29 November 2025 BENGKULU – Program pembinaan kemandirian di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Bengkulu kembali mendapat dukungan melalui kehadiran peserta magang dari Program Pemagangan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Pada Sabtu (29/11), para peserta magang berkesempatan meninjau langsung lahan pertanian produktif yang selama ini dikelola oleh warga binaan.
Para peserta magang diperlihatkan berbagai area pembudidayaan pertanian yang tengah dikembangkan di lahan rutan. Di lokasi, tampak deretan tanaman sayuran tumbuh subur, seperti pakcoy, kangkung, tomat, cabai, hingga buah semangka. Tidak hanya itu, rutan juga mengelola kolam ikan nila sebagai bentuk diversifikasi program pembinaan kepada warga binaan.
Kepala Rutan Bengkulu, Yulian Fernando melalui Kasubsi Pelayanan Tahanan, Rafi Rizaldi menyampaikan apresiasi terhadap kehadiran peserta magang. Ia menilai bahwa program ini dapat menjadi nilai tambah untuk peningkatan kualitas pembinaan. “Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan dampak besar dalam peningkatan ketahanan pangan berbasis keterampilan warga binaan. Pertanian di rutan bukan hanya untuk menciptakan kemandirian, tetapi juga untuk membekali mereka keterampilan untuk masa depan setelah kembali ke masyarakat,” ujar Rafi.
Program pembinaan kemandirian berbasis pertanian di Rutan Bengkulu selama ini telah menunjukkan dampak positif. Selain memenuhi kebutuhan sayuran internal rutan, beberapa hasil panen juga dapat dipasarkan untuk mendukung pendapatan warga binaan serta operasional pembinaan. Keberhasilan ini diharapkan semakin meningkat dengan adanya pendampingan dari peserta magang.
“Dengan berjalannya program kolaboratif ini, Rutan Bengkulu optimis bahwa pembinaan kepada warga binaan akan semakin berkualitas dan efektif. Para peserta magang diharapkan dapat terlibat bukan hanya sebagai pendamping, tetapi juga sebagai inovator dalam mengembangkan pola pertanian modern, manajemen hasil panen, serta peluang kewirausahaan bagi warga binaan,” pungkas Rafi.























