati perbedaan, menjaga persatuan, mengutamakan musyawarah, dan menegakkan keadilan.

Mewariskan pelajaran, bukan kebencian — menghormati korban, menghargai pengorbanan pahlawan, namun tidak mewarisi permusuhan antarkelompok atau antargenerasi.

Baca Juga

IMG 7700 1 11zon 1

Monitoring dan Evaluasi Kinerja Tahun Anggaran 2026

30 September 2026
IMG 6715 2 11zon 1

Briefing pagi bersama Kasubbag Tata Usaha, Kepala Seksi Survei dan Pemetaan, serta jajaran Loket Pelayanan.

30 September 2026
6d41aadd cbb4 4a2b b22d cd0b5845a189 3 11zon 2 1

jajaran Kantor Pertanahan Kabupaten Enrekang melaksanakan Apel Pagi pada Selasa, 1 September 2026.

30 September 2026
Potret Muhammad Fardhan Habibie saat melayani pelanggan. Berawal dari sekadar hobi, di usianya yang masih belia ia sukses membangun usaha wewangian berkat ketekunan dan dukungan keluarga.

Kisah Inspiratif Muhammad Fardhan Habibie, Bocah 12 Tahun yang Sukses Rintis Bisnis Parfum di Baturaja

29 September 2026

Sejarah Bukan Sekadar Cerita Masa Lalu

Sejarah bukan sekadar daftar tanggal dan nama tokoh. Sejarah adalah cermin perjalanan bangsa — mencerminkan siapa kita, dari mana berasal, dan ke mana seharusnya melangkah. Bagi generasi muda yang lahir puluhan tahun setelah peristiwa 1965 berlalu, memahami sejarah menjadi tantangan sekaligus tanggung jawab besar.

Mereka tidak berada di Jakarta pada malam penculikan para perwira. Mereka tidak menyaksikan langsung ketegangan politik maupun kekerasan yang merebak di berbagai daerah, termasuk Jawa Timur. Apa yang mereka ketahui adalah warisan pengetahuan — dari buku, guru, orang tua, saksi sejarah, media, hingga dunia maya. Setiap sumber membawa sudut pandang masing-masing. Di sinilah letak pentingnya berpikir kritis.

“Generasi hari ini tidak mengalami langsung peristiwa sejarah. Mereka hanya membaca atau mendengar cerita dari orang lain. Karena itu, sejarah harus dipelajari, dimengerti, dianalisis, dan dikritisi.”

— Sami’an, S.Hum., M.Pd.I.

Fakta yang Tak Boleh Dilupakan

Pada dini hari 1 Oktober 1965, tujuh perwira Angkatan Darat diculik dan dibunuh — enam jenderal dan satu perwira pertama — jenazahnya ditemukan di sumur tua kawasan Lubang Buaya. Jenderal A.H. Nasution selamat, namun putrinya, Ade Irma Suryani Nasution, turut menjadi korban. Peristiwa ini mengubah peta politik Indonesia secara drastis: melemahnya posisi Presiden Soekarno, menguatnya peran Soeharto, larangan pembubaran PKI, serta gelombang penangkapan dan kekerasan yang berlangsung luas hingga tahun 1966.

Namun, Sami’an mengingatkan: pemahaman sejarah tidak boleh berhenti di situ. Masih ada aspek yang terus dikaji para sejarawan — hubungan struktural, peran tokoh, konteks internasional masa Perang Dingin, serta dinamika lokal di daerah-daerah yang turut merasakan dampak. Komnas HAM mencatat rangkaian peristiwa ini juga berkaitan dengan pelanggaran HAM berat yang korbannya hingga kini masih menuntut keadilan dan pengakuan. Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Bali termasuk wilayah yang terdampak.

Pancasila sebagai Rumah Bersama

Di tengah perbedaan pandangan sejarah, ada satu pijakan yang tak boleh goyah: Pancasila. Bagi Sami’an, Pancasila bukan sekadar hafalan lima sila, melainkan kesepakatan luhur yang lahir dari perdebatan, perumusan, dan kompromi para pendiri bangsa sejak sidang BPUPK hingga disahkan dalam Pembukaan UUD 1945 pada 18 Agustus 1945.

“Kita boleh berbeda pendapat, boleh mengkritik kebijakan, boleh berdebat. Tetapi persatuan Indonesia dan dasar negara harus tetap menjadi pijakan bersama. Pancasila jangan hanya dihafalkan — nilainya harus hidup sehari-hari: menghormati perbedaan, berbuat adil, bermusyawarah, dan menjaga persaudaraan sesama anak bangsa.”

Sejarah sebagai Cermin, Bukan Senjata

Sami’an menegaskan: mengenang peristiwa 1965 bukan berarti membuka luka lama untuk saling menyakiti. Mengkritisi sejarah bukan berarti tidak mencintai bangsa. Justru sebaliknya — memahami kebenaran secara utuh adalah wujud cinta tanah air yang dewasa.

“Yang kita wariskan kepada anak-anak bukan kebencian, melainkan pelajaran. Kita menghormati korban, menghargai para pahlawan, memahami penderitaan rakyat — agar tidak pernah terulang lagi. Sejarah adalah cermin: untuk melihat kesalahan, menghargai pengorbanan, dan memastikan masa depan lebih damai, adil, dan bersatu.”

“Mengenang Sejarah — Menghargai Korban — Menjaga Persatuan.”

Sejarah bukan milik penguasa semata, bukan milik satu kelompok, dan bukan alat untuk membenci siapa pun. Sejarah adalah milik seluruh rakyat Indonesia. Tugas kita mempelajarinya dengan jujur, menganalisis dengan jernih, mengkritisi dengan akal sehat, lalu mewariskan kebijaksanaan — bukan dendam — kepada generasi berikutnya.

    Tags: AnalisisG30S/PKI 1965KritisiSejarah
    Share340Tweet213Share60Pin77SendShare
    Leaderboard Puteri Anak dan Puteri Remaja Banten 2027
    Previous Post

    Aris Munandar Kunjungi Lapas Bengkulu, Pastikan Layanan dan Pembinaan Berjalan Optimal

    Next Post

    Kakanwil Ditjenpas Bengkulu Dorong Jajaran Lapas Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan

    Sami'an

    Sami'an

    Related Posts

    IMG 7700 1 11zon 1

    Monitoring dan Evaluasi Kinerja Tahun Anggaran 2026

    30 September 2026
    IMG 6715 2 11zon 1

    Briefing pagi bersama Kasubbag Tata Usaha, Kepala Seksi Survei dan Pemetaan, serta jajaran Loket Pelayanan.

    30 September 2026
    6d41aadd cbb4 4a2b b22d cd0b5845a189 3 11zon 2 1

    jajaran Kantor Pertanahan Kabupaten Enrekang melaksanakan Apel Pagi pada Selasa, 1 September 2026.

    30 September 2026
    Potret Muhammad Fardhan Habibie saat melayani pelanggan. Berawal dari sekadar hobi, di usianya yang masih belia ia sukses membangun usaha wewangian berkat ketekunan dan dukungan keluarga.

    Kisah Inspiratif Muhammad Fardhan Habibie, Bocah 12 Tahun yang Sukses Rintis Bisnis Parfum di Baturaja

    29 September 2026
    Next Post
    Kakanwil Ditjenpas Bengkulu Aris Munandar memberikan penguatan tugas dan fungsi kepada jajaran petugas Lapas Kelas IIA Bengkulu. Doc. Humas Labring

    Kakanwil Ditjenpas Bengkulu Dorong Jajaran Lapas Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan

    WhatsApp Image 2026 09 30 at 12.32.18 300kb

    Pantau Langsung, Kakanwil Ditjenpas Jatim Kunjungi Lapas Mojokerto, Cek Langsung Kondisi Blok Hunian

    WhatsApp Image 2026 09 30 at 14.03.41

    Perkuat Kolaborasi Pembinaan, Lapas Mojokerto Hadiri Rapat Pleno Terbuka Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan

    Screenshot

    Kakanwil Ditjenpas Jambi Perkuat Pengawasan dan Penertiban di Lapas Kelas IIB Muara Bulian

    Screenshot

    Kakanwil Ditjenpas Jambi Sapa Anak Binaan LPKA Muara Bulian, Pastikan Hak dan Kebutuhan Terpenuhi

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR
    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR

    by Redaksi
    27 August 2026
    0

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan...

    Read moreDetails
    IMG 20260813 WA0042

    Pilar Saga Ultimatum Provider: Jangan Lagi Pasang Kabel Fiber Optik di Atas Jalan

    14 August 2026
    Banjir di Suwawa Selatan. (foto BPBD PROV. Gorontalo)

    BPBD Imbau Warga Gorontalo Waspadai Hujan Lebat

    12 June 2026
    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    15 May 2026
    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    15 May 2026
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    Manajemen Risiko Compress

    Penerapan Manajemen Risiko pada KPPN Palu selaku Kuasa BUN di Daerah

    30 September 2026
    WhatsApp Image 2026 09 30 at 17.41.34

    Lapas Arga Makmur Perkuat Pengamanan Aset Negara melalui Pemasangan Plang Rumah Negara

    30 September 2026
    WhatsApp Image 2026 09 30 at 17.46.13

    Lapas Arga Makmur Tertibkan Pengelolaan Aset, Data Seluruh Bangunan dan Rumah Dinas

    30 September 2026
    WhatsApp Image 2026 09 30 at 17.55.26

    Lapas Arga Makmur Perkuat Layanan Kesehatan WBP melalui Screening Terpadu

    30 September 2026
    WhatsApp Image 2026 09 30 at 17.50.12

    Siapkan Produksi Keripik, Lapas Arga Makmur Perkuat Pembinaan Kemandirian WBP

    30 September 2026
    WhatsApp Image 2026 09 30 at 10.15.57

    Panen 60 Kg Sawi, Lapas Arga Makmur Perkuat Ketahanan Pangan dan Pembinaan WBP

    30 September 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 redaksi@pelataran.com

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Gunakan Gambar AI atau 100% Gratis

    Untuk menghindari klaim hak cipta maka setiap gambar wajib merupakan gambar 100% gratis atau buatan AI. Cantumkan link sumber gambar di akhir tulisan kamu ya, tanpa ini tulisan kamu tidak akan kami terbitkan!

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    Salsa
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita