Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Kirim Berita Media Wanita
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Pembelajaran Berbasis Masalah

Endar Priyo Sulistiyo by Endar Priyo Sulistiyo
18 April 2025
in Pendidikan
A A
0
ChatGPT Image Apr 18 2025 09 53 39 AM
863
SHARES
1.3k
VIEWS

Chotimah dan Fathurrohman  menyebutkan bahwa pembelajaran merupakan proses yang diberikan pendidik untuk membantu peserta didik dalam memperoleh ilmu pengetahuan, keterampilan dan pembentukkan karakter pada suatu lingkungan belajar (Resti,2027). Sebuah pembelajaran akan berlangsung lancar dengan penerapan metode dan model dalam pembelajaran tersebut. Salah satu model pembelajaran yang di anjurkan sejak munculnya kurikulum 2013 hingga pada kurikulum merdeka adalah model pembelajaran berbasis masalah atau Problem Based Learning.

Menurut Gagne (dalam Mulyasa,2009:111) kalau peserta didik dihadapkan pada suatu masalah, pada akhirnya mereka bukan hanya memecahkan masalah, tetapi juga belajar sesuatu yang baru. problem-based learning, fokusnya adalah mengorganisasi konten kurikulum berdasarkan skenario masalah, bukan berdasarkan mata pelajaran atau disiplin ilmu. Siswa bekerja dalam kelompok atau tim untuk menyelesaikan atau menangani skenario tersebut, namun mereka tidak diharapkan untuk menemukan serangkaian jawaban yang sudah ditentukan. Sebaliknya, mereka diharapkan untuk terlibat secara aktif dengan skenario kompleks yang diberikan kepada mereka, serta menentukan sendiri informasi apa yang perlu mereka pelajari dan keterampilan apa yang perlu mereka kuasai untuk dapat menangani situasi tersebut secara efektif (Savin,2003:2).

Pembelajaran Berbasis Masalah pertama kali diperkenalkan secara formal pada akhir tahun 1960-an di McMaster University, Kanada, khususnya di Fakultas Kedokteran. Tokoh utama penggagasnya, Howard S. Barrows, mengembangkan metode ini untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam berpikir kritis dan menyelesaikan masalah nyata dalam dunia medis. Dolman (2010:733) menyatakan “Pembelajaran berbasis masalah berasal dari pendidikan kedokteran, namun prinsip-prinsipnya kini diterapkan di berbagai disiplin ilmu karena efektivitasnya dalam mendorong pembelajaran yang mendalam dan keterampilan pemecahan masalah”.

Pembelajaran berbasis masalah berbeda dengan model pemebelajaran pemecahan masalah. Nasution (dalam Sutikno,2019:100) Nasution (2000) menjelaskan bahwa pemecahan masalah adalah model pembelajaran yang mengharuskan peserta didik untuk menemukan jawabannya tanpa bantuan khusus. Sedangkan Pembelajaran berbasis masalah mengajarkan bahwa belajar tidak hanya tentang menemukan jawaban, tetapi juga tentang memahami proses berpikir, bekerja sama dengan orang lain, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar (Hmelo,2013:542).

Langkah-langkah pembelajaran berbasis masalah berdasarkan pada tulisan Maggi Savin-Baden (2003:113) adalah :

1.      Menyajikan Masalah (Problem Presentation)

  • Guru/fasilitator memberikan skenario masalah yang kontekstual, kompleks, dan tidak memiliki satu jawaban benar.
  • Masalah harus relevan dengan dunia nyata dan cukup menantang untuk mendorong eksplorasi.
  • Siswa tidak langsung diberi materi, tetapi diminta memahami dan menganalisis masalah terlebih dahulu.

2.      Mengklarifikasi Istilah dan Fakta (Clarify Concepts and Facts)

  • Dalam diskusi kelompok kecil, siswa mengidentifikasi fakta yang diketahui dari masalah.
  • Istilah teknis atau informasi yang belum dipahami akan dijelaskan bersama-sama atau dicatat untuk dicari nanti.

3.      Mengidentifikasi Masalah dan Merumuskan Pertanyaan (Define the Problem & Learning Issues)

  • Siswa menentukan masalah inti dari skenario dan merumuskan pertanyaan-pertanyaan kunci.
  • Ini menjadi dasar untuk menyusun tujuan belajar atau learning issues yang perlu dipelajari lebih lanjut.

4.      Merancang Strategi dan Pembagian Tugas (Brainstorming & Planning Learning)

  • Kelompok menyusun rencana untuk mencari informasi tambahan.
  • Tugas dibagi antar anggota tim untuk mencari sumber dari buku, jurnal, internet, atau wawancara pakar.

5.      Belajar Mandiri (Self-Directed Learning)

  • Setiap siswa mempelajari materi sesuai tugasnya secara mandiri.
  • Mereka mengumpulkan informasi dan mengembangkan pemahaman terhadap isu yang telah dirumuskan.

6.      Diskusi dan Sintesis Kelompok (Group Discussion and Synthesis)

  • Kelompok kembali berkumpul untuk berbagi hasil temuan.
  • Bersama-sama mereka menganalisis, mengevaluasi, dan menyusun pemahaman bersama atas solusi atau pendekatan terbaik.

7.      Menyimpulkan dan Refleksi (Conclusion and Reflection)

  • Kelompok menyimpulkan pembelajaran dan menyusun hasil akhir (presentasi, laporan, solusi, dll.).
  • Siswa dan fasilitator melakukan refleksi terhadap proses dan hasil pembelajaran: Apa yang berhasil? Apa yang perlu diperbaiki?

8.      Evaluasi (Assessment)

  • Penilaian bisa dilakukan oleh fasilitator, diri sendiri (self-assessment), maupun rekan satu tim (peer-assessment).
  • Penilaian mencakup: pemahaman konsep, kerja tim, keterampilan komunikasi, dan kemampuan berpikir kritis.

Pembelajaran berbasis masalah dianggap sebagai metode yang mampu menyiapkan peserta didik menghadapi dunia yang penuh kompleksitas (supercomplexity), di mana berbagai kerangka berpikir dan tindakan harus dikelola secara simultan. Oleh karena itu, Pembelajaran Berbasis Masalah tidak hanya mendidik siswa untuk memahami materi akademik, tetapi juga membentuk karakter dan kemampuan mereka untuk belajar sepanjang hayat.

Di Indonesia, Pembelajaran Berbasis Masalah mulai menjadi anjuran untuk dilaksanakan sebagai model dengan sintak pembelajarannya  secara resmi sejak pemberlakuan kurikulum 2013 pada tahun 2014. Metode pembelajaran saintifik yang mengarahkan pada aktifitas peserta didik memunculkan empat model pembelajaran yang disarankan yaitu Pembelajaran Berbasis Penyingkapan (Inquiri Based Learning), Pembelajaran Berbasis Penemuan (Discovery Learning), Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning), dan Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning).

Model Pembelajaran berbasis masalah dikatakan sesuai dengan perkembangan pembelajaran abad 21. Gardner (dalam Rose,2020:63) menyatakan “Sebagai manusia kita semua memiliki sejumlah keterampilan untuk memecahkan berbagai jenis masalah yang berbeda.” Gardner juga mendefinisikan kecerdasan adalah kemampuan untuk memcahkan masalah atau menciptakan suatu produk yang bernilai dalam satu latar belakang budaya atau lebih (Rose, 2020:64). Merujuk pada pendapat tersebut, maka Pembelajaran Berbasis Masalah merupakan model pembelajaran yang tepat dalam menuntun kecerdasan peserta didik selain dengan model pembelajaran lainnya.

Merujuk pada taksonomi Andersen yang membagi tingkat kemampuan berfikir kedalam enam tingkatan mulai mengingat, memahami, menerapkan, menganalisis, mengasosiasi, hingga pada mencipta, maka melalui penerapan Pembelajaran Berbasis Masalah pembelajaran dapat dilakukan hingga pada kemampuan berfikir tingkat tinggi. Minimal peserta didik bisa memiliki kemampuan analisis masalah yang baik hingga akhirnya bisa menciptakan kerangkan berfikir yang benar dalam menjawab masalah yang diberikan.

Baca Juga

IMG 20260615 WA0048

Audrey, Siswi SMK Muhammadiyah 3 Tangsel yang Menorehkan Prestasi di Arena dan Organisasi

17 June 2026
WhatsApp Image 2026 06 13 at 20.41.40 1

Aerofit Competition 2026: Ketika Kreativitas, Kebugaran, dan Kompetensi Manajerial Mahasiswa Berpadu dalam Satu Panggung Prestasi

14 June 2026
6E23A682 8AC6 40D9 B793 C36572F65ED2

Mahasiswa Manajemen Dakwah C 24 UIN Raden Fatah Palembang Gelar Pelatihan Entrepreneur Dakwah untuk Menumbuhkan Jiwa Wirausaha Berbasis Nilai Keislaman

10 June 2026
WhatsApp Image 2026 06 07 at 17.00.06

Dari Culture Shock ke Culture Connect: MNC University dan UBD Hadirkan Webinternasional soal Komunikasi Antarbudaya

9 June 2026

 

Daftar Pustaka :

Dolmans, D. H. J. M., De Grave, W., Wolfhagen, I. H. A. P., & Van Der Vleuten, C. P. M. (2010). Problem-based learning: Future challenges for educational practice and research. Medical Education, 44(7), 732–741. https://doi.org/10.1111/j.1365-2923.2010.03605.x

Hmelo-Silver, C. E. (2013). Problem-Based Learning: What and How Do Students Learn? Educational Psychology Review, 16(3), 235–266. https://doi.org/10.1023/B:EDPR.0000034022.16470.f3

Savin,Maggi.Baden.2003. Facilitating Problem-based Learning. Philadelphia: The Society for Research into Higher Education & Open University Press

Sutikno,M,Sobri.2019. Metode & Model-Model Pembelajaran Menjadikan Proses Pembelajaran Lebih Variatif, Aktif, Inovatif, Efektif dan Menyenangkan. Lombok,Holistica

Rose,Collin.Malcolm J Nicholl.2020.Revolusi Belajar (Accelerated Learning for the 21st Century).Bandung: Penerbit Nuansa Cendikia

Widiasworo, E. (2018). Strategi pembelajaran edu tainment berbasis karakter (1st ed.). Yogyakarta, Indonesia: Ar-Ruzz Media.

    Tags: Pembelajaran Berbasis Masalah
    Share345Tweet216Share60Pin78SendShare
    Leaderboard apa apa
    Previous Post

    Sejarah Tanpa Aksara

    Next Post

    Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Ikut Panen Perdana Ketahanan Pangan di Nusakambangan

    Endar Priyo Sulistiyo

    Endar Priyo Sulistiyo

    Pendidik dan Pemerhati Pendidikan

    Related Posts

    IMG 20260615 WA0048

    Audrey, Siswi SMK Muhammadiyah 3 Tangsel yang Menorehkan Prestasi di Arena dan Organisasi

    17 June 2026
    WhatsApp Image 2026 06 13 at 20.41.40 1

    Aerofit Competition 2026: Ketika Kreativitas, Kebugaran, dan Kompetensi Manajerial Mahasiswa Berpadu dalam Satu Panggung Prestasi

    14 June 2026
    6E23A682 8AC6 40D9 B793 C36572F65ED2

    Mahasiswa Manajemen Dakwah C 24 UIN Raden Fatah Palembang Gelar Pelatihan Entrepreneur Dakwah untuk Menumbuhkan Jiwa Wirausaha Berbasis Nilai Keislaman

    10 June 2026
    WhatsApp Image 2026 06 07 at 17.00.06

    Dari Culture Shock ke Culture Connect: MNC University dan UBD Hadirkan Webinternasional soal Komunikasi Antarbudaya

    9 June 2026
    Next Post
    WhatsApp Image 2025 04 18 at 09.28.54

    Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Ikut Panen Perdana Ketahanan Pangan di Nusakambangan

    IMG 20250419 WA0103

    Keren! Ajang Puteri Anak dan Remaja Indonesia Banten 2025 Sukses di Gelar

    IMG 20250419 034418 IMG 20250418 WA00461

    Gubenur Kalbar jenguk Art nya yang dirawat di RS Soedarso

    WhatsApp Image 2025 04 19 at 09.16.42

    Jalan Tanjakan Trangkil di Gunung Pati Kembali Rusak

    Jalan Tol

    Pembangunan Infrastruktur Jalan Tol Merupakan Salah Satu Prioritas Pemerintah.

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Banjir di Suwawa Selatan. (foto BPBD PROV. Gorontalo)
    Berita Utama

    BPBD Imbau Warga Gorontalo Waspadai Hujan Lebat

    by Salsabila Witri Susanto
    12 June 2026
    0

    BPBD Imbau Warga Gorontalo Waspadai Hujan Lebat Kota Gorontalo - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo mengimbau seluruh masyarakat...

    Read moreDetails
    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    15 May 2026
    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    15 May 2026
    Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan

    Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan

    6 May 2026
    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

    24 April 2026
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    WhatsApp Image 2026 06 18 at 07.58.24

    Razia Blok Hunian, Lapas Bandanaira Tegaskan Komitmen Zero Halinar

    18 June 2026
    IMG 20260618 WA0006

    Pendiri Yesgo Production Perluas Layanan Multimedia ke Jateng-DIY

    18 June 2026
    square image 3

    Sengkarut Distribusi Jadup di Kecamatan Singkil, Aceh Singkil: Warga Prasejahtera Menjerit Akibat Bantuan Salah Sasaran

    17 June 2026
    WhatsApp Image 2026 06 17 at 19.47.43

    Dimana Pihak Berwenang? Taman Garuda Parang Kian Terpuruk, Ikon Kebanggaan yang Kini Seolah Ditinggalkan Tanpa Kepastian

    17 June 2026
    IMG 20260617 163837

    Ketua DPRD Provinsi Bengkulu Apresiasi Kinerja Lapas Kelas IIB Arga Makmur

    17 June 2026
    IMG 20260617 WA0055

    Kalapas Arga Makmur Kontrol Pembangunan Revitalisasi PTSP untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

    17 June 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 redaksi@pelataran.com

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    PS DSA Square
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita