14 April 2026 Bengkulu – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu menerima kunjungan Kepala Bidang Pembimbing Kemasyarakatan, Irman Jaya, A.Md.IP., S.H., pada Selasa (14/4). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya penguatan koordinasi serta peningkatan kualitas pelaksanaan pembinaan bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP).
Kedatangan Kabid Pembimbing Kemasyarakatan disambut langsung oleh Kepala Rutan Bengkulu, Tomy Yulianto, beserta jajaran pejabat struktural. Dalam kesempatan tersebut, dilakukan diskusi terkait pelaksanaan tugas dan fungsi pembimbing kemasyarakatan, khususnya dalam mendukung program pembinaan serta proses reintegrasi sosial bagi WBP.
Dalam arahannya, Irman Jaya menekankan pentingnya sinergi antara petugas rutan dengan pembimbing kemasyarakatan dalam memastikan setiap warga binaan mendapatkan pembinaan yang optimal dan terarah. Ia juga mengingatkan bahwa proses pembinaan tidak hanya berfokus pada masa menjalani pidana, tetapi juga mempersiapkan warga binaan agar siap kembali ke tengah masyarakat.
“Peran pembimbing kemasyarakatan sangat penting dalam mendampingi warga binaan, baik selama menjalani masa pidana maupun dalam proses integrasi. Oleh karena itu, koordinasi yang baik harus terus dijaga agar tujuan pemasyarakatan dapat tercapai secara maksimal,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Rutan Bengkulu, Tomy Yulianto, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan arahan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa Rutan Bengkulu berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan dengan mengedepankan kolaborasi antar petugas serta pihak terkait.
“Kami menyambut baik kunjungan ini sebagai bentuk perhatian dan dukungan dalam pelaksanaan tugas kami. Sinergi yang terjalin diharapkan mampu meningkatkan efektivitas program pembinaan bagi warga binaan,” ungkap Tomy.
Selain diskusi, kegiatan juga diisi dengan peninjauan singkat terhadap pelaksanaan pembinaan di dalam rutan, termasuk layanan yang diberikan kepada WBP. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap program berjalan sesuai dengan ketentuan serta standar yang telah ditetapkan.
Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara Rutan Bengkulu dengan jajaran pembimbing kemasyarakatan, sehingga pelaksanaan pembinaan dan proses reintegrasi sosial warga binaan dapat berjalan lebih optimal, profesional, dan berkelanjutan.




















