PANONGAN, TANGERANG – Berawal dari pengamatan sederhana saat survei lokasi, Kami Kelompok KKN Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Desa Panongan menghadirkan program Reflektor Jalan sebagai upaya membantu meningkatkan visibilitas dan keamanan pengguna jalan pada malam hari.
Program ini dilaksanakan pada Senin, 17 Agustus 2026, sebagai bagian dari rangkaian KKN dengan tema “Kampung Cerdas Lingkungan: Integrasi Teknologi dan Kesadaran Ekologis dalam Pembangunan Masyarakat.”
Ide tersebut muncul ketika Mohammad Daris Afriansyah (Ketua Kelompok KKN UMT) dan Saiful Ahmad Putra Darmawan (Koor. Divisi Perlengkapan KKN UMT) melakukan survei untuk mencari lokasi posko KKN. Saat melewati beberapa jalan di daerah sekitar Desa Panongan pada malam hari, mereka melihat kondisi sejumlah jalan yang cukup gelap.
“Waktu kita survei buat cari posko, kita sempat lewat jalan sini malam-malam. Memang ada beberapa bagian yang gelap dan jalannya jadi kurang kelihatan. Dari situ kita kepikiran buat bikin sesuatu yang sederhana tapi bisa berguna buat warga,” ujar Daris.
Saiful menambahkan:
“Kita coba cari cara yang bahannya gampang didapat dan bisa kita buat sendiri. Akhirnya kita pilih bikin reflektor biar kalau ada kendaraan lewat malam-malam, jalannya bisa lebih kelihatan,” kata Saiful.

Dari Paralon Menjadi Reflektor Jalan
Reflektor dibuat melalui proses yang cukup sederhana. Paralon terlebih dahulu diisi dengan adukan semen agar memiliki bentuk dan bobot yang lebih kokoh. Setelah mengering, bagian luar paralon kemudian dicat berwarna hitam.
Sebagai bagian yang berfungsi memantulkan cahaya, permukaan reflektor kemudian ditempeli skotlet berwarna kuning menyala. Warna tersebut dipilih agar lebih mudah terlihat ketika terkena sorotan lampu kendaraan pada malam hari.
Setelah proses pembuatan selesai, reflektor dipasang pada titik jalan yang membutuhkan penanda tambahan. Kehadirannya diharapkan dapat membantu pengguna jalan mengenali kondisi atau batas jalan ketika melintas pada malam hari.
Sederhana, tetapi Punya Manfaat
Bagi Kami Kelompok KKN UMT Desa Panongan, program ini menjadi contoh bahwa sebuah inovasi tidak harus menggunakan teknologi yang rumit.
Dengan memanfaatkan bahan yang sederhana, kelompok mencoba mengubah hasil pengamatan selama survei menjadi sebuah solusi yang dapat digunakan di lingkungan masyarakat.
“Awalnya memang cuma lihat jalan yang gelap waktu survei. Tapi dari situ kita coba pikirkan apa yang bisa dibuat dengan kemampuan dan bahan yang ada. Ternyata bisa jadi reflektor seperti ini,” tambah Daris.
Program Reflektor Jalan dilaksanakan di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan, Dr. Muh. Turizal Husein, S.Pd.I., M.Ag., bersama 25 Anggota Kelompok KKN UMT Desa Panongan.
Bagi kelompok, reflektor tersebut mungkin terlihat sederhana. Namun, prosesnya menjadi bagian dari upaya menghadirkan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat.
Berawal dari sebuah jalan yang gelap saat survei, lahirlah sebuah ide kecil untuk menghadirkan lebih banyak cahaya.

Tim KKN UMT Desa Panongan
Zaydan Naufal Alfariz, Andhita Ika Putri, Putri Nabila, Naicylla Berliana Riyanto, Shabrina Nur Amalina, Abelia Safitri, Salsa Nabila, Siti Maemunah, Ashila Ghaisani, Nisa Taptiani, Adinda Yulianti, Nabilah Zahwa Lestari, Nadhif Zahra Salsabila, Hanum Febria Widya Ningtyas, Yulia Pujiyanti, Adi Abdillah, Patul Gina, Nurcika Fadhilah Zahrah, Hajja Hannifa Baalqish, Ilham Pangestu, Mohammad Daris Afriansyah, Arvi Muhamad Pratama, Saiful Ahmad Putra Darmawan, Alif Herdiansyah, dan Muhammad Mutawalli Ash Shidqii.
Universitas: Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT)
Lokasi: Desa Panongan, Tangerang
Tanggal Pelaksanaan: 17 Agustus 2026
























