LAMONGAN | SUKODADI | MENONGO, JAWA TIMUR — Keluarga Besar MTs Muhammadiyah 20 Menongo Sukodadi Lamongan Jawa Timur menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas pelantikan Jenderal Pol. Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si. sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) serta Komjen Pol. Dr. Wahyu Hadiningrat, S.I.K., M.H. sebagai Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri).
Ucapan tersebut disampaikan bertepatan dengan 1 Oktober 2026, yang juga diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila. Momentum tersebut menjadi kesempatan bagi keluarga besar madrasah untuk menyampaikan doa dan harapan agar kepemimpinan baru di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia mampu semakin memperkuat pelayanan kepada masyarakat, menjaga keamanan dan ketertiban, serta membangun kepercayaan publik.
Keluarga Besar MTs Muhammadiyah 20 Menongo mendoakan agar Kapolri dan Wakapolri senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, kebijaksanaan, ketegasan, serta petunjuk dari Allah SWT dalam menjalankan amanah dan tanggung jawabnya.
Harapan terhadap Kepemimpinan Polri
Kepala MTs Muhammadiyah 20 Menongo, Suparno, S.Pd., menyampaikan ucapan selamat atas amanah baru yang diberikan kepada Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto.
Menurut Suparno, jabatan Kapolri merupakan amanah besar karena Polri memiliki peran penting dalam menjaga keamanan, ketertiban, memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.
“Semoga beliau senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, kebijaksanaan, serta keberkahan dalam mengemban amanah dan tanggung jawab sebagai pimpinan tertinggi Polri,” ujar Suparno.
Ia berharap kepemimpinan baru dapat semakin memperkuat institusi Polri agar profesional, humanis, transparan, serta mampu memberikan pelayanan yang dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Semoga di bawah kepemimpinan beliau, Polri semakin Presisi, profesional, humanis, serta senantiasa hadir memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” lanjutnya.

Citra Kepolisian dan Kepercayaan Masyarakat
Suparno juga menyoroti pentingnya membangun dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Menurutnya, persepsi masyarakat terhadap kepolisian sangat dipengaruhi oleh tindakan nyata anggota Polri ketika berhadapan langsung dengan masyarakat. Karena itu, pelayanan yang adil, sikap humanis, integritas dan ketegasan yang sesuai hukum dinilai penting dalam membangun hubungan antara polisi dan masyarakat.
“Citra polisi yang selama ini negatif di mata masyarakat kecil harus diubah menjadi tindakan nyata,” tegas Suparno.
Ia menambahkan bahwa masyarakat membutuhkan aparat penegak hukum yang tidak hanya menjalankan tugas berdasarkan aturan, tetapi juga mampu menghadirkan rasa aman dan keadilan bagi masyarakat.
Bagi masyarakat kecil, lanjut Suparno, pengalaman ketika berhadapan dengan aparat penegak hukum dapat menjadi ukuran penting dalam melihat wajah institusi kepolisian.
Karena itu, ia berharap setiap anggota Polri dapat menunjukkan profesionalisme, integritas dan pelayanan yang setara kepada masyarakat tanpa membedakan latar belakang sosial maupun ekonomi.
Polisi sebagai Teladan Generasi Muda
Suparno juga menghubungkan peran kepolisian dengan pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda.
Menurutnya, polisi bukan hanya aparat penegak hukum, tetapi juga salah satu profesi yang menjadi perhatian dan cita-cita sebagian pelajar.
“Tidak sedikit siswa sekolah saat ditanya cita-citanya, jawabannya ingin menjadi polisi,” kata Suparno.
Karena itu, menurutnya, keteladanan anggota kepolisian memiliki arti penting bagi generasi muda. Sikap disiplin, keberanian, tanggung jawab, kejujuran dan pengabdian kepada masyarakat dapat menjadi nilai yang diteladani para pelajar.
Ia berharap generasi muda yang bercita-cita menjadi anggota Polri nantinya tidak hanya mengejar seragam dan jabatan, tetapi memahami bahwa menjadi polisi merupakan amanah dan tanggung jawab besar terhadap masyarakat, bangsa dan negara.
Harapan Penegakan Hukum yang Berkeadilan
Dalam momentum pelantikan tersebut, keluarga besar MTs Muhammadiyah 20 Menongo juga menyampaikan harapan agar penegakan hukum di Indonesia semakin menjunjung tinggi prinsip keadilan.
Harapan tersebut antara lain agar hukum tidak hanya dirasakan tegas terhadap masyarakat kecil, tetapi juga diterapkan secara konsisten kepada siapa pun yang terbukti melakukan pelanggaran berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku.
Suparno menyampaikan harapan agar kepemimpinan baru dapat menghadirkan penegakan hukum yang jujur, amanah, profesional dan tidak membeda-bedakan masyarakat.
“Rakyat menginginkan hukum yang tidak tumpul ke atas dan tajam ke bawah. Hukum harus bisa adil seadil-adilnya, jujur, amanah dan mampu mengayomi masyarakat,” ungkapnya.
Harapan tersebut, menurutnya, bukan sekadar kritik terhadap institusi kepolisian, tetapi merupakan bagian dari aspirasi masyarakat agar aparat penegak hukum semakin dekat dengan rakyat.
Bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila
Pelantikan Kapolri baru yang bertepatan dengan momentum Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2026 juga menjadi perhatian keluarga besar MTs Muhammadiyah 20 Menongo.
Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa memiliki nilai-nilai yang berkaitan dengan kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk nilai kemanusiaan, persatuan, musyawarah serta keadilan sosial.
Dalam konteks tersebut, penegakan hukum dan pelayanan kepada masyarakat diharapkan dapat menjadi salah satu bentuk implementasi nilai-nilai tersebut dalam kehidupan bernegara.
Keluarga besar MTs Muhammadiyah 20 Menongo berharap momentum Hari Kesaktian Pancasila dapat menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa bahwa keamanan, persatuan, ketertiban dan keadilan merupakan tanggung jawab bersama.
Melindungi yang Lemah dan Mengayomi Seluruh Masyarakat
Ucapan selamat kepada Kapolri baru juga disertai doa agar Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mampu menjalankan amanah dengan kekuatan dan kebijaksanaan.
“Semoga Bapak senantiasa diberi kekuatan, kebijaksanaan dan ketegasan yang adil. Benar-benar mengayomi seluruh masyarakat, melindungi yang lemah, menegakkan keadilan tanpa pandang bulu, serta menjaga keamanan dan kedamaian di seluruh negeri,” menjadi harapan yang disampaikan keluarga besar MTs Muhammadiyah 20 Menongo.
Menurut Suparno, kepercayaan masyarakat merupakan modal penting bagi institusi kepolisian dalam menjalankan tugasnya. Kepercayaan tersebut dapat dibangun melalui pelayanan yang konsisten, keterbukaan, profesionalisme dan tindakan nyata di tengah masyarakat.
“Semoga kepemimpinan baru membawa kebaikan dan kepercayaan masyarakat kembali pulih,” harapnya.
Pendidikan Karakter dan Kesadaran Hukum
Sebagai lembaga pendidikan, MTs Muhammadiyah 20 Menongo juga memandang penting pendidikan karakter dan kesadaran hukum sejak usia pelajar.
Sekolah dan madrasah tidak hanya memiliki tugas memberikan pengetahuan akademik, tetapi juga membentuk karakter peserta didik agar memahami pentingnya disiplin, tanggung jawab, kejujuran, menghormati aturan serta menghargai hak orang lain.
Dalam konteks tersebut, keberadaan aparat kepolisian yang dekat dengan dunia pendidikan juga diharapkan dapat membantu memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai pentingnya tertib hukum dan menjaga keamanan lingkungan.
Kolaborasi antara lembaga pendidikan, keluarga, masyarakat dan aparat penegak hukum dinilai penting untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi tumbuh kembang generasi muda.
Ucapan Selamat dan Doa
Keluarga Besar MTs Muhammadiyah 20 Menongo Sukodadi Lamongan Jawa Timur kembali menyampaikan:
Selamat dan sukses kepada Jenderal Pol. Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si. atas amanah sebagai Kapolri dan Komjen Pol. Dr. Wahyu Hadiningrat, S.I.K., M.H. sebagai Wakapolri.
Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, kekuatan, kebijaksanaan dan petunjuk dalam menjalankan amanah.
Semoga kepemimpinan baru Polri mampu memperkuat profesionalisme institusi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, menjaga keamanan dan ketertiban, serta memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.
Harapan masyarakat sederhana: hukum ditegakkan secara adil, masyarakat mendapatkan perlindungan, yang lemah mendapatkan pengayoman, dan seluruh warga negara memperoleh pelayanan tanpa diskriminasi.
Dari MTs Muhammadiyah 20 Menongo Sukodadi Lamongan Jawa Timur, ucapan selamat dan doa tersebut disampaikan sebagai bagian dari harapan agar Polri semakin dekat dengan masyarakat dan terus menjalankan tugasnya untuk menjaga keamanan, ketertiban serta persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Selamat dan sukses atas amanah baru.
Semoga Polri semakin Presisi, profesional, humanis, berintegritas dan dipercaya masyarakat.



















