Mojokerto – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto terus memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum dalam mendukung penegakan hukum. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadik dan Giatja) Lapas Mojokerto, Anggi Fauzi, dalam kegiatan pemusnahan barang bukti yang digelar Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto, Senin (31/8/2026).
Kegiatan diawali dengan sambutan dari pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto. Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemusnahan barang bukti (BB) yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap. Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar hingga barang bukti tersebut tidak dapat digunakan kembali.
Kasi Binadik dan Giatja Lapas Mojokerto, Anggi Fauzi, menyampaikan bahwa sinergi dengan aparat penegak hukum perlu terus dijaga dan diperkuat. “Kehadiran kami merupakan bentuk sinergi dan komitmen Lapas Mojokerto untuk terus mendukung aparat penegak hukum. Koordinasi dan kolaborasi seperti ini penting untuk terus diperkuat dalam mendukung penegakan hukum secara terpadu,” ujar Anggi.
Kehadiran Anggi Fauzi secara langsung dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk komitmen Lapas Mojokerto dalam membangun koordinasi dan sinergi dengan aparat penegak hukum. Kolaborasi antarlembaga diharapkan dapat terus terjalin dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing serta memperkuat penegakan hukum di wilayah Kabupaten Mojokerto.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto, Fauzi, menegaskan bahwa pemusnahan barang bukti merupakan bagian dari proses penegakan hukum terhadap barang bukti yang telah memiliki kekuatan hukum tetap. “Pemusnahan ini merupakan bentuk komitmen dalam memastikan barang bukti yang telah memiliki kekuatan hukum tidak kembali disalahgunakan. Sinergi dengan seluruh aparat penegak hukum akan terus kami perkuat,” kata Fauzi.
Melalui kehadiran dalam kegiatan tersebut, Lapas Mojokerto menegaskan komitmennya untuk terus menjaga sinergi dengan Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto dan aparat penegak hukum lainnya. Sinergi yang terjalin diharapkan dapat mendukung terciptanya pelaksanaan penegakan hukum yang semakin optimal, transparan, dan bertanggung jawab.























