Siswa kelas XII Pemasaran Bisnis Digital diajak memilih langkah setelah SMK berdasarkan kompetensi, tujuan, dan bukti—bukan sekadar mengikuti orang lain.
PONOROGO, 8 September 2026 — Siswa kelas XII Jurusan Pemasaran Bisnis Digital SMKN 1 Ponorogo akan mengikuti seminar inspiratif bertajuk “Jangan Cuma Punya Ijazah, Punya Arah!” pada Selasa, 8 September 2026.
Kegiatan menghadirkan praktisi pemasaran dan vokasi Ahmad Madani untuk membahas pilihan kuliah, bekerja, berbisnis, serta membangun karier digital setelah lulus SMK.
“Pertanyaan ‘setelah lulus mau jadi apa?’ sering menjadi beban karena siswa mempunyai banyak pilihan, tetapi belum mempunyai kompas untuk menyaringnya. Ijazah membuktikan bahwa satu tahap pendidikan telah selesai, tetapi arah menentukan langkah berikutnya,” ujar Ahmad Madani.
Menurutnya, siswa tidak perlu menunggu seluruh masa depan terlihat jelas sebelum mulai bergerak. Kejelasan sering muncul setelah seseorang mencoba, belajar, mengevaluasi, dan memperoleh pengalaman.
Ahmad memberi gambaran dua lulusan. Andi mulai mendalami digital marketing, marketplace, dan penggunaan AI serta membangun jejak digital. Bima mempunyai kemampuan akademis baik, tetapi terus menunda karena merasa belum menemukan passion.
“Passion tidak selalu ditemukan sebelum perjalanan dimulai. Minat dan arah dapat tumbuh setelah siswa mencoba bidang tertentu, menghadapi tantangan, dan melihat kemampuan dirinya berkembang,” katanya.
Materi akan membantu siswa menyusun lima modal sebelum lulus: keahlian spesifik, portofolio, jaringan profesional, identitas digital, dan sikap kerja.
Siswa juga akan diperkenalkan kepada rumus Masa Depan = Skill × Reputasi × Konsistensi. Bentuk perkalian menunjukkan bahwa kelemahan besar pada satu unsur dapat mengurangi nilai unsur lainnya.
“Pekerjaan pertama tidak harus menjadi pekerjaan terakhir. Namun, langkah pertama perlu diambil dengan sadar agar siswa tidak hanya ikut arus,” kata Ahmad.
Kegiatan diharapkan membantu siswa melihat bahwa masa depan bukan sesuatu yang hanya ditunggu. Masa depan dibangun melalui keputusan, latihan, karya, relasi, dan konsistensi.
Tentang Ahmad Madani
Ahmad Madani adalah praktisi pemasaran dan vokasi, Sekretaris Jenderal KOMISI, Co-Founder AGMARI, serta Juri LKSN Digital Marketing 2026. Ia aktif sebagai trainer, konsultan, guru, dan narasumber tamu SMK Jurusan Pemasaran. Informasi lebih lanjut tersedia di ahmadmadani.id.























