Sampah masih menjadi masalah krusial yang perlu dibenahi dalam upaya menciptakan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan di Desa Kangkung, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal. Melalui program Edukasi Lingkungan dan Pengolahan Sampah Berbasis Masyarakat, KKN Reguler Tim II Universitas Diponegoro melaksanakan sosialisasi mengenai alternatif pengolahan sampah yang dilaksanakan di Balai Desa Kangkung (26/7/2026).
Kegiatan edukasi yang dihadiri oleh anggota PKK Desa Kangkung ini mengangkat pengelolaan sampah dari berbagai perspektif keilmuan, seperti kesehatan, biologi, hingga ekonomi. Pendekatan lintas disiplin tersebut bertujuan memberikan pemahaman mengenai dampak pengelolaan sampah sekaligus pemanfaatan sampah organik dalam kehidupan sehari-hari.
Dari segi kesehatan dan lingkungan, sosialisasi tersebut memiliki tujuan menciptakan kesadaran peserta pada pentingnya pengelolaan sampah yang tepat. Sementara itu, perspektif keilmuan biologi menjelaskan tutorial dan proses penguraian sampah organik menjadi kompos yang siap dipakai. Aspek ekonomi turut memperkenalkan bahwa kompos hasil pengolahan tersebut dapat menjadi sesuatu yang memiliki nilai jual.
Selain mendapatkan materi, peserta juga mengikuti praktik pembuatan kompos secara langsung. Praktik tersebut memperkenalkan tahapan pengolahan sampah organik yang dapat diterapkan di lingkungan rumah tangga sebagai salah satu alternatif dari kebiasaan membakar sampah di Desa Kangkung.
Ibu Kepala Desa Kangkung menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. “Kami berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti pada sosialisasi, tetapi bisa diterapkan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Kalau sampah organik bisa diolah menjadi kompos, tentu akan lebih bermanfaat,” ujarnya.
Untuk memperkuat penyampaian materi, kegiatan dilengkapi dengan video edukasi berupa tutorial pembuatan kompos yang dirancang oleh Annisa Nur Az Zahrah, mahasiswa Program Studi Informasi dan Humas UNDIP. Video tersebut ditampilkan saat sosialisasi sebagai media komunikasi edukatif yang memvisualisasikan tahapan pembuatan kompos secara sederhana dan mudah diikuti. Video tersebut dapat diakses melalui https://youtu.be/PZXowdDOcyU
Pemanfaatan video sebagai media edukasi juga memungkinkan materi tidak berhenti setelah kegiatan sosialisasi selesai. Video tutorial dapat digunakan kembali oleh masyarakat sebagai panduan visual ketika ingin mengingat tahapan dan mempraktikkan pembuatan kompos secara mandiri di rumah.
Program edukasi ini menjadi langkah awal dalam memperkenalkan pengelolaan sampah yang ramah lingkungan kepada masyarakat Desa Kangkung. Edukasi yang diberikan diharapkan dapat membangun pemahaman serta mendorong masyarakat secara bertahap untuk mulai mengelola sampah organik rumah tangga dengan cara yang lebih bertanggung jawab.
Program Edukasi Lingkungan dan Pengolahan Sampah Berbasis Masyarakat turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan. Melalui edukasi lintas keilmuan, praktik langsung, dan media pembelajaran yang fleksibel, KKN Reguler Tim II UNDIP Desa Kangkung berupaya memberikan pengetahuan yang aplikatif bagi masyarakat Desa Kangkung. Kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik awal hadirnya kebiasaan baru dalam pengelolaan sampah organik.
Penulis: Annisa Nur Az Zahrah
Fotografer: Elsa Akmal Nur Widayat
Kontak Media: @kknkangkung2026

























