SMK Negeri 1 Banyudono kembali melaksanakan kegiatan sholat dhuha berjamaah sebagai bagian dari upaya sekolah dalam membentuk karakter religius, disiplin, dan bertanggung jawab pada murid. Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat, 7 Agustus 2026 tersebut turut diikuti oleh mahasiswa Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang sedang melaksanakan kegiatan PLP di SMK Negeri 1 Banyudono. Kegiatan sholat dhuha berjamaah berlangsung dengan baik dan penuh rasa hormat. Murid, guru, dan mahasiswa PLP UMS melaksanakan serangkaian ibadah bersama-sama. Keterlibatan mahasiswa PLP dalam aktivitas tersebut adalah bagian dari partisipasi mereka dalam berbagai kegiatan sekolah, baik dalam proses pembelajaran di kelas maupun dalam kegiatan pembiasaan dan penguatan karakter murid.
Sholat dhuha secara berjamaah di SMK Negeri 1 Banyudono adalah salah satu aktivitas keagamaan yang telah dilakukan sejak tahun 2018. Berdasarkan hasil wawancara dengan Bapak Budi Utama selaku guru agama di SMK Negeri 1 Banyudono, diketahui bahwa kegiatan sholat dhuha bersama dilakukan secara teratur sebulan sekali sebagai upaya pembiasaan ibadah sunnah bagi murid. “Sholat dhuha bersama ini telah dilangsungkan sejak tahun 2018 dan diadakan sebulan sekali.” Kegiatan ini diharapkan bisa menjadi salah satu wadah bagi anak-anak untuk terbiasa menjalankan ibadah sunnah,”. Selanjutnya, aktivitas ini tidak hanya fokus pada penyelenggaraan ibadah, tetapi juga sangat berhubungan dengan pengembangan karakter murid. Menurut Bapak Budi Utama, kebiasaan sholat dhuha bisa menjadi media untuk menanamkan disiplin, sikap religius, dan rasa tanggung jawab dalam diri murid.
“Dengan kegiatan ini, kami berusaha membangun karakter anak-anak supaya lebih disiplin, mempunyai sikap religius, dan bertanggung jawab.” Diharapkan, ibadah sunnah seperti sholat dhuha tidak hanya dilakukan karena adanya kegiatan sekolah, tetapi bisa menjadi kebutuhan spiritual bagi mereka di masa mendatang,” ujarnya. Kehadiran mahasiswa PLP UMS dalam acara itu memberikan pengalaman langsung bagi mahasiswa untuk lebih memahami kehidupan sekolah secara menyeluruh. Sebagai calon pendidik, mahasiswa tidak hanya mempelajari proses belajar dan manajemen kelas, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk berpartisipasi dalam pembangunan karakter murid melalui aktivitas keagamaan di sekolah. Keikutsertaan mahasiswa PLP UMS dalam sholat dhuha secara berjamaah juga merupakan wujud dukungan terhadap program pembiasaan yang positif yang diterapkan oleh SMK Negeri 1 Banyudono. Dengan berpartisipasi dalam aktivitas bersama murid dan guru, mahasiswa dapat menjalin hubungan yang erat dengan komunitas sekolah serta menunjukkan teladan dalam penerapan nilai-nilai disiplin dan religius.
Ke depan, pihak sekolah berharap kegiatan sholat dhuha berjamaah dapat terus dilaksanakan secara konsisten dan memberikan dampak positif bagi murid. Kebiasaan melaksanakan ibadah sunnah diharapkan tidak berhenti pada kegiatan sekolah, tetapi dapat tumbuh menjadi kesadaran pribadi murid dalam memenuhi kebutuhan rohani mereka. Melalui kegiatan ini, SMK Negeri 1 Banyudono menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik dan keterampilan, tetapi juga pada pembentukan karakter murid. Sementara itu, keterlibatan mahasiswa PLP UMS menjadi bagian dari pengalaman nyata calon pendidik dalam mendampingi dan menanamkan nilai-nilai positif kepada generasi muda di lingkungan sekolah.

























