Bengkulu – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu terus memantau pelaksanaan renovasi dapur guna memastikan pekerjaan berjalan sesuai perencanaan dan target waktu yang telah ditetapkan. Renovasi ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendukung pelayanan makanan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Pemantauan dilakukan untuk melihat perkembangan pekerjaan sekaligus memastikan setiap tahapan renovasi terlaksana dengan baik. Perhatian diberikan pada ketepatan waktu, kualitas pengerjaan, serta kebersihan dan keamanan area selama proses renovasi berlangsung. Dengan pengawasan yang berkelanjutan, kendala yang berpotensi menghambat pekerjaan diharapkan dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti.
Karutan Bengkulu, Herisistam, menegaskan bahwa renovasi dapur perlu dilaksanakan secara terencana dan terkoordinasi agar dapat diselesaikan sesuai jadwal tanpa mengabaikan kualitas hasil pekerjaan.
“Renovasi dapur ini menjadi salah satu upaya kami untuk meningkatkan kualitas sarana pendukung pelayanan makanan bagi warga binaan. Karena itu, proses pengerjaannya harus terus dipantau agar berjalan sesuai target waktu yang telah ditetapkan. Kami juga menekankan pentingnya menjaga kualitas pekerjaan dan memperhatikan aspek kebersihan serta keamanan selama renovasi berlangsung,” ujar Herisistam.
Menurutnya, dapur memiliki peran penting dalam mendukung pemenuhan kebutuhan makanan warga binaan setiap hari. Oleh karena itu, perbaikan fasilitas dapur diharapkan dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih layak, tertata, dan mendukung proses pengolahan makanan secara higienis.
Selain mengejar target penyelesaian, koordinasi dengan pihak terkait juga terus menjadi perhatian agar setiap tahapan pekerjaan dapat berjalan efektif. Proses renovasi diharapkan tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga menghasilkan fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan operasional dan standar kebersihan yang berlaku.
Melalui pemantauan secara berkala, Rutan Kelas IIB Bengkulu berkomitmen mengawal renovasi dapur agar berjalan optimal. Dengan tersedianya fasilitas dapur yang lebih baik, diharapkan pelayanan makanan bagi warga binaan dapat semakin didukung oleh sarana dan prasarana yang layak, bersih, dan memadai.
























