Mojokerto – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bagi warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto untuk menerima Remisi Umum Tahun 2026. Penyerahan remisi dilakukan secara simbolis dalam rangkaian upacara peringatan HUT ke-81 RI di lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto, Pemerintah Kabupaten Mojokerto, dan Lapas Mojokerto, Senin (17/8).
Sebanyak 472 narapidana Lapas Mojokerto menerima Remisi Umum, terdiri atas 456 penerima RU I dan 16 penerima RU II. Dari penerima RU II, sebanyak 9 orang langsung bebas, sementara 7 orang lainnya masih menjalani pidana subsidair. Penyerahan remisi dalam rangkaian upacara kemerdekaan oleh unsur pemerintah daerah dan jajaran pemasyarakatan menjadi wujud sinergi dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan.
Kepala Lapas Kelas IIB Mojokerto, Arifin Akhmad, menyampaikan bahwa remisi merupakan bentuk penghargaan negara sekaligus motivasi bagi warga binaan untuk terus mengikuti pembinaan dan menunjukkan perubahan positif. “Remisi bukan sekadar pengurangan masa pidana, tetapi juga bentuk penghargaan atas proses pembinaan yang telah dijalani. Kami berharap warga binaan terus bersyukur, menjaga kedisiplinan, dan menjadikan pembinaan sebagai bekal untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Salah satu warga binaan yang menerima remisi dan langsung bebas, M, mengungkapkan rasa syukur atas remisi yang diterimanya. Ia berharap pembinaan yang telah dijalani selama berada di Lapas dapat diterapkan dalam kehidupan setelah kembali kepada keluarga dan masyarakat. “Saya bersyukur mendapatkan remisi dan bisa kembali kepada keluarga. Selama di Lapas saya mengikuti berbagai pembinaan, termasuk pembinaan kemandirian budidaya lele. Ilmu dan pengalaman yang saya dapat akan saya terapkan setelah bebas untuk menjadi lebih baik,” ungkap M.
Pemberian Remisi Umum pada momentum HUT ke-81 RI menjadi wujud penghargaan atas proses pembinaan sekaligus kesempatan bagi warga binaan untuk terus berbenah. Lapas Mojokerto berkomitmen mendorong warga binaan mengikuti pembinaan dengan sungguh-sungguh agar memiliki bekal keterampilan, sikap, dan kesiapan untuk kembali ke masyarakat serta memberikan kontribusi positif.























